Tangkal Radikalisme, Kemenag Gelar Pentas PAI Tingkat Nasional di Makassar

Rabu, 02 Oktober 2019 - 22:59 WIB
Tangkal Radikalisme,...
Tangkal Radikalisme, Kemenag Gelar Pentas PAI Tingkat Nasional di Makassar
A A A
JAKARTA - Hoax dan Radikalisme di kalangan remaja menjadi fenomena yang cukup meresahkan. Di era digital ini, generasi muda telah menjadi target penyebaran radikalisme dan menjadi ajang penyemaian berita bohong alias hoax.

"Radikalisme di kalangan generasi Z menurut survey mencapai 38 persen. Kita harus melakukan sesuatu untuk meredamnya," kata Direktur Pendidikan Agama Islam, pada Ditjen Pendidikan Agama Islam Kementerian Agama, Rohmat Mulyana saat jumpa pers di Kementerian Agama RI, Jakarta, Rabu (2/10/2019).

Anak-anak sekolah berusia remaja adalah pengguna internet dan media sosial dengan intensitas sangat tinggi. "Hal ini membuat mereka rentan dengan doktrinasi berselubung agama" lanjut Rohmat.

Di sisi lain, terdapat kegiatan kerohanian Islam di sekolah. Namun pada beberapa kasus, kegiatan Rohis malah menjadi pintu masuk radikalisme dan pemahaman agama sempit.

Salah satu langkah yang diambil Kementerian Agama adalah menyelenggarakan Pekan Keterampilan dan Seni Pendidikan Agama Islam (Pentas PAI). Ini merupakan wahana kompetisi antar peserta didik dari jenjang SD, SMP hingga SMA/SMK dalam keterampilan dan seni islami.

Pentas PAI Tingkat Nasional IX Tahun 2019 akan diselenggarakan di Asrama Haji Sudiang, Makassar, Sulawesi Selatan, 9-14 Oktober 2019.

Disain kegiatan ini adalah internalisasi nilai-nilai ajaran Islam sehari-hari dalam bentuk lomba. Ide-ide pluralisme akan masuk dalam tema-tema perlombaan seperti dalam lomba pidato, debat, nasyid, dan cerdas cermat.

"Aktifitas ini dinilai dapat memotivasi remaja dalam mencintai dan mempelajari ajaran agama Islam," tambah Rohmat Mulyana.

Tahun ini Pentas PAI diikuti 1200 peserta dan pendamping dari seluruh Indonesia dengan tema “Keberagamaan Generasi Milenial Yang Moderat”.

Ada 10 cabang perlombaan yang akan dipertandingkan yaitu : Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ), pidato, Musabaqoh Hifdzil Qur’an (MHQ), Cerdas Cermat, Kaligrafi, Nasyid, Debat PAI, Kreasi Busana, Penulisan Cerita Remaja Islami, dan Lomba Karya Ilmiah Remaja.

Pentas PAI diharapkan menciptakan tradisi kegiatan keagamaan peserta didik yang relevan dan kontekstual. Gairah keagamaan remaja harus disalurkan sesuai dengan proporsi dan tahapan usianya dengan aktifitas yang membawa kebaikan (maslahah) bukan aktifitas yang mendatangkan banyak kerusakan (mafsadat).
(pur)
Berita Terkait
Nilai IKPA Kemenag Meningkat,...
Nilai IKPA Kemenag Meningkat, Sekretaris Itjen Sebut Pengawasan Jadi Kunci
Sekjen Kemenag Bicara...
Sekjen Kemenag Bicara Kemanusiaan dan Lingkungan di Konferensi Islam ASEAN
Kemenag Target PTKI...
Kemenag Target PTKI Tahun Ini Gelar Program Rekognisi Pembelajaran Lampau, Apa Itu?
Capai Target 10 Juta,...
Capai Target 10 Juta, Kemenag Revitalisasi Unit Percetakan Al-Qur'an
PaRD Leadership Meeting...
PaRD Leadership Meeting 2025 Bahas Peran Agama dalam Pembangunan Global
Menag Nasaruddin Minta...
Menag Nasaruddin Minta Itjen Cegah Terjadinya Kebocoran dan Pelanggaran
Berita Terkini
PB PMII Serukan Persatuan...
PB PMII Serukan Persatuan Nasional, Kembalikan Intelektualitas Jadi Navigasi Gerakan
Qodari: Stimulus Tarif...
Qodari: Stimulus Tarif Transportasi Dikucurkan saat Libur Sekolah dan Nataru
Kejagung Segel Gudang...
Kejagung Segel Gudang Motor Listrik Milik BGN di Bogor
KPK Telusuri Dugaan...
KPK Telusuri Dugaan Aliran Uang Kasus Kuota Haji dari Kemenag ke Pansus DPR
Dharma Pongrekun Gugat...
Dharma Pongrekun Gugat UU Kesehatan, Berharap Hakim MK 'Diketuk Hatinya oleh Tuhan'
Prabowo Apresiasi Pelaksanaan...
Prabowo Apresiasi Pelaksanaan Haji 2026, Beri Catatan Ini untuk Tahun Depan
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved