Ini Pesan JK kepada Pemuda Cara Mendamaikan Konflik di Indonesia

Sabtu, 12 Oktober 2019 - 00:25 WIB
Ini Pesan JK kepada...
Ini Pesan JK kepada Pemuda Cara Mendamaikan Konflik di Indonesia
A A A
JAKARTA - Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) menegaskan, Indonesia membutuhkan orang-orang yang mampu menjadi agen atau juru perdamaian.

”Karena kemajemukannya, Indonesia sangat rentan dengan potensi-potensi konflik. Karena itu, bangsa ini memerlukan pribadi-pribadi yang dapat menjadi agen atau juru damai,” katanya saat bertemu dengan 28 penulis muda yang diselenggarakan Jenggala Center bersama dengan Kemenpora dan Indonesia Youth Forum (IYF) serta difasilitasi LP2I di Jakarta, Jumat (11/10/2019).

JK menjelaskan, menjadi juru damai itu diawali dengan pikiran dan hati yang positif. Dengan demikian, kita akan tulus melihat perbedaan. Pada akhirnya, pihak-pihak yang akan dan telah berkonflik akan melihat ketulusan kita dalam mendorong perdamaian di Indonesia.

Selain ketulusan, kata JK, anak muda Indonesia yang ingin berkontribusi pada perdamaian perlu memperkaya pengetahuan. JK menekankan, pengetahuan tentang sejarah dan aktor-aktor dalam konflik sangat perlu dipelajari.

“Sebelum mendamaikan konflik, seperti di Maluku misalnya, saya membaca banyak buku tentang budaya dan aktor-aktor di sana. Jadi ketika orang Islam bilang bahwa konflik hadirnya RMS adalah di Maluku bilang bahwa organisasi separatis itu ditungganggi kelompok non-Islam, saya sampaikan, RMS itu lahir di sebuah kota yang mayoritas Muslim dan empat menterinya adalah Muslim,” pesan JK.

Dengan pengetahuan yang luas dan punya ketulusan, kata JK, maka tidak gampang dikalahkan dalam proses mendamaikan sebuah perbedaan.

”Selain itu, kita juga harus memiliki keberanian. Di tempat manapun yang saya kunjungi (untuk mendamaikan konflik), saya putuskan untuk tidak membawa pengawal khususnya dari militer atau polisi. Karena kalau saya dikawal, berarti orang melihat saya ini penakut,” kisah orang nomor 2 di Indonesia tersebut.

Dalam pertemuan itu, JK juga berpesan kepada para pemuda Indonesia, khususnya kepada para penulis muda bahwa tulisan yang telah dibuat adalah poin penting yang harus diapresiasi. Karena, sebelum menulis, pastinya mereka banyak membaca referensi. Hal yang sudah baik itu perlu terus dikembangkan dan disebarkan ke pemuda-pemuda lainnya.

Ketua Jenggala Center Ibnu Munzir mengatakan, para penulis tersebut merupakan penulis 25 esai terbaik dari Sayembara Penulisan Esai bertemakan Perdamaian yang diselenggarakan Jenggala Center tahun lalu. Dari ratusan esai yang masuk, terjaring 25 esai terbaik yang ditulis oleh 34 penulis muda di Indonesia, dimana beberapa tulisan ditulis oleh tim yang terdiri 2-3 orang.

Ibnu Munzir yang juga pimpinan di Partai Golkar menyatakan dirinya kagum dengan tangan dingin Wapres. Selain konflik yang sifatnya sosial, JK berhasil menyelesaikan konflik politik khususnya yang terjadi di Partai Golkar beberapa tahun lalu.

“Ketulusan beliau dalam melihat bahwa perdamaian adalah kunci kesuksesan perlu diapresiasi. Sebab, Partai saya (Partai Golkar) berterima kasih banyak kepada beliau yang berhasil menyatukan perbedaan kami waktu itu. Ketulusan, keluasan wawasan dan keberanian beliau menjadi kunci, beliau sukses dalam menjadi juru damai,” tegas Ibnu.

Karena itu, imbuh Ibnu, bukan tidak mungkin upaya-upaya perdamaian yang telah dilakukan oleh JK kelak mendapat penghargaan di dunia internasional seperti Nobel Perdamaian.

Dalam kegiatan tersebut, JK mendapatkan penghargaan dari Indonesia Youth Forum (IYF). IYF merupakan organisasi pemuda Indonesia yang fokus mempromosikan nilai-nilai toleransi dan kepemimpinan di kalangan pemuda Indonesia.

Founder sekaligus Ketua Pembina IYF Muhammd Abdul Idris memandang Indonesia yang multikultur akan terus memerlukan pengikat untuk menjaga persatuan dan perdamaian bangsa.

“Pengikat itu adalah kepemimpinan yang kuat dan kemampuan para pemimpin untuk menguatkan toleransi antar kelompok dan agama di Indonesia. Bapak Jusuf Kalla memiliki kedua elemen penting tersebut,” katanya.

Peran besar JK dalam perdamaian konflik-konflik di Indonesia perlu menjadi inspirasi bagi pemuda Indonesia untuk kelak menjadi pemimpin bangsa ini yang bekerja keras untuk menjaga perdamaian Indonesia.

”Karena itu, Indonesia Youth Forum memberikan penghargaan kepada Bapak Jusuf Kalla sebagai Bapak Inspirasi Perdamaian Dunia bagi Pemuda Indonesia,” ujar Idris.
(cip)
Berita Terkait
Jusuf Kalla Gelar Tasyakuran...
Jusuf Kalla Gelar Tasyakuran Milad ke-84, Sudirman Said: Semuanya Mendoakan Pak JK Sehat
Wapres Asal Luar Pulau...
Wapres Asal Luar Pulau Jawa: Bung Hatta hingga Jusuf Kalla
Jawaban JK Saat ditanya...
Jawaban JK Saat ditanya Lebih Enak Jadi Wapres SBY atau Jokowi
Pernyataan JK Dinilai...
Pernyataan JK Dinilai Tidak Tepat dan Berpotensi Sesatkan Pemahaman Publik
Ceramahnya di UGM Fakta...
Ceramahnya di UGM Fakta Konflik Poso-Ambon, JK: Ade Armando Jangan Ngomong Seenaknya
AALAI Somasi JK soal...
AALAI Somasi JK soal Video Ceramah, Ini Alasannya
Berita Terkini
Hery Susanto Diberhentikan...
Hery Susanto Diberhentikan Tidak Hormat dari Ketua Ombudsman, Mensesneg: Nanti Kita Tindak Lanjuti
Jadi Penasihat Presiden,...
Jadi Penasihat Presiden, Said Iqbal Siap Perjuangkan Kepastian Kerja dan Upah Layak
Eks Ketua Ombudsman...
Eks Ketua Ombudsman Hery Susanto Segera Disidang
Usia Pensiun Personel...
Usia Pensiun Personel Polri Tidak Sama, Ini Penjelasan Pemerintah
Perjuangkan Nasib Dokter...
Perjuangkan Nasib Dokter Muda, PDMI Minta Pemerintah Buka Kembali Akses Ujian Kompetensi
OTT di Muara Enim dan...
OTT di Muara Enim dan Jakarta, KPK Sita Uang Ratusan Juta
Infografis
10 Universitas Terbaik...
10 Universitas Terbaik di Indonesia Versi THE Asia University Rankings 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved