Demo Mahasiswa Dinilai Tak Akan Ganggu Pelantikan Jokowi

Sabtu, 28 September 2019 - 17:20 WIB
Demo Mahasiswa Dinilai...
Demo Mahasiswa Dinilai Tak Akan Ganggu Pelantikan Jokowi
A A A
JAKARTA - Pernyataan Panglima TNI, Marsekal Hadi Tjahjanto, tentang ancaman terhadap pihak-pihak yang ingin menggagalkan pelantikan presiden-wakil presiden terpilih, berlebihan. Pun berpotensi memperkeruh suasana.

"Iya. Saya menilai, sikap tersebut berlebihan," ujar Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Trisakti, Dinno Ardiansyah, Sabtu (28/9/2019).

Dia menyatakan demikian, lantaran aksi #ReformasiDikorupsi tak menuntut Presiden Joko Widodo (Jokowi) turun. Juga tak ada niatan menggagalkan pelantikan presiden-wakil presiden terpilih.

"Mahasiswa cuma minta segera dikeluarkan Perppu dari UU KPK (Undang-Undang Komisi Pemberantasan Korupsi) yang sudah disahkan. Itu tidak akan mengganggu pelantikan Pak Jokowi sama sekali," tuturnya.

"Dan dari awal, substansi gerakan mahasiswa enggak ada yang mengarah ke penolakan pelantikan Jokowi."

(Baca juga: TNI akan Menghadapi Pihak yang Ingin Menggagalkan Pelantikan Presiden)

Pengamat politik Pangi Syarwi Chaniago pun berpendapat serupa. "Saya pikir, tidak ada yang bisa menjegal atau membatalkan pelantikan presiden. Tidak perlu khawatir tentang kekuasaan," ucapnya.

Menurut Ipang, sapaannya, mahasiswa sekadar menolak revisi UU KPK dan Rancangan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (RKUHP). Pangkalnya, melemahkan pemberantasan rasuah dan khawatir Indonesia menjadi feodalisme. "Ini, kan, bahaya," katanya.

Dia berkeyakinan, niat aksi mahasiswa tulus. Pun takingin membuat kerusuhan dan menghancurkan bangsa. "Mereka mengkritik elite dan pemimpin sebagai obat penawar yang menyehatkan bagi demokrasi dan negara," jelasnya.

Panglima sebelumnya menyatakan, pihak-pihak yang ingin menggagalkan pelantikan presiden-wakil presiden terpilih akan berhadapan dengan militer. Pelantikan berlangsung 20 Oktober 2019.

"Siapa pun yang melakukan tindakan anarkis, inkonstitusional, cara-cara yang kurang baik, termasuk ingin menggagalkan pelantikan presiden dan wakil presiden terpilih pemilu, akan berhadapan dengan TNI," tuturnya di Jakarta, Jumat (27/9/2019).
(maf)
Berita Terkait
Demo Serentak Mahasiswa...
Demo Serentak Mahasiswa Se-Indonesia di Palembang Diwarnai Kericuhan
Aksi Demo Mahasiswa...
Aksi Demo Mahasiswa ‘Indonesia Gelap’ di Patung Kuda
Demo Indonesia Gelap,...
Demo Indonesia Gelap, Pakar Hukum: Bentuk Ekspresi Pesimisme Masyarakat Ubah Jadi Optimisme
Mahasiswa Demo DPR:...
Mahasiswa Demo DPR: Menagih 17+8 Tuntutan Rakyat
Demo Indonesia Gelap...
Demo Indonesia Gelap di Patung Kuda, Ribuan Mahasiswa Kritik Kebijakan Pemerintah
Saat Pandemi Covid-19,...
Saat Pandemi Covid-19, Aliansi Mahasiswa Papua Demo Tuntut Pembebasan 7 Tapol
Berita Terkini
Nanik S Deyang Merapat...
Nanik S Deyang Merapat ke Istana, Mau Lapor Efisiensi Anggaran MBG
Prabowo Bakal Bertemu...
Prabowo Bakal Bertemu JK
MUI Desak Pemerintah-DPR...
MUI Desak Pemerintah-DPR Rumuskan Regulasi Soal LGBT: Harus Lebih Berat dari Perzinaan!
Perkuat Gerak Pelayanan,...
Perkuat Gerak Pelayanan, PKB Jabar Gelar PKBFest
KPK Tetapkan 4 Tersangka...
KPK Tetapkan 4 Tersangka terkait OTT BPK, Salah Satunya Bupati Muara Enim Edison
Mendagri Minta Tambahan,...
Mendagri Minta Tambahan, Total Pagu Anggaran 2027 Rp10 Triliun
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved