TNI Dinilai Perlu Dilibatkan Amankan Infrastruktur Kelistrikan

Jum'at, 09 Agustus 2019 - 19:18 WIB
TNI Dinilai Perlu Dilibatkan...
TNI Dinilai Perlu Dilibatkan Amankan Infrastruktur Kelistrikan
A A A
JAKARTA - TNI dinilai perlu dilibatkan dalam mengamankan infrastruktur kelistrikan agar kejadian "blackout" pada beberapa waktu lalu bisa dicegah. Sebab, kalangan DPR RI menilai infrastruktur kelistrikan merupakan Objek Vital Nasional (Obvitnas).

Sekadar diketahui, Pasal 7 ayat (2) Undang-undang (UU) Nomor 34 Tahun 2004 tentang TNI menyebutkan salah satu tugas pokok TNI adalah mengamankan objek vital nasional yang bersifat strategis.

Anggota Komisi I DPR, Saifullah Tamliha mendukung penuh pelibatan TNI dalam mengamankan Obvitnas seperti infrastruktur kelistrikan, untuk menghindari adanya sabotase pihak-pihak tidak bertanggung jawab.

Politikus Partai Persatuan Pembangunan (PPP) ini melanjutkan kerja sama TNI untuk mengamankan aset-aset vital milik negara termasuk infrastruktur kelistrikan sudah lama dilakukan.

"Kerja sama TNI untuk pengamanan aset-aset vital negara sudah ada sejak TNI dipimpin Pak Moeldoko," ujar Tamliha kepada wartawan di Jakarta, Jumat (9/8/2019).

Tamliha menekankan pertahanan negara jangan diartikan secara sempit seperti perang, namun harus dimaknai secara luas yaitu menyangkut kepentingan masyarakat. Menurut dia, pertahanan negara itu bisa diartikan sebagai pangan, energi listrik dan hal-hal vital yang harus dilindungi.

"Kalau TNI saat ini melakukan kerja sama pengamanan infrastruktur kelistrikan, itu sangat bagus dan positif," tandasnya.

Sementara itu, Anggota Komisi VI DPR RI Nasim Khan menilai PLN secara internal memerlukan perbaikan sistem manajemen agar berkualitas, dan secara eksternal perlu meningkatkan sistem keamanan kelistrikan agar peristiwa "blackout" atau pemadaman listrik di wilayah Jabodetabek dan Jawa Barat tidak terulang lagi.

Nasim yang merupakan Politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini berpendapat, PLN harus melakukan langkah maju dalam upaya pengamanan infrastruktur kelistrikan yaitu dengan menggandeng TNI-Polri. Nasim mengingatkan bahwa TNI diamanahkan untuk menjaga aset bangsa dan negara khususnya Obvitnas.

"TNI-Polri adalah 'backup' pengamanan kita, sebagai ujung tombal. Peran TNI bukan hanya ketika perang saja sehingga wajar untuk diikutsertakan dalam pengamanan infrastruktur kelistrikan," ujarnya.

Dirinya pun mengkritik agar pengamanan infrastruktur kelistrikan harus benar-benar dipersiapkan secara matang, jangan setelah ada kejadian "blackout" selama 9 jam, lalu baru dicarikan solusi.
(kri)
Berita Terkait
18 Kolonel AD Pecah...
18 Kolonel AD Pecah Bintang usai Promosi Jabatan di Februari 2026
Profil Wakil Panglima...
Profil Wakil Panglima TNI Jenderal Tandyo Budi Revita, Teman Seangkatan Jenderal Agus Subiyanto
Daftar 21 Pangdam se-Indonesia...
Daftar 21 Pangdam se-Indonesia usai Mutasi TNI Oktober 2025
Tokoh yang Pernah Terima...
Tokoh yang Pernah Terima Pangkat Jenderal TNI (HOR)
Daftar Jenderal Baru...
Daftar Jenderal Baru TNI AD, AL, dan AU pada Juli 2023
Profil Mayor Teddy,...
Profil Mayor Teddy, Ajudan Prabowo yang Viral di Medsos
Berita Terkini
Kubu Roy Suryo Tepis...
Kubu Roy Suryo Tepis Berkas Kasus Pencemaran Nama Baik Terkait Ijazah Jokowi Sudah P21
Roy Suryo Bandingkan...
Roy Suryo Bandingkan Lamanya Penanganan Kasus Ijazah Jokowi dengan Jessica dan Ferdy Sambo
DKPP Pecat Ketua Bawaslu...
DKPP Pecat Ketua Bawaslu Kabupaten Tambrauw karena Terbukti Masih Berstatus ASN
KPK Ungkap Tahapan yang...
KPK Ungkap Tahapan yang Harus Dilalui untuk Ekstradisi Tersangka E-KTP Paulus Tannos
Terima Kunjungan Sekjen...
Terima Kunjungan Sekjen ICAPP, PKB Perkuat Jembatan Diplomasi Politik dengan Korsel
Desak DPR Segera Bahas...
Desak DPR Segera Bahas Revisi UU Pemilu, Perindo: Libatkan Partai Nonparlemen
Infografis
AS Kerahkan 15.000 Prajurit...
AS Kerahkan 15.000 Prajurit dan 100 Jet Tempur Amankan Selat Hormuz
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved