Jubir Prabowo Kritik Sikap Moeldoko Soal Kepulangan Habib Rizieq

Kamis, 11 Juli 2019 - 16:10 WIB
Jubir Prabowo Kritik...
Jubir Prabowo Kritik Sikap Moeldoko Soal Kepulangan Habib Rizieq
A A A
JAKARTA - Juru Bicara Prabowo Subianto, Dahnil Anzar Simanjuntak menyesalkan sikap Kepala Kantor Staf Kepresidenan, Moeldoko dalam menyikapi pendapatnya agar Habib Rizieq Shihab diberi kesempatan kembali ke Indonesia.

Padahal apa yang diungkapnya terkait upaya untuk mewujudkan rekonsiliasi nasional, seperti yang sedang dilakukan Prabowo Subianto, Jokowi, dan Jusuf Kalla.

"Saya sayangkan pejabat Publik seperti Pak Moeldoko masih menggunakan narasi meremehkan ketika menanggapi permintaan saya terkait Habib Rizieq, saya tahu persis padahal kita semua termasuk Pak Prabowo, Pak Jokowi, Pak Jusuf Kalla sedang berusaha melakukan 'healing' dan mengembalikan keguyuban nasional," tulis Dahnil melalui akun Twitternya, @Dahnilanzar, Kamis (11/7/2019).

Sebelumnya, Moeldoko menilai rekonsiliasi politik dengan syarat memberikan kesempatan Habib Rizieq Shihab kembali ke Tanah Air tidak relevan. Pasalnya kepergian Rizieq ke Arab Saudi tidak ada campur tangan pemerintah.

“Ya siapa yang pergi, siapa yang pulangin. Kan pergi pergi sendiri, kok dipulangin, bagaimana sih? Emangnya kita yang ngusir, kan enggak. Pergi pergi sendiri kok, kita ribut mau mulangin, kan gitu,” kata Moeldoko di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Selasa 9 Juli 2019.

Dengan nada bercanda, mantan Panglima TNI juga siap memberikan tiket jika Rizieq ingin kembali ke Indonesia. “Ya pulang sendiri saja. Enggak (bisa-red) beli tiket, baru gue beliin,” ucapnya.

Dahnil melanjutkan, yang diusulkannya bukan meminta fasilitas untuk kepulangan Habib Rizieq secara material. Namun kelapangan dada pemerintah demi kepentingan bersama.

"Untuk membuka 'portal' yang menghalangi beliau HRS (Habib Rizieq Shihab-red) bisa kembali, mengingat beliau tidak punya kasus hukum lagi. Mari kita kubur dendam politik," tuturnya.

Menurut dia, kunci kepulangan Rizieq pulang ke Indonesia ada di tangan Pemerintah Indonesia, bukan Pemerintah Arab Saudi seperti adanya narasi overstay Rizieq di Arab Sadui, begitu juga soal denda sebagaimana disampaikan Duta Besar RI untuk Arab Saudi.

Dia menilai itu soal teknis, jika hal tersebut masalahnya maka sudah cepat diselesaikan. "Mari kita kubur dendam politik, salah satunya dengan membuka 'portal'," tulis mantan Ketua Umum Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah ini.

Diakui atau tidak, kata dia, kesulitan Habib Rizieq kembali ke Indonesia menambah dendam politik dalam sejarah Tanah Air.

"Mari kita kubur dendam politik tersebut, guyub kembali sebagai bangsa dan negara. HRS adalah tokoh umat yang didengar dan diikuti banyak umat Islam," tulisnya.
(dam)
Berita Terkait
Prabowo Masih Unggul,...
Prabowo Masih Unggul, Habib Rizieq Shihab Capres Potensial 2024
Pengamat: HRS Bisa Jadi...
Pengamat: HRS Bisa Jadi Pendorong Tokoh Tertentu Maju di Pilpres 2024
Mobil Pajero Sport Ini...
Mobil Pajero Sport Ini yang Ditumpangi Habib Rizieq ke Polda Metro Jaya
Jadi Imam Salat, Habib...
Jadi Imam Salat, Habib Rizieq Diperlakukan Humanis Saat Pemeriksaan
Anies Baswedan Didukung...
Anies Baswedan Didukung JK dan Habib Rizieq di Pilpres 2024?
Sambut Kepulangan Habib...
Sambut Kepulangan Habib Rizieq Shihab, Markas FPI Petamburan Dipadati Massa Serba Putih
Berita Terkini
Polisi Dalami Temuan...
Polisi Dalami Temuan Emas Batangan hingga Uang saat Geledah Rumah di Sentul
Kardinal Orlando Quevedo...
Kardinal Orlando Quevedo Dianugerahi Harmony in Diversity Award Perdana
Terungkap, Polisi Amankan...
Terungkap, Polisi Amankan 15 Saksi saat Geledah 12 Lokasi
Beberkan Bukti Penggeledahan...
Beberkan Bukti Penggeledahan tapi Belum Tetapkan Tersangka, Polda Metro Jaya: Masih Pendalaman
Polri Belum Tetapkan...
Polri Belum Tetapkan Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Batu Bara-Asabri
PTUN Tolak Gugatan PLK,...
PTUN Tolak Gugatan PLK, Pemprov Jabar Selangkah Lagi Amankan Aset SMAN 1 Bandung
Infografis
Profil Letjen TNI Robi...
Profil Letjen TNI Robi Herbawan, Ajudan Prabowo yang Jadi Kabais TNI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved