Gelar Seminar, Kagama Berharap SDM Indonesia Siap Hadapi Era 4.0

Jum'at, 06 September 2019 - 21:01 WIB
Gelar Seminar, Kagama...
Gelar Seminar, Kagama Berharap SDM Indonesia Siap Hadapi Era 4.0
A A A
JAKARTA - Sekretaris Jenderal PP Keluarga Alumni Gadjah Mada (KAGAMA), AAGN Ari Dwipayana mengatakan, Indonesia sedang memasuki periode 'bonus demografi', di mana 70% penduduk Indonesia akan berada pada usia kerja yang akan mencapai puncaknya pada tahun 2025-2030.

Bonus demografi ini adalah berkah dan modal pembangunan yang penting, namun di sisi lain akan menjadi bencana jika Indonesia gagal memperkuat SDM dan juga gagal menyediakan lapangan pekerjaan.

"Apalagi 51% tenaga kerja kita adalah lulusan SD. Di hulu, kita menghadapi persoalan struktural di mana belum adanya 'link and match' atau belum tersambungnya antara output sistem pendidikan dengan kebutuhan dunia usaha dan dunia industri," kata Ari, Jumat (6/9/2019).

"Tanpa pembenahan yang serius dalam pendidikan, maka menyisakan masalah pada kualitas tenaga kerja kita. KAGAMA mengapresiasi capaian pemerintah Jokowi-JK yang dalam lima tahun terakhir, mampu menurunkan angka pengangguran terbuka dari 5,81% pada bulan Februari 2015 ke 5,01% Februari 2019," sambungnya.

Walaupun demikian menurut Ari, tantangan ke depan tidak ringan, karena kita memasuki era disrupsi teknologi yang membuat beberapa pekerjaan lama akan bisa hilang dan emerging job akan bermunculan.

"Karena itu dibutuhkan lompatan untuk menguasai emerging skill seperti artificial intelligent atau kecerdasan buatan, cloud computing atau komputasi awan, big data analytics atau analisis data berskala besar, dan internet of things," jelasnya.

Karena itu dalam menghadapi era 4.0, seminar Pra-Munas KAGAMA yang kedua akan digelar pada Sabtu 07 September 2019 di Hotel Gran Senyiur Balikpapan, Kalimantan Timur, bertajuk 'Ketenagakerjaan dan Sumber Daya Manusia Indonesia Menghadapi Revolusi Industri 4.0'.

Seminar tersebut akan dihadiri Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri sebagai keynote speaker, dan empat pembicara masing-masing adalah dosen Fakultas Geografi UGM Sukamdi, Dirjen Pembinaan, Pelatihan, dan Produktivitas, Kementerian Ketenagakerjaan Bambang Satrio Lelono, Direktur Eksekutif Migrant CARE Wahyu Susilo, dan penggirim Pemagangan ke Jepang Aji Erlangga Martawireja.

Seminar Nasional juga akan menghadirkan dua pembahas yaitu Diahhadi Setyonaluri dari Lembaga Demografi FEB UI dan Agustina Murbaningsih, Deputi Kemaritiman Sekretariat Kabinet.
(maf)
Berita Terkait
UGM Ajak Seluruh Elemen...
UGM Ajak Seluruh Elemen Bangsa Bersatu Lawan COVID-19
3 Fakultas di UGM yang...
3 Fakultas di UGM yang Menyediakan Sarapan bagi Mahasiswanya saat Ujian
UGM Tegaskan Belum Akan...
UGM Tegaskan Belum Akan Ubah Nomenklatur Teknik Menjadi Rekayasa
63 Prodi UGM Berakreditasi...
63 Prodi UGM Berakreditasi Internasional
Mengenal Sejarah Berdirinya...
Mengenal Sejarah Berdirinya Universitas Gadjah Mada Yogyakarta
Mahasiswa UGM Sabet...
Mahasiswa UGM Sabet 6 Juara di Lomba UPES Dehradun India
Berita Terkini
Bareskrim Backup Penyidikan...
Bareskrim Backup Penyidikan Korupsi Pasokan Batu Bara yang Bikin Negara Rugi Rp5 Triliun
3 Polisi Gugur saat...
3 Polisi Gugur saat Operasi Berantas Narkoba di Katingan, DPR: Usut Tuntas
12 Akademisi Serahkan...
12 Akademisi Serahkan Dokumen Amicus Curiae ke MK, Sebut Bank Tanah Solusi Kebuntuan Agraria
Andalkan Jokowi, PSI...
Andalkan Jokowi, PSI Diprediksi Sulit Jadikan Jateng Kandang Gajah
Menko Pangan Minta Sektor...
Menko Pangan Minta Sektor Lain Tiru Kemenhut dalam Perdagangan Karbon
Anak Indonesia Habiskan...
Anak Indonesia Habiskan Rp4,5 Triliun untuk Membeli Rokok
Infografis
Trade Misinvoicing dan...
Trade Misinvoicing dan Upaya Penguatan Integritas Perdagangan Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved