Indonesia Siap Bangun Kantor Haji dan Umrah Terpadu di Jeddah

Jum'at, 23 Agustus 2019 - 07:11 WIB
Indonesia Siap Bangun...
Indonesia Siap Bangun Kantor Haji dan Umrah Terpadu di Jeddah
A A A
JEDDAH - Pemerintah Indonesia berencana membangun gedung Pusat Layanan Haji dan Umrah Terpadu di Kota Jeddah, Arab Saudi. Kantor ini merupakan bagian dari perluasan fungsi Kantor Urusan Haji (KUH) yang telah ada sebelumnya.

Sekretaris Jenderal Kementerian Agama Nur Kholis Setiawan mengatakan, perluasan fungsi KUH merupakan tindak lanjut dari disahkannya Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Haji dan Umrah. Kemenag tidak hanya mengurusi ibadah haji, tapi juga menjadi penanggung jawab dan regulator penyelenggaraan umrah.

Menurutnya, KUH yang ada sekarang sebenarnya hanya bertugas mempersiapkan seluruh proses penyelenggaraan ibadah haji dari awal sampai akhir selama empat bulan. Namun dalam kenyataannya, kantor ini selalu menjadi tujuan dan tempat aduan jamaah umrah karena mengalami masalah dengan travelnya yang tidak bertanggung jawab.

"Karena itu, tadi kita koordinasikan terkait rencana ke depan untuk bisa segera merealisasikan Kantor atau Pusat Layanan Terpadu Haji dan Umrah Indonesia di Jeddah," kata Nur Kholis seusai rapat dengan tim dari Sekretariat Negara, Kementerian Hukum dan HAM, Kementerian Keuangan, dan Kementerian PAN-RB di Jeddah, Arab Saudi, kemarin.

Menurutnya, rapat tersebut membicarakan konsep kantor yang akan didirikan nanti, apakah berupa unit pelaksana teknis, atase, atau hanya perluasan cakupan kewenangan KUH. Kemudian siapa yang menjadi penanggung jawab kantornya, karena dalam aturannya hanya Kementerian Luar Negeri yang bisa memiliki kantor perwakilan di luar negeri.

"Termasuk bangunannya, seperti apa kebutuhannya, berapa ruang, berapa tingkat bangunannya, kemudian anggarannya berapa, dan dari mana sumber pendanaannya. Jadi, tadi itu seperti shoping ideas," katanya.

Nur Kholis menegaskan bahwa lokasi yang akan didirikan bangunan Kantor Layanan Haji dan Umrah Terpadu itu telah dibeli oleh pemerintah Indonesia. Bahkan, Komisi 8 DPR juga telah berkunjung ke lokasinya yang berada di Jeddah. Namun, dia mengaku tidak mengetahui persis alamat lokasinya dan berapa luas tanahnya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, di tanah itu saat ini berdiri bangunan tua. Rencananya, bangunan itu akan dirobohkan dan dibangun dengan gedung baru. (Abdul Malik Mubarok)
(don)
Berita Terkait
Sama-Sama Ibadah ke...
Sama-Sama Ibadah ke Tanah Suci, Apa Bedanya Haji dan Umrah?
Umrah Berkali-kali Saat...
Umrah Berkali-kali Saat Haji: Dianjurkan atau Tidak?
Waroeng Steak & Shake...
Waroeng Steak & Shake Kembali Berangkatkan Ibadah Umrah Puluhan Karyawannya
Tingkatkan Layanan Haji...
Tingkatkan Layanan Haji dan Umrah, Ashuri Gandeng Mecca Construction
Travel Indonesia dan...
Travel Indonesia dan Arab Saudi Kolaborasi Penuhi Kebutuhan Haji dan Umrah
7 Keutamaan Menunaikan...
7 Keutamaan Menunaikan Umrah di Bulan Suci Ramadan
Berita Terkini
Seleksi Hakim Agung...
Seleksi Hakim Agung 2026 Berlanjut, 36 Kandidat Jalani Penelusuran Rekam Jejak
Roy Suryo Sentil Rismon...
Roy Suryo Sentil Rismon Sianipar yang Ungkit Lagi Kasus Panci: Perkara Sudah Inkrah
6 Pejabat TNI AL Berganti,...
6 Pejabat TNI AL Berganti, Kadiskomlekal hingga Kadislitbangal
Presiden Prabowo Fokus...
Presiden Prabowo Fokus pada Kebutuhan Dasar Rakyat dan Kesejahteraan Masyarakat
Kubu Roy Suryo Tepis...
Kubu Roy Suryo Tepis Berkas Kasus Pencemaran Nama Baik Terkait Ijazah Jokowi Sudah P21
Roy Suryo Bandingkan...
Roy Suryo Bandingkan Lamanya Penanganan Kasus Ijazah Jokowi dengan Jessica dan Ferdy Sambo
Infografis
7 Negara Penghafal Alquran...
7 Negara Penghafal Alquran Terbanyak di Dunia, Indonesia Peringkat Berapa?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved