PKB: Menteri Muda Bukan Hanya Soal Umur

Kamis, 01 Agustus 2019 - 17:34 WIB
PKB: Menteri Muda Bukan...
PKB: Menteri Muda Bukan Hanya Soal Umur
A A A
JAKARTA - Wacana menteri muda terus bergulir. Wacana ini berawal dari keinginan Presiden Joko Widodo (Jokowi) menggaet kalangan muda untuk masuk kabinetnya periode kedua, 2019-2024.

Ketua DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Abdul Kadir Karding mengatakan selain faktor usia, menteri muda juga untuk menggambarkan sosok yang energik dan bekerja cepat.

"Muda juga bisa diartikan memiliki kompetensi. Kalau muda doang, cuma mengandalkan muda saja, percuma. Yang dibutuhkan adalah orang yang memiliki kompetensi pada bidangnya, bisa bekerja, bisa melakukan eksekusi," tutur Karding dalam diskusi Dialektika Dimokrasi dengan tema Menteri Muda, Rekonsiliasi atau Balas Budi? di Media Center MPR/DPR, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (1/7/2019).

Karding mengatakan, jika mengacu pada Undang-Undang Kepemudaan, kalangan muda adalah mereka yang berusia maksimal 40 tahun.

"Itu yang boleh nyalon KNPI itu masih umur 40 tahun, itu muda dan berarti saya dan Bapak Misbakhun (anggota Fraksi Partai Golkar) sudah tidak masuk kategori umur," katanya.

Menurut Karding, dalam visi Jokowi di periode kedua, ada tiga hal yang menjadi fokus perhatian. Pertama, secara visi Indonesia harus bisa berperan lebih aktif dan memberi warna di era globalisasi. Karena itu, dibutuhkan sumber daya manusia unggul, mandiri dan kompetitif.

"Makanya yang paling utama digarisi oleh Pak Jokowi, penguatan sumber daya manusia," katanya.

Kedua, keinginan untuk memperbaiki fundamental ekonomi, terutama mengurangi defisit anggaran, termasuk impor yang begitu besar terutama di bidang energi yang luar biasa.

Ketiga, yang menjadi tantangan kedepan, yaitu bagaimana memperkokoh persatuan dengan cara mengembangkan pemikiran-pemikiran terutama tafsir keagamaan, bukan hanya Islam, tapi juga lainnya.

"Tiga hal itu menjadi tantangan visi sekaligus tantangan bagi pemerintahan ke depan," katanya.

Karding menegaskan karakter kepemimpinan Jokowi, yaitu kerja keras dan tidak bertele-tele. "Jadi istilah dalam kriteria kementerian yang beliau sampaikan itu, saya penginnya adalah orang yang satu muda, kedua eksekutorial, jadi dia bisa mengeksekusi semua langkah enggak? Kalau banyak program, terlalu banyak rencana, tapi tidak bisa dilaksanakan, percuma," tuturnya.
(dam)
Berita Terkait
Presiden Jokowi Tak...
Presiden Jokowi Tak Hadiri Muktamar PKB di Bali, Diwakili Wapres Ma'ruf Amin
Hari Lahir Pancasila,...
Hari Lahir Pancasila, PKB Optimistis Indonesia Mampu Lewati Covid-19
PKB Gelar Rapat Pleno...
PKB Gelar Rapat Pleno Bareng Ma'ruf Amin Bahas Struktur Kepengurusan Baru
Muktamar Tetapkan Wapres...
Muktamar Tetapkan Wapres Ma'ruf Amin Jadi Ketua Dewan Syuro PKB
Maruf Amin Mau Fokus...
Ma'ruf Amin Mau Fokus Bangun PKB usai Pensiun sebagai Wapres
PKB Sebut Presiden Jokowi...
PKB Sebut Presiden Jokowi Akan Reshuffle Menteri Berinisial M
Berita Terkini
Mensos Gus Ipul Tegaskan...
Mensos Gus Ipul Tegaskan Tak Ada Zona Aman untuk Korupsi di Kemensos
Alasan Natalius Pigai...
Alasan Natalius Pigai Usul Jabatan Utama Polri Bisa Diisi Sipil
Silmy Karim Cs Ditahan...
Silmy Karim Cs Ditahan KPK, DPR Bakal Minta Penjelasan Kemenimipas
Minta Masukan RUU Pemilu,...
Minta Masukan RUU Pemilu, DPR Bakal Kunjungi Parpol Parlemen dan Nonparlemen
Prabowo Kenang Hari...
Prabowo Kenang Hari Lahir Soekarno Lewat Potret Sang Proklamator
Kasus Dadan Cs, Saut...
Kasus Dadan Cs, Saut Situmorang: Semua hingga Eselon Terkecil Harus Bertanggung Jawab
Infografis
Perjuangan Garuda Muda...
Perjuangan Garuda Muda di Piala Dunia U-17 2025 Dimulai!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved