Tanggapan Bamsoet Soal Sumpah Kader Golkar Terkait Dukungan

Senin, 02 September 2019 - 23:01 WIB
Tanggapan Bamsoet Soal...
Tanggapan Bamsoet Soal Sumpah Kader Golkar Terkait Dukungan
A A A
JAKARTA - Sejumlah pengurus DPD Partai Golkar Jawa Barat diambil sumpah untuk mendukung pencalonan kembali Airlangga Hartarto sebagai Ketua Umum Golkar 2019-2024.

Wakil Korbid Pratama Golkar, Bambang Soesatyo (Bamsoet), yang juga menyatakan maju sebagai bakal calon ketua umum (Caketum) Golkar menilai, peristiwa itu memalukan partai.

"Telah terjadi anomali atau keanehan dalam praktik kepemimpinan Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto. Mempermalukan Golkar sebagai partai politik modern berhaluan nasionalis tengahan," kata Bamsoet kepada wartawan, Senin (2/9/2019).

(Baca juga: Dukung Airlangga, Pengurus Golkar di Jabar Ucap Sumpah di Dalam Masjid)

Menurut dia, pengambilan sumpah di atas Alquran merupakan sesuatu yang sakral. Karena itu, Bamsoet memandang pengambilan sumpah yang dilakukan Ketua DPD Golkar Jabar Dedi Mulyadi itu sangat aneh.

"Sumpah yang diucapkan di bawah kitab suci (Alquran, Alkitab, dan lainnya), dengan membawa nama Allah Sang Pencipta alam semesta, merupakan sesuatu yang sakral, mulia, dan sarat pesan amanah," ucap Bamsoet.

"Lazimnya seremoni pengucapan sumpah di muka kitab suci itu dilakukan oleh para pejabat di level jabatannya masing-masing, agar yang bersangkutan mengingat dengan sungguh-sungguh amanah yang diberikan melalui jabatan tersebut," sambungnya.

Selanjutnya, dia juga menilai pengambilan sumpah itu mencoreng karakter Golkar sebagai partai nasionalis. Bamsoet mengatakan, pengambilan sumpah tersebut sarat akan simbol agama.

"Dari perspektif kebangsaan dalam konfigurasi dan anatomi politik Indonesia, aksi sumpah politik bernuansa agama yang dilakukan oleh para pengurus Golkar di wilayah Provinsi Jawa Barat itu semakin mengaburkan karakteristik Partai Golkar sebagai partai nasionalis tengahan," jelasnya.

"Sedangkan dari dimensi psikopolitis, apabila terjadi salah tafsir atas aksi sumpah politik ber-Alquran kepada Airlangga itu, maka Golkar menghadapi situasi bahaya secara ideologis," tambahnya.

Sebelumnya, beredar video pengambilan sumpah yang dilakukan Ketua DPD Partai Golkar Jabar Dedi Mulyadi kepada sejumlah pengurus partai berlambang pohon beringin tersebut. Mereka bersumpah mendukung penuh Airlangga Hartarto untuk kembali menjabat sebagai Ketua Umum DPP Partai Golkar periode 2019-2024.
(maf)
Berita Terkait
HUT ke-57 Partai Golkar...
HUT ke-57 Partai Golkar Bertema Bersatu untuk Menang
Bahlil Lahadalia Tegaskan...
Bahlil Lahadalia Tegaskan Soliditas Kader di HUT ke-61 Partai Golkar
Persiapan Jelang Perayaan...
Persiapan Jelang Perayaan HUT Ke-61 Partai Golkar
Soal Peluang Golkar...
Soal Peluang Golkar Ubah AD/ART untuk Jokowi Maju Ketum, Aburizal Bakrie: Bisa Saja jika Daerah Mau
Pembukaan Rapimnas Partai...
Pembukaan Rapimnas Partai Golkar
Tasyakuran HUT Ke-57...
Tasyakuran HUT Ke-57 Partai Golkar
Berita Terkini
Said Iqbal Bakal Dilantik...
Said Iqbal Bakal Dilantik Prabowo Jadi Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan Sore Ini
Korlantas Polri Tunda...
Korlantas Polri Tunda Pelaksanaan Operasi Patuh Jaya 2026
25 Wilayah Indonesia...
25 Wilayah Indonesia Berpotensi Tsunami Akibat Gempa M7,7 di Mindanao Filipina
Hari Ini Presiden Akan...
Hari Ini Presiden Akan Menerima Surat Kepercayaan dari Dubes Negara Sahabat
BNPP Raih Peningkatan...
BNPP Raih Peningkatan Signifikan Capaian Reformasi Birokrasi 2025 dari Kemenpan RB
Brigjen TNI Marinir...
Brigjen TNI Marinir Rino Rianto Resmi Jabat Dandenjaka, Pimpin Pasukan Elite TNI AL
Infografis
9 Poin Penegasan Rektor...
9 Poin Penegasan Rektor UGM terkait Ijazah Jokowi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved