Hibah 2,6 Hektare Tanah untuk RS, YHK Harap Duafa Diprioritaskan

Kamis, 05 September 2019 - 10:33 WIB
Hibah 2,6 Hektare Tanah...
Hibah 2,6 Hektare Tanah untuk RS, YHK Harap Duafa Diprioritaskan
A A A
JAKARTA - Yayasan Harapan Kita (YHK) yang telah berusia 51 tahun pada 23 Agustus lalu, terus berkomitmen melanjutkan pembangunan lewat berbagai kiprah. Salah satu wujud komitmen itu adalah dengan hibah tanah rumah sakit (RS) kepada Komando Daerah Militer Jakarta Raya (Kodam Jaya) yang berlangsung di Jakarta, hari ini.

Ketua Umum YHK, Siti Hardijanti Rukmana menuturkan, YHK sudah banyak memberikan kontribusi berupa hibah tanah yang diberikan secara cuma-cuma kepada negara.

Hibah tanah pertama terjadi pada saat ibundanya, Siti Hartinah atau lebih dikenal dengan Ibu Tien Soeharto, masih aktif berkiprah di yayasan. Kala itu, YHK memberikan tanah seluas 2,6 hektare di kelurahan Pinang Ranti kepada Kodam Jaya TNI yang diperuntukkan untuk pembangunan RS Ridwan Meuraksa.

Selanjutnya, YHK memberikan tanah seluas 2.000 meter di Kelurahan Bambu Apus, untuk pembangunan Polsek Cipayung. Sementara yang ketiga, YHK menghibahkan dua hektare tanahnya di Kelurahan Lubang Buaya, Jakarta Timur, kepada Yayasan Jantung Indonesia.

Hari ini, YHK kembali memberikan hibah tanahnya seluas 26.080 m persegi yang terletak di sebelah utara Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Kelurahan Pinang Ranti, untuk digunakan sebagai lokasi pembangunan RS Kodam Jaya/Jayakarta.

"Harapan kami, dengan adanya hibah untuk pembangunan RS, dapat bermanfaat bagi institusi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar, khususnya juga saudara-saudara kita yang kurang mampu," tutur perempuan yang akrab disapa Mbak Tutut itu di Jakarta, Kamis (5/9/2019).

"Kami juga berharap agar apa yang belum terselesaikan bisa cepat terselesaikan", ucap putri sulung Presiden kedua RI Soeharto itu pula.

Panglima Daerah Militer Jakarta Raya (Pangdam Jaya), Mayjen TNI Eko Margiyono, mengungkapkan terima kasih kepada YHK. Eko berharap seluruh satuan jajaran di Kesehatan Komando Daerah Militer (Kesdam) Jaya dapat memaksimalkan kinerja, sehingga perencanaan terkait pelayanan kesehatan dapat dilaksanakan.

"Saya juga berharap agar hubungan dengan Yayasan Harapan Kita ini terus dapat terpelihara dengan baik, dan pada akhirnya dapat lebih optimal dalam memberikan pelayanan kesehatan yang optimal bagi anggota prajurit, PNS, dan masyarakat," ujar Eko.

Jenderal bintang dua itu juga berharap agar akselarasi dan kemampuan rumah sakit ini dapat memenuhi semua kebutuhan pasien sesuai standarisasi dan kekuatan dalam memberikan pelayanan dan jaminan kesehatan bagi prajurit dan masyarakat.

Mbak Tutut menuturkan Yayasan Harapan Kita lahir dari, seorang ibu rumah tangga yang menyisihkan Rp100 ribu dari kas rumah tangga, telah mendirikan yayasan yang mampu mewujudkan semangat tolong-menolong di antara sesama warga negara.

"Ibu rumah tangga itu tak lain adalah ibu saya tercinta. Ibu kita semua, almarhumah Ibu Tien Soeharto," ujar Mbak Tutut.

Dari modal Rp100 ribu itu, Ibu Tien, istri Presiden kedua RI HM Soeharto mendirikan Yayasan Harapan Kita. Tepat 51 tahun lalu, dari modal Rp100 ribu itu Yayasan Harapan Kita berkembang menjadi jaringan rumah sakit, berbagai sarana pendidikan, dan kebudayaan.

Yayasan Harapan Kita membangun banyak rumah sakit, antara lain Rumah Sakit Anak dan Bersalin Harapan Kita, dan Rumah Sakit Jantung Harapan Kita. Selain itu, membangun Taman Mini Indonesia Indah, Perpustakaan Nasional, hingga Taman Anggrek Indonesia Permai. Pembangunan ini berhasil mengurangi ketergantungan warga Indonesia akan perawatan terbaik di luar negeri.

"Yayasan Harapan Kita bertekad kuat sebagaimana keinginan Ibu Tien sebagai pendirinya untuk membela kesehatan rakyat. Sejak awal berdiri, Yayasan Harapan Kita menegaskan bahwa bagi yang ekonominya tidak mampu, meskipun mengalami gangguan jantung, tetap harus diselamatkan dengan mekanisme cross subsidi," tutur Mbak Tutut.
(maf)
Berita Terkait
Saleh Husin: Kerukunan...
Saleh Husin: Kerukunan Warga Dapat dan Olahraga juga Dapat
Buka Cabang di GDC,...
Buka Cabang di GDC, Satu Dental Ingin Kesehatan Gigi Masyarakat Terjaga
Kondisi Kesehatan Dinilai...
Kondisi Kesehatan Dinilai Sangat Mempengaruhi Kualitas Fokus Otak
Fenomena Bocah Disunat...
Fenomena Bocah Disunat Jin, Begini Penjelasan Ketua IDI Tangsel
Menjaga Kesehatan Masyarakat...
Menjaga Kesehatan Masyarakat Indonesia
Pentingnya Upaya Peningkatan...
Pentingnya Upaya Peningkatan Kualitas Kesehatan Masyarakat
Berita Terkini
Prabowo Tegaskan Politik...
Prabowo Tegaskan Politik Bebas Aktif saat Bertemu 8 Dubes di Istana
2 Mobil Porsche Disita...
2 Mobil Porsche Disita KPK dari Rumah Silmy Karim Tidak Ada di LHKPN, Unsur TPPU Didalami
KPK Konfirmasi Hasil...
KPK Konfirmasi Hasil Penggeledahan dalam Pemeriksaan Perdana Silmy Karim sebagai Tersangka
Buku Presiden Solusi...
Buku Presiden Solusi Catat 108 Kebijakan, Qodari: Prabowo Menyasar Akar Persoalan Bangsa
Profesor Ahli Gizi dan...
Profesor Ahli Gizi dan Dokter Anak Bakal Direkrut sebagai Dewan Pengarah BGN
10 Orang Termasuk Bupati...
10 Orang Termasuk Bupati Edison Kena OTT KPK, Uang Ratusan Juta Disita
Infografis
3 Syarat Iran di Selat...
3 Syarat Iran di Selat Hormuz: Aturan Ketat untuk Kapal yang Melintas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved