Cegah Politik Transaksional, Akbar Tanjung Ingin Sistem Pemilu Diubah

Rabu, 16 Oktober 2019 - 18:32 WIB
Cegah Politik Transaksional,...
Cegah Politik Transaksional, Akbar Tanjung Ingin Sistem Pemilu Diubah
A A A
JAKARTA - Sistem pemilu di Indonesia diniai belum dapat dikatakan bersih. Hingga kini masih banyak ditemukan praktik politik uang.

Hal itu disampaikan Ketua Dewan Penasihat Majelis Nasional Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Akbar Tanjung saat memghadiri acara sarasehan Nasional KAHMI dengan tema Demokrasi Pemilu dan Keindonesiaan di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta Pusat, Rabu (16/19/2019).

"Sistem pemilu kita secara proporsional suara terbanyak maka itu banyak praktik transaksional," kata Akbar.

Politikus Partai Golkar itu meminta agar sistem pemilu diubah untuk menutup celah praktik politik uang.

"Kita kembali pada sistem yang tertutup. Tapi partai lah tugas kita pilih, memperkuat kelembagaan parpol," ujarnya.

Akbar mengajak seluruh parpol untuk memperbaiki sistem rekrutmen kader. Tujuannya, agar kepercayaan publik terhadap parpol kembali hidup dan membuat fungsi parpol menjadi lebih bermanfaat.

"Nilai yang sejalan dengan visi partai politik, sistem pemilu kita kembali ke proporsional tertutup. Bahwa rekruitmen harus dilakukan secara terbuka dan demokratif juga masukan masyarakat," terangnya.

Mengenai keindonesiaan, kata dia, kader HMI sudah tidak diragukan lagi. Sebab, nilai dasar perjuangan di HMI adalah kemajukan adalah sunatullah yang selalu melekat dalam keseharian kader HMI.

"Kemajemukan sudah menjadi sunatullah. Keindonesiaan HMI sudah tidak perlu diragukan," tandasnya.
(dam)
Berita Terkait
Halalbihalal KAHMI-HMI...
Halalbihalal KAHMI-HMI Cabang Ciputat 2025, Merawat Pemikiran Islam Inklusif dan Moderat
Muhammad Fauzi Bahas...
Muhammad Fauzi Bahas Pengkaderan HMI di Era Digital
Resmi Terbentuk, KAHMI...
Resmi Terbentuk, KAHMI UNM Diberi 2 Tugas
Buka Muswil VI KAHMI,...
Buka Muswil VI KAHMI, Wakil Gubernur Sumut Sampaikan Pesan Ini
Dibuka Esok Lusa, Munas...
Dibuka Esok Lusa, Munas Hipka 2022 Dipanaskan Persaingan 4 Calon Ketua Umum
Majelis Nasional KAHMI...
Majelis Nasional KAHMI Apresiasi Penyelenggaraan AIFA 2025
Berita Terkini
Pengamat Kebijakan Publik...
Pengamat Kebijakan Publik Apresiasi Arah Baru BGN, Transparansi dan Refocusing MBG
Waka BGN Sony Sonjaya...
Waka BGN Sony Sonjaya Ajukan Justice Collaborator, Kejagung Bakal Periksa Pekan Depan
Penampakan Andri Mulyono...
Penampakan Andri Mulyono Pakai Rompi Tahanan usai Jadi Tersangka Baru Pengadaan Motor Listrik BGN
Kejagung: Tersangka...
Kejagung: Tersangka Andri Mulyono Mark up Pengadaan Motor Listrik BGN
Tepis Isu Menguntungkan...
Tepis Isu Menguntungkan Kapolri, Pakar: UU Polri Baru Berpihak pada Kepentingan Publik
Refly Harun Pertanyakan...
Refly Harun Pertanyakan Nasib Kasus Roy Suryo Cs: Sudah 30 Kali Wajib Lapor, Kasus Belum Jelas
Infografis
Spesifikasi Sistem Rudal...
Spesifikasi Sistem Rudal Patriot yang Dikirim AS ke Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved