Pembangunan Papua Harus Terus Berjalan dan Tanpa Diskriminatif

loading...
Pembangunan Papua Harus Terus Berjalan dan Tanpa Diskriminatif
Pembangunan Papua Harus Terus Berjalan dan Tanpa Diskriminatif
A+ A-
JAKARTA - Vote 1 Indonesia menggelar diskusi kebangsaan dengan tema Refleksi 74 Kemerdekaan Republik Indonesia menuju Indonesia Unggul di Gedung Joang 45, Menteng, Jakarta, Jumat (23/8/2019).

Diskusi itu juga sekaligus untuk memberikan dukungan kepada masyarakat Papua yang dinilai tengah mengalami tindakan diskriminasi beberapa waktu lalu.

Inisiator Vote 1 Indonesia, Surapati mengatakan, organisasinya memang sejak awal mendukung kepemimpinan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Untuk itu, Surapati berharap Jokowi terus memerhatikan dan melanjutkan pembangunan Papua.

"Ada teman-teman dari Papua di sini, kita satukan pikiran dengan adanya pebedaan, karena dengan itu kita akan keluar dari permaslahan yang ada," tutur Surapati dalam sambutannya.



Sementara itu, Penasihat Aliansi Masyarakat Sipil Untuk Indonesia Hebat (Almisbat) Tedy Wibisana mengatakan, peristiwa yang menimpa warga Papua kemarin harus menjadi refleksi semua pihak.

"Kita jangan seolah-olah demokrasi itu lantas membuat mareka bertindak sesuka hati, termasuk tindakan diskriminatif. Itu yang kita sesalkan," ujar Tedy.

Tedy mengaku tak mau ambil pusing dengan teori konspirasi yang diduga mewarnai peristiwa kerusuhan Papua. Yang pasti, peristiwa beberapa hari lalu harus menjadi pembelajaran bersama untuk memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa.



Yusak Samuel Wanatori, tokoh asal Papua ikut berkomentar terkait insiden yang terjadi pada mahasiswa. Yusak mengatakan, bicara Papua, daerah ini dianggap telah lama dilupakan pada saat pemerintah dipimpin rezim Orde Baru.
halaman ke-1 dari 2
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top