Ketum PBNU Berharap Ada Menteri Urusan Pesantren

Rabu, 09 Oktober 2019 - 14:52 WIB
Ketum PBNU Berharap...
Ketum PBNU Berharap Ada Menteri Urusan Pesantren
A A A
JAKARTA - Menjelang pelantikan Joko Widodo (Jokowi) dan KH Ma'ruf Amin sebagai pasangan Presiden dan Wakil Presiden periode 2019-2024 pada 20 Oktober 2019 mendatang, kabar soal susunan kursi kabinet santer dibicarakan.

Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Said Aqil Siroj mengusulkan agar Jokowi membentuk pos kementerian baru yakni Kementerian Urusan Pesantren.

"Mudah-mudahan nanti ada menteri urusan pesantren dan di APBN ada anggaran untuk pesantren," katanya saat menerima silaturahmi PDI Perjuangan dengan para santri Pondok Pesantren Luhur Al Tsaqafah asuhan Kiai Said di Jagakarsa, Jakarta Selatan, Selasa malam (8/10/2019).

Kiai Said bersyukur di bawah pemerintahan Jokowi, UU Pesantren sudah disahkan. Bahkan, PDI Perjuangan termasuk yang ngotot mengundangkannya. Bukan hanya RUU Pesantren, PDI Perjuangan juga bekerja keras menggolkan Hari Santri oleh Presiden Jokowi. ”Tokoh NU lah yang mengusulkan Hari Pancasila pada 1 Juni,” katanya.

Dengan UU Pesantren itu, kata dia, peningkatan kualitas pesantren akan lebih terjamin. Sebab perhatian negara akan lebih terhadap pesantren, termasuk penganggarannya. Kiai Said menilai, Jokowi adalah seorang nasionalis sekaligus santri.

Sebab Jokowi juga melaksanakan rukun Islam dengan baik seperti salat lima waktu, puasa sunnah Senin-Kamis, umrah dan naik haji. Selain seorang santri, wakilnya Kiai Ma'ruf Amin juga seorang nasionalis sejati.

"Maka kemenangan Jokowi-Ma'ruf alhamdullilah adalah simbol kemenangan Nasionalis dan Santri," kata Kiai Said.

Kiai Said menyakini segala permasalahan dan manajemen negara ke depan akan lebih baik. "Selesai masalah Indonesia kalau santri dan nasionalis sudah bersatu," tandasnya.
(cip)
Berita Terkait
ISNU Siap Berkhidmat...
ISNU Siap Berkhidmat di Abad ke-2 Nahdlatul Ulama
Nahdlatul Ulama Perkuat...
Nahdlatul Ulama Perkuat Harmoni Islam-Nasionalisme
PP ISNU Dorong Optimalisasi...
PP ISNU Dorong Optimalisasi Wakaf dan Zakat untuk Beasiswa-Modal Usaha
Sambut Harlah ke-69...
Sambut Harlah ke-69 IPNU, Gus Sofwan: Perkuat Literasi Digital
Selamat untuk Nahdlatul...
Selamat untuk Nahdlatul Ulama!
Jembatan Peradaban Nahdlatul...
Jembatan Peradaban Nahdlatul Ulama
Berita Terkini
KontraS Kritik Tuntutan...
KontraS Kritik Tuntutan 2,5 Tahun Penjara untuk Terdakwa Penyiraman Andrie Yunus
Revisi UU Polri, Menteri...
Revisi UU Polri, Menteri Pigai Usulkan Sejumlah Jabatan Utama Bisa Diisi Sipil
Film Pesta Babi Bergeser...
Film Pesta Babi Bergeser dari Kritik Sosial Jadi Instrumen Kampanye Disintegrasi Papua
KPK Angkut Moge, Mobil...
KPK Angkut Moge, Mobil Mewah, dan Sepeda usai Geledah Rumah Silmy Karim
Ancam 6 Juta Tenaga...
Ancam 6 Juta Tenaga Kerja, Wacana Kemasan Polos Harus Dibatalkan
DPR Minta KAI Bereskan...
DPR Minta KAI Bereskan Dulu Konektivitas Sebelum Bangun Jalur Kereta Aceh-Lampung
Infografis
7 Kolonel TNI AL Pecah...
7 Kolonel TNI AL Pecah Bintang, Ada Dankopaska Koarmada RI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved