Pilpres 2024 Jadi Alasan Demokrat Masuk Gerbong Jokowi

Senin, 12 Agustus 2019 - 19:13 WIB
Pilpres 2024 Jadi Alasan...
Pilpres 2024 Jadi Alasan Demokrat Masuk Gerbong Jokowi
A A A
JAKARTA - Meskipun hubungan Ketua Umum (Ketum) Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dengan Ketum PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri tidak baik. Partai Demokrat tetap bersikeras ingin bergabung menjadi pendukung pemerintahan Joko Widodo dan Ma’ruf Amin (Jokowi-Ma’ruf).

Rupanya, Pengamat Politik dari Voxpol Indonesia Pangi Syarwi Chaniago menduga bahwa alasan Demokrat ingin merapat ke pemerintah adalah untuk memberikan panggung pada Ketua Kogasma Demokrat sekaligus putera sulung SBY, Agus Harimurty Yudhoyono (AHY) dalam Pemilu Presiden (Pilpres) 2024 mendatang.

“Alasan sederhana, bagaimana AHY punya panggung di tahun 2024, kalau menjadi calon presiden namun nggak pernah berpengalaman jadi Gubernur atau presiden kan repot juga soal kompetensi dan rekam Jejak beliau nantinya yang kurang mumpuni,” kata Pangi kepada SINDOnews di Jakarta, Senin (12/8/2019).

Pangi berpandangan, keinginan Demokrat ini akan sulit untuk diwujudkan karena hubungan Megawati dan SBY yang tidak baik. Apalagi, Mega akan sangat berhati-hati memberikan panggung menteri di pemerintahan periode kedua Jokowi ini, karena bukan tidak mungkin peristiwa SBY yang dulu menjadi menteri saat Mega menjabat Presiden, lalu tiba-tiba SBY mencalonkan diri sebagai calon presiden (capres).

“Apalagi Megawati sangat berhati-hati betul, tidak mau mengasih panggung yang salah, dulu ketika SBY dikasih panggung menteri, di akhir-akhir mengundurkan diri lalu buat partai dan menjadi calon presiden, Yang akhirnya Megawati kalah,” paparnya.

Terlebih, lanjut Dosen UIN Jakarta ini, kalau Demokrat bergabung dalam koalisi pemerintah tentu saja dengan syarat berupa kursi menteri untuk AHY. Sehingga yang menjadi pertanyaan besar adalah, apakah Megawati rela memberikan panggung menteri untuk AHY.

“Sementara Megawati sengaja mengatur strategi supaya ngak ada matahari kembar, tidak ada lampu yang nanti terlalu terang di 2024 dibandingkan Anaknya yaitu Puan Maharani,” ujar Pangi.
(pur)
Berita Terkait
Tolak KLB Sibolangit,...
Tolak KLB Sibolangit, Demokrat Sumut Tetap Loyal Pada AHY
Pesan Moeldoko ke AHY:...
Pesan Moeldoko ke AHY: Jadi Pemipin Harus Kuat, Jangan Baperan
Makin Panas, Moeldoko...
Makin Panas, Moeldoko Disebut Bagi-bagi Uang dan Ponsel saat KLB Demokrat di Deli Serdang
Kader Muda Demokrat...
Kader Muda Demokrat Dukung KLB Partai Demokrat
Penyerahan Surat Rekomendasi...
Penyerahan Surat Rekomendasi Partai Demokrat untuk Pilkada 2024
Partai Demokrat Keluarkan...
Partai Demokrat Keluarkan 60 Rekomendasi Pilkada 2024, Ada Marshel Widianto dan Gilang Dirga
Berita Terkini
Geledah Rumah di Sentul...
Geledah Rumah di Sentul Terkait 3 Kasus Korupsi, Polisi Sita Emas dan Uang Hampir Setengah Triliun
TNI Buka Suara soal...
TNI Buka Suara soal Pengamanan Rumah Jampidsus Febrie Adriansyah, Tegaskan Atas Permintaan Kejaksaan
Jelang Muktamar NU ke-35,...
Jelang Muktamar NU ke-35, KH Zulfa Mustofa Dorong Kebangkitan Tradisi Menulis Kitab
Sidang Dokter Tifa Kembali...
Sidang Dokter Tifa Kembali Digelar Hari Ini, Akankah Jokowi Datang?
Perencanaan Matang dan...
Perencanaan Matang dan Value for Money Kunci Keberhasilan Modernisasi Alutsista
Sekjen Demokrat Buka...
Sekjen Demokrat Buka Suara soal Isu Capres Minimal Diusung 3 Partai: Belum Pernah Dibahas
Infografis
Kisah Jenderal Hoegeng...
Kisah Jenderal Hoegeng Menyamar Jadi Hippies, Turun Langsung Bongkar Narkoba
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved