Fadli Zon Minta Kaji Ulang Rencana Kenaikan Iuran BPJS

Kamis, 05 September 2019 - 14:35 WIB
Fadli Zon Minta Kaji...
Fadli Zon Minta Kaji Ulang Rencana Kenaikan Iuran BPJS
A A A
JAKARTA - Wakil Ketua DPR Fadli Zon menilai kenaikan iuran Badan Penanggulangan Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan sangat memberatkan masyarakat di tengah kondisi perekonomian yang tidak cukup baik seperti sekarang.

Karena itu, pemerintah diminta untuk mengkaji ulang kenaikan iuran tersebut. Apalagi, di sisi pelayanan masih banyak keluhan masyarakat terhadap layanan kesehatan yang diterima pengguna layanan BPJS Kesehatan.

”Kenaikan BPJS menurut saya memberatkan masyarakat dalam situasi ekonomi sekarang. Saya kira harus ada cara lain,” tutur Fadli Zon ditemui di sela pembukaan Forum Parlemen Dunia untuk Tujuan Kemajuan Berkelanjutan atau World Parliamentary Forum on Sustainable Development ke-3 bertema Memerangi Ketimpangan melalui Inklusi Sosial dan Keuangan di Bali, Rabu, 4 September 2019.

Menurut dia, layanan kesehatan merupakan hak yang harus diterima masyarakat. ”Kan masyarakat sudah bayar pajak, harusnya ada pelayanan kesehatan dan skema BPJS ini harus dievaluasi apa yang salah? Apakah kebijakannya, apakah dari direksi-direksinya, apakah dari sistemnya? Kenapa kok bisa salah begitu? Mungkin perlu cara lain karena anggaran kesehatan kita ini kan 5 persen dari APBN,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua DPR Bambang Soesatyo mengatakan usulan pemerintah untuk menaikkan iuran BPJS sedang dikaji di komisi terkait.

”Kita tunggu saja. Apakah kenaikan itu kita pandang dapat terjangkau masyarakat atau terlalu tinggi, nanti kita bahas. Intinya kami harap pemerintah juga mempertimbangkan posisi kemampuan masyarakat dalam membayar iuran BPJS,” tuturnya.
(dam)
Berita Terkait
Poltekkes Bengkulu Gelar...
Poltekkes Bengkulu Gelar Konferensi Internasional Wujudkan Kolaborasi Kesehatan Global
Kecam Kenaikan Iuran...
Kecam Kenaikan Iuran BPJS Kesehatan, Ekonom: Masyarakat Miskin Makin Terbebani
Perpres No 64/2020 Dinilai...
Perpres No 64/2020 Dinilai Bertentangan dengan UU SJSN dan UU BPJS
Masuk Akhir Tahun, 55.000...
Masuk Akhir Tahun, 55.000 Peserta BPJS PBI Kota Bogor Dinonaktifkan
UU Omnibus Kesehatan:...
UU Omnibus Kesehatan: Terdiagnosa Cacat Kongenital
PROLANIS Bantu Peserta...
PROLANIS Bantu Peserta JKN Memantau Penyakit Kronis
Berita Terkini
Polemik Voters Munas...
Polemik Voters Munas HIPMI Mengemuka: BPD DOB Pertanyakan Dasar Pengurangan Hak Suara
Geledah Kantor Wika,...
Geledah Kantor Wika, Kortas Tipikor Polri Sita Dokumen hingga Barbuk Elektronik
Ajukan JC di Kasus Korupsi...
Ajukan JC di Kasus Korupsi MBG, Eks Waka BGN Sony Sonjaya Sebut 26 Nama di BAP
Tiyo Eks Ketua BEM UGM...
Tiyo Eks Ketua BEM UGM Mengaku Ditawari Miliaran Rupiah dari Lembaga Berbintang, Ini Respons TNI
Kejagung Limpahkan 11...
Kejagung Limpahkan 11 Tersangka Kasus POME ke Kejaksaan
Revisi UU Polri Disahkan...
Revisi UU Polri Disahkan Jadi Undang-Undang, Pelayanan Kepolisian Diharapkan Meningkat
Infografis
Pangeran Arab Saudi...
Pangeran Arab Saudi Ini Berani Melawan Rencana Trump Caplok Gaza
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved