Soal Uji Capim KPK, Anggota Komisi III Berharap Selesai di DPR Saat Ini
Senin, 19 Agustus 2019 - 20:02 WIB
Soal Uji Capim KPK, Anggota Komisi III Berharap Selesai di DPR Saat Ini
A
A
A
JAKARTA - Masa kerja DPR periode saat ini tinggal 40 hari lagi, namun Panitia Seleksi Calon Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (Pansel Capim KPK) masih melakukan seleksi.
Anggota Komisi III DPR dari Fraksi Nasdem, Teuku Taufiqulhadi berharap uji kepatutan dan kelayakan (fit and proper test) capim KPK bisa diselesaikan oleh Komisi III DPR periode saat ini yang akan berakhir pada 30 September.
Menurut dia, Komisi III masih menunggu Pansel mengirimkan 10 nama capim KPK hasil seleksi ke DPR.“Kami akan menunggu sampai Pansel ke DPR. Soal selesai atau tidak selesai, bukan urusan kami di DPR, itu urusan pansel. Kami juga tidak mendesak desak urusan pansel. Karena kami tahu, tugas Pansel tidak sederhana. Jika dikirim, kami akan menyelesaikan tugas fit and proper sesegera mungkin,” kata Taufiqulhadi kepada SINDOnews di Jakarta, Senin (19/8/2019).
Dia berharap fit and proper test capim KPK sudah dilaksanakan sebelum masa kerja DPR periode ini berakhir.
"Saya personal, berharap selesai dalam periode ini,” ucap Taufiqulhadi.Pada 5 Agustus lalu, Pansel mengumumkan peserta yang lolos seleksi tes psikologi capim KPK. Dari 104 calon yang ikut tes psikologi, 40 peserta dinyatakan lolos tes oleh Pansel Capim KPK.
"Yang dinyatakan lulus tes psikologi capim KPK sebanyak 40 orang,” kata Yenti, di Gedung Kementrian Sekretariat Negara, Jakarta Pusat, Senin 5 Agustus 2019.
Sebanyak 40 orang capim yang lolos berasal dari bermacam-macam latar belakang profesi dan daerah. Dari profesi, angka terbanyak berasal dari akademisi/dosen sejumlah tujuh orang, menyusul selanjutnya anggota Polri enam orang, dan komisioner/pegawai KPK lima orang.
Advokat dua orang, jaksa tiga orang, pensiunan jaksa satu orang, hakim satu orang, empat orang auditor yang lolos, satu orang dari Komisi Kejaksaan dan Komisi Kepolisian Nasional, empat orang PNS, satu orang PNS aktif, dan lain-lain lima orang.
Anggota Komisi III DPR dari Fraksi Nasdem, Teuku Taufiqulhadi berharap uji kepatutan dan kelayakan (fit and proper test) capim KPK bisa diselesaikan oleh Komisi III DPR periode saat ini yang akan berakhir pada 30 September.
Menurut dia, Komisi III masih menunggu Pansel mengirimkan 10 nama capim KPK hasil seleksi ke DPR.“Kami akan menunggu sampai Pansel ke DPR. Soal selesai atau tidak selesai, bukan urusan kami di DPR, itu urusan pansel. Kami juga tidak mendesak desak urusan pansel. Karena kami tahu, tugas Pansel tidak sederhana. Jika dikirim, kami akan menyelesaikan tugas fit and proper sesegera mungkin,” kata Taufiqulhadi kepada SINDOnews di Jakarta, Senin (19/8/2019).
Dia berharap fit and proper test capim KPK sudah dilaksanakan sebelum masa kerja DPR periode ini berakhir.
"Saya personal, berharap selesai dalam periode ini,” ucap Taufiqulhadi.Pada 5 Agustus lalu, Pansel mengumumkan peserta yang lolos seleksi tes psikologi capim KPK. Dari 104 calon yang ikut tes psikologi, 40 peserta dinyatakan lolos tes oleh Pansel Capim KPK.
"Yang dinyatakan lulus tes psikologi capim KPK sebanyak 40 orang,” kata Yenti, di Gedung Kementrian Sekretariat Negara, Jakarta Pusat, Senin 5 Agustus 2019.
Sebanyak 40 orang capim yang lolos berasal dari bermacam-macam latar belakang profesi dan daerah. Dari profesi, angka terbanyak berasal dari akademisi/dosen sejumlah tujuh orang, menyusul selanjutnya anggota Polri enam orang, dan komisioner/pegawai KPK lima orang.
Advokat dua orang, jaksa tiga orang, pensiunan jaksa satu orang, hakim satu orang, empat orang auditor yang lolos, satu orang dari Komisi Kejaksaan dan Komisi Kepolisian Nasional, empat orang PNS, satu orang PNS aktif, dan lain-lain lima orang.
(dam)