Dukungan Posisi Jaksa Agung dari Internal Kejaksaan Terus Mengalir

Jum'at, 09 Agustus 2019 - 21:17 WIB
Dukungan Posisi Jaksa...
Dukungan Posisi Jaksa Agung dari Internal Kejaksaan Terus Mengalir
A A A
JAKARTA - Dukungan agar posisi Jaksa Agung mendatang diambil dari kalangan internal (jaksa karier) terus menguat. Pertimbangannya, kalangan internal lebih memahami anatomi kejaksaan secara menyeluruh.

"Sebaiknya dari kalangan internal kejaksaan. Mereka yang lebih tahu anatomi kejaksaan adalah dari dalam atau internal," kata mantan Jaksa Agung Basrief Arief kepada wartawan di Kejaksaan Agung (Kejagung), Kamis (8/8/2019).

Salah satu pertimbangannya jika Jaksa Agung dari kalangan internal kejaksaan maka tidak perlu waktu lama beradaptasi untuk mewujudkan reformasi birokrasi. Apalagi saat ini kejaksaan tengah mencanangkan Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK).

"Kalau dari luar harus adaptasi lagi. Harus ini itu dulu. Nanti habis waktu begitu saja. Tapi kalau dari kalangan internal bisa langsung tancap gas bekerja," ujar Ketua Pansel Calon Anggota Komisi Kejaksaan RI (KKRI).

Ia berharap Jaksa Agung nantinya adalah jaksa terbaik dan lebih senior di kejaksaan. "Di antara yang baik-baik itulah kita pilih yang terbaik. Kalau dari dalam, tinggal jalan. Harus dari orang dalam, ngapain dari luar?" tandasnya.

Pendapat serupa juga diungkapkan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto. Ia mendukung posisi Jaksa Agung diisi jaksa karier atau internal kejaksaan. Menurutnya, jika Jaksa Agung berasal dari internal bisa mendorong stabilitas kejaksaan.

"Dan komitmen seluruh elemen aparat kejaksaan untuk menegakkan hukum sebaik-baiknya juga ditangkap PDIP dan kami akan dukung. Kita mendorong stabilitas sebuah sistem," katanya.

Hal senada juga dikemukakan anggota Komisi III DPR dari Fraksi PDIP Masinton Pasaribu. Ia mengatakan, Jaksa Agung mendatang sebaiknya harus mengetahui anatomi kejaksaan.

Masinton beralasan untuk memperbaiki institusi kejaksaan, maka figur yang menjadi Jaksa Agung harus memahami anatomi institusi kejaksaan. "Figur yang menjadi Jaksa Agung nanti harus yang mengerti, menjawab tantangan tugas kejaksaan, dan memiliki leadership yang kuat," ujar Masinton.

Saat ini pejabat eselon I di lingkungan kejaksaan yakni Wakil Jaksa Agung Arminsyah, Jamwas M Yusni, Jampidsus Adi Toegarisman, Jamintel Jan S Maringka, dan Kepala Badan Diklat Kejaksaan Setia Untung Arimuladi. Sementara Jamdatun Laoke Sarasati dalam waktu dekat akan memasuki pensiun.
(poe)
Berita Terkait
Polisi Lakukan Olah...
Polisi Lakukan Olah TKP Kebakaran Gedung Kejaksaan Agung
Senator Dorong Kewenangan...
Senator Dorong Kewenangan Kejaksaan Diperkuat
Gedung Kejaksaan Agung...
Gedung Kejaksaan Agung Terbakar
Mengenal Perbedaan Mahkamah...
Mengenal Perbedaan Mahkamah Agung dan Kejaksaan Agung
Kejaksaan Agung Usulkan...
Kejaksaan Agung Usulkan Tambahan Anggaran Rp15,5 triliun
Berjuang Hampir 12 Jam,...
Berjuang Hampir 12 Jam, Akhirnya Petugas Damkar Berhasil Taklukkan Api di Kejagung
Berita Terkini
Vesak Festival 2026,...
Vesak Festival 2026, Stafsus Menag Doakan Presiden Prabowo Diberi Kekuatan Memimpin Bangsa
Relawan Sebut Prabowo...
Relawan Sebut Prabowo Sedang Memimpin Perang Besar Melawan Mafia Ekonomi dan SDA
Ajakan Tobat Ekologis...
Ajakan Tobat Ekologis Menteri Jumhur Sangat Tepat dan Relevan
KPK Sebut Penerimaan...
KPK Sebut Penerimaan Murid Baru Masih Dibayangi Pungli
Ditetapkan Tersangka...
Ditetapkan Tersangka oleh KPK, Bupati Cilacap Syamsul Ajukan Praperadilan
Langkah Berani Kejagung...
Langkah Berani Kejagung Sentuh Korupsi MBG Jadi Sinyal Kuat Penegakan Hukum Tanpa Impunitas
Infografis
Sejarah Boikot Olahraga...
Sejarah Boikot Olahraga Dunia dan Ancaman Jerman Mundur dari Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved