KSAU Minta Jangan Beri Peluang Radikalisme Masuk ke TNI AU

Minggu, 01 September 2019 - 01:53 WIB
KSAU Minta Jangan Beri...
KSAU Minta Jangan Beri Peluang Radikalisme Masuk ke TNI AU
A A A
JAKARTA - TNI AU sebagai salah satu garda terdepan sekaligus benteng terakhir bangsa harus memiliki sense of crisis dan peka akan bahaya paham radikalisme.

Hal itu diungkapkan Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Yuyu Sutisna saat membuka pembekalan deradikalisasi di Mabesau, Cilangkap, Jakarta Timur pada Jumat, 30 Agustus 2019. Dalam pembekalan tersebut, KSAU meminta agar para prajurit TNI AU dan keluarganya paham betul radikalisme, sehingga mampu mencegah masuknya paham tersebut ke dalam tubuh TNI AU.

"Kita selalu amati dan pahami gerakan kelompok-kelompok dalam masyarakat yang awalnya mengajak radikalisme, melakukan perang, dan menolak Pancasila, UUD 1945, dan Bhinneka Tunggal Ika," ujarnya dalam keterangan pers yang diterima SINDOnews, Minggu (1/9/2019).

Pembekalan yang diikuti ribuan prajurit TNI AU, baik perwira, bintara, tamtama, dan PNS ini, menghadirkan penceramah Ahmad Muwafiq atau yang dikenal dengan Gus Muwafiq, pimpinan pondok pesantren di Sleman, Yogyakarta.

Dalam ceramahnya, Gus Muwafiq mengatakan, radikalisme terbentuk bukan dari faktor lingkungan atau ekonomi. Radikalisme dapat terbentuk karena ketidaksiapan bertemu antar kelompok, antar agama, bahkan antar bangsa dan negara.

Pada pembekalan tersebut, Gus Muwafiq menekankan pentingnya prajurit TNI AU mengenal kembali makna nasionalisme dan bagaimana menjaganya.

"Hal ini menjadi penting karena sesuai tugas pokok dan fungsinya, TNI didesain untuk bela negara. Namun tidak menutup kemungkinan bibit radikalisme negatif bisa tumbuh di dalam tubuh institusi," pesannya.

Turut hadir dalam kegiatan pembekalan tersebut, Irjenau, Koorsahli Kasau, para Asisten Kasau, Dankodiklatau, Pangkoopsau I, serta para pejabat di lingkungan Mabesau.
(cip)
Berita Terkait
Mengenal I Made Susila...
Mengenal I Made Susila Adnyana, Jebolan AAU 1990 yang Resmi Jabat Danseskoau
3 Jenderal TNI AU yang...
3 Jenderal TNI AU yang Pernah Menjabat Sebagai Panglima TNI, Terakhir KSAU Pertama di Indonesia
Sejumlah Marsekal Muda...
Sejumlah Marsekal Muda yang Menjabat di Kotama TNI AU, Nomor 4 Jebolan Kopassus
Deretan Brevet Pangkoopsudnas...
Deretan Brevet Pangkoopsudnas Marsdya TNI Tonny Harjono, Jebolan AAU 1993
Daftar Lengkap Mutasi...
Daftar Lengkap Mutasi 23 Perwira Tinggi TNI AU
Momen 24 Pesawat Demo...
Momen 24 Pesawat Demo di Langit Yogyakarta Meriahkan HUT ke-78 TNI AU
Berita Terkini
Asfinawati: Ujaran Kebencian...
Asfinawati: Ujaran Kebencian dalam HAM Menyangkut Ras hingga Agama Bukan Orang per Orang
UBK Keluarkan 9 Poin...
UBK Keluarkan 9 Poin Pernyataan usai Ketua BEM FH Abdimaludin Terima Uang Rp20 Juta
Haul Akbar Ploso, Gus...
Haul Akbar Ploso, Gus Muhaimin: Jangan Hanya Menonton, Santri Harus Jadi Solusi Bangsa
Tiyo UGM Dilaporkan...
Tiyo UGM Dilaporkan ke Polisi, Ray Rangkuti: Harusnya Orang Jahat yang Dihukum Bukan yang Berpikir
Berkas Perkara Roy Suryo...
Berkas Perkara Roy Suryo dan Dokter Tifa Dilimpahkan ke PN Jakarta Timur
Berkas Perkara 3 Pejabat...
Berkas Perkara 3 Pejabat Bea Cukai Dilimpahkan ke Pengadilan, Segera Disidang
Infografis
Profil Gatot Nurmantyo,...
Profil Gatot Nurmantyo, Mantan Panglima TNI yang Masuk Bursa Menko Polkam
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved