Dehidrasi Picu Penyakit Kronis, Jamaah Haji Diminta Banyak Minum

Sabtu, 13 Juli 2019 - 14:36 WIB
Dehidrasi Picu Penyakit...
Dehidrasi Picu Penyakit Kronis, Jamaah Haji Diminta Banyak Minum
A A A
MADINAH - Jamaah haji Indonesia diminta untuk selalu membawa air minum dalam beraktivitas agar tidak dehidrasi karena bisa memicu munculnya panyakit kronis.

Direktur Kantor Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) Amsyar Akil mengatakan, hingga saat ini jamaah haji yang menjalani rawat jalan dan rawat inap sebangak 90 orang. Rinciannya, rawat inap 31 jamaah, gangguan psikiatri 17 orang, dan sisanya rawat jalan. "Yang mendominasi akibat dehidrasi sehingga penyakit kronis muncul," kata Amsyar, Sabtu (13/7/2019).

Beberapa penyakit yang muncul akibat dehidrasi adalah diabetes melitus (DM) dan gangguan jantung. Kondisi ini cukup berbahaya karena bisa menyebabkan kematian. Hingga saat ini jamaah haji yang meninggal dunia sebanyak empat orang. Dua orang wafat di pesawat dan dua lagi di Madinah.

Mereka adalah Sumiatun Sowikromo Sutardjan, jamaah haji asal Blora, Jawa Tengah dari kloter 2 Embarkasi Solo (SOC); Mudjadid Damanhuri Mangun, asal Karanganyar kloter 4 Embarkasi Solo (SOC); Khairil Abbas Salim, asal Kota Pekanbaru kloter 3 Embarkasi Batam (BTH); dan Artapiah Armin Musahab, asal Jakarta Barat kloter 8 Embarkasi Jakarta-Pondok Gede (JKG). Dari hasil pemeriksaan, mereka memiliki riwayat penyakit jantung dan diabetes melitus (DM).

Menurut Amsyar, proses dehidrasi jamaah sebetulnya dimulai sejak di pesawat. Jamaah malu untuk minta minum dan menahan kencing dalan waktu yang panjang. Sehingga tanpa terasa terjadi dehidrasi. "Ditambah lagi setelah tiba (di Tanah Suci), aktivitas jamaah meningkat yang memperparah dehidrasi, sehingga penyakit yang ada muncul," katanya.

Kasie Kesehatan Daker Madinah, Edi Supriyatna menambahkan, jamaah yang mengidap diabetes melitus memang berisiko ketika melakukan penerbangan. Proses take off dan landing pesawat membuat adrenalin meningkat. "Karena itu obat harus diminum," katanya.

Penyakit diabetes memang tidak bisa disembuhkan. Namun bagi jamaah yang menderita diabetes melitus bisa menjaga kadar gula darah dalam tubuhnya agar stabil. "Yakni dengan diet, berolah raga, dan mengonsumsi obat," katanya.
(cip)
Berita Terkait
Idul Adha dan Ibadah...
Idul Adha dan Ibadah Haji, Apakah Ada Hubungannya?
Hikmah Haji : Semua...
Hikmah Haji : Semua Sama Kedudukannya di Hadapan Allah
DPR Doakan Calon Haji...
DPR Doakan Calon Haji Indonesia Bisa Berangkat Tahun Depan
Umrah Berkali-kali Saat...
Umrah Berkali-kali Saat Haji: Dianjurkan atau Tidak?
Menanti Lampu Hijau...
Menanti Lampu Hijau Umrah untuk Jamaah Asal Indonesia
Ada 2 Pertanyaan Dibenak...
Ada 2 Pertanyaan Dibenak Publik Muncul Terkait Pembatalan Keberangkatan Haji 2020
Berita Terkini
Ajakan Tobat Ekologis...
Ajakan Tobat Ekologis Menteri Jumhur Sangat Tepat dan Relevan
KPK Sebut Penerimaan...
KPK Sebut Penerimaan Murid Baru Masih Dibayangi Pungli
Ditetapkan Tersangka...
Ditetapkan Tersangka oleh KPK, Bupati Cilacap Syamsul Ajukan Praperadilan
Langkah Berani Kejagung...
Langkah Berani Kejagung Sentuh Korupsi MBG Jadi Sinyal Kuat Penegakan Hukum Tanpa Impunitas
Cegah Kasus Korupsi...
Cegah Kasus Korupsi di BGN Terulang, Saut Situmorang Beri Saran Ini ke Nanik Deyang
Geger, WNI Bunuh WNI...
Geger, WNI Bunuh WNI di Hokkaido Jepang, Satu Anggota Polisi Ikut Terluka
Infografis
Waspada, Berikut 6 Penyakit...
Waspada, Berikut 6 Penyakit yang Dilarang Minum Kopi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved