Aksi Dukungan Capres 2024 Dinilai Masih Terlalu Prematur

Kamis, 25 Juli 2019 - 07:33 WIB
Aksi Dukungan Capres...
Aksi Dukungan Capres 2024 Dinilai Masih Terlalu Prematur
A A A
JAKARTA - Direktur Wain Advisory Indonesia, Sulthan Muhammad Yus menilai manuver politik Ketua Umum DPP Partai Nasdem , Surya Paloh dengan mendukung Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan sebagai Capres pada pilpres 2024 mendatang dinilai masih prematur.

"Yang 2019 saja belum dilantik, konon lagi 2024. Bercita-cita boleh saja, tapi konsentrasi perpolitikan idealnya memikirkan kesejahteraan rakyat," kata Sulthan kepada SINDOnews, Kamis (25/7/2019).

Menurut Sulthan, bangsa ini baru saja melewati Pilpres 2019 dalam situasi yang memanas. Rekonsiliasi politik sedang gencar pula dilakukan agar masyarakat kembali bersatu. Sehingga, lebih baik Nasdem dan partai politik lainnya menepati janji kampanye silam, bukan malah sibuk mengurus kepentingan politik partai.

Seharusnya, kata Sulthan, saat ini waktu yang tepat bagi partai politik untuk fokus pada kepentingan rakyat melalui kursi parlemen yang telah diraih baik di daerah maupun di pusat. Menurut dia, ada sekian pekerjaan rumah yang harus segera dirampungkan.

"Persoalan ekonomi kerakyatan lebih mendesak untuk diselesaikan. Dan yang tak kalah penting mengawal pemerintahan Jokowi sukses merealisasikan asa rakyat hingga akhir periode," tutur dia.

Ia menambahkan, momentum pemilu dan pilpres oleh konstitusi ditentukan setiap 5 tahun, artinya dalam kurun waktu tersebut, kesempatan berbuat untuk rakyat melalui capaian-capaian politik yang telah diraih melalui pemilu.

"Sabar sedikit, pada waktunya semua kita pasti akan mendiskusikan siapa yang layak menjadi penerus kepala pemerintahan. Tapi kini tiba waktunya untuk berbuat bukan lagi berjanji," ujar pengamat asal UIN Jakarta ini. (Baca Juga: Surya Paloh Dukung Anies Baswedan di Pilpres 2024)
(rhs)
Berita Terkait
Partai Masyumi Resmi...
Partai Masyumi Resmi Kembali Dideklarasikan Dalam HUT ke-73
Gelorakan Spirit Meritokrasi,...
Gelorakan Spirit Meritokrasi, Tahbiskan NasDem Partai Modern
Bangun Komunikasi Politik,...
Bangun Komunikasi Politik, Hari Ini Partai Demokrat Kunjungi DPP Nasdem
Suharso Monoarfa Terpilih...
Suharso Monoarfa Terpilih Jadi Ketua Umum PPP Secara Aklamasi
Pidato Politik Ketua...
Pidato Politik Ketua Umum Partai Demokrat
Kenalkan Dunia Politik...
Kenalkan Dunia Politik ke Generasi Muda, NasDem Luncurkan Remaja Bernegara
Berita Terkini
KPK Tetapkan 4 Tersangka...
KPK Tetapkan 4 Tersangka terkait OTT BPK, Salah Satunya Bupati Muara Enim Edison
Mendagri Minta Tambahan,...
Mendagri Minta Tambahan, Total Pagu Anggaran 2027 Rp10 Triliun
Imigrasi Tangkap WNA...
Imigrasi Tangkap WNA Australia Buronan Interpol Kasus Penyelundupan Narkoba
Anggota DPD RI Filep...
Anggota DPD RI Filep Desak Pembentukan Satgas Pencegahan Pungli di Kantor Imigrasi
ASN BPK Ditahan KPK...
ASN BPK Ditahan KPK setelah Terjaring OTT: Saya Enggak Terima Uang, Ini Enggak Adil
Kementerian PPPA Perkuat...
Kementerian PPPA Perkuat Perlindungan Anak dari Ancaman Judol
Infografis
15 PTN Masih Buka Jalur...
15 PTN Masih Buka Jalur Mandiri 2025, Kesempatan Kedua yang Gagal SNBT
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved