Hari Terakhir Kerja di KSP, Moeldoko: Saya Mau Liburan di Kampung
Jum'at, 18 Oktober 2019 - 13:45 WIB
Hari Terakhir Kerja di KSP, Moeldoko: Saya Mau Liburan di Kampung
A
A
A
JAKARTA - Di hari terakhirnya bekerja, Kepala Kantor Staf Presiden (KSP) Moeldoko mengaku ingin liburan di kampung halaman. Seperti diketahui masa kerja KSP akan habis besok
"Saya mau liburan. Liburan pulang kampung," ujar Moeldoko di Bina Graha, Jakarta, Jumat (18/10/2019).
Terkait kelanjutannya di kabinet mendatang, dia enggan menjawab. Dia hanya mengaku belum diajak bicara terkait kabinet mendatang.
"Enggak belum. Dipanggil (presiden) urusan dengan tugas biasa," ungkapnya.
Dia mengaku mendapatkan pengalaman berbeda saat menjabat Kepala Staf Kepresidenan. Menurutnya hal ini berbeda ketika dirinya berkarir di militer. Dimana dia bekerja di lingkungan yang lebih heterogen.
"Saya betul merasakan pekerjaan di KSP memberikan warna baru," tuturnya.
Bahkan dia mengaku membutuhkan waktu untuk memahami tugas KSP. Bahkan di awal penugasannya dia langsung diserbu berbagai pertanyaan dari wartawan.
"Seolah-olah wartawan (menganggap) saya seminggu sudah menguasai semua ditanya bak bek bak bek. Saya jujur seperti loncat ke kolam renang tapi engga bisa renang. Alhamdulilah saya mencoba memahami. Dan menurut saya kurang lebih 2-3 bulan saya sudah mulai lancar ngomong, sudah mulai memahami berbagai hal,” tuturnya.
Mantan Panglima TNI ini juga belajar banyak dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) selama di Kabinet Kerja. Salah satunya di bidang kepemimpinan baik dalam mengambil keputusan maupun yang lainnya.
“Saya banyak belajar waktu di lapangan. Saya cermati Pak Jokowi gimana aprroaching dengan people, dengan masyarakat. Gaya beliau mendengarkan aspirasi, gaya beliau menjawab semua pertanyaan,” pungkasnya.
"Saya mau liburan. Liburan pulang kampung," ujar Moeldoko di Bina Graha, Jakarta, Jumat (18/10/2019).
Terkait kelanjutannya di kabinet mendatang, dia enggan menjawab. Dia hanya mengaku belum diajak bicara terkait kabinet mendatang.
"Enggak belum. Dipanggil (presiden) urusan dengan tugas biasa," ungkapnya.
Dia mengaku mendapatkan pengalaman berbeda saat menjabat Kepala Staf Kepresidenan. Menurutnya hal ini berbeda ketika dirinya berkarir di militer. Dimana dia bekerja di lingkungan yang lebih heterogen.
"Saya betul merasakan pekerjaan di KSP memberikan warna baru," tuturnya.
Bahkan dia mengaku membutuhkan waktu untuk memahami tugas KSP. Bahkan di awal penugasannya dia langsung diserbu berbagai pertanyaan dari wartawan.
"Seolah-olah wartawan (menganggap) saya seminggu sudah menguasai semua ditanya bak bek bak bek. Saya jujur seperti loncat ke kolam renang tapi engga bisa renang. Alhamdulilah saya mencoba memahami. Dan menurut saya kurang lebih 2-3 bulan saya sudah mulai lancar ngomong, sudah mulai memahami berbagai hal,” tuturnya.
Mantan Panglima TNI ini juga belajar banyak dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) selama di Kabinet Kerja. Salah satunya di bidang kepemimpinan baik dalam mengambil keputusan maupun yang lainnya.
“Saya banyak belajar waktu di lapangan. Saya cermati Pak Jokowi gimana aprroaching dengan people, dengan masyarakat. Gaya beliau mendengarkan aspirasi, gaya beliau menjawab semua pertanyaan,” pungkasnya.
(kri)