Kampus Diminta Proaktif Cegah Penyebaran Radikalisme dan Terorisme

Selasa, 09 Juli 2019 - 18:14 WIB
Kampus Diminta Proaktif...
Kampus Diminta Proaktif Cegah Penyebaran Radikalisme dan Terorisme
A A A
JAKARTA - Perguruan tinggi atau kampus harus proaktif dalam melakukan pengawasan untuk mencegah penyebaran radikalisme dan terorisme di lingkungannya. Bahkan bila gejala-gejala tersebut mulai muncul, kampus harus melakukan pendekatan persuasif kepada orang bersangkutan.

“Pendekatan persuasif itu sangat penting agar kita bisa mengembalikan mereka ke paham yang benar. Mereka jangan dijauhi oleh lingkungannya,” ujar Direktur Pencegahan BNPT Brigjen Pol Hamli saat memberikan paparan pada Dialog Pelibatan Sivitas Akademika Dalam Pencegahan Terorisme di Institute Teknology Kalimantan (ITK) Balikpapan, Kalimantan Timur, Selasa (9/7/2019).

Hamli mengungkapkan, ada tiga tahap perubahan hingga menjadi terorisme. Hal ini perlu dipahami agar terhindar dan menghalau perkembangan dan pertumbuhan radikalisme den terorisme di tengah masyarakat, khususnya di lingkungan perguruan tinggi.

“Pertama, intoleransi, orientasi negatif atau penolakan seseorang terhadap hak-hak politik dan sosial dari kelompok yang dia tidak setuju,” katanya.

Kedua, lanjut mantan Analis Kebijakan Madya Bidang Penindakan Densus 88/Antiteror Polri ini, radikalisme, yaitu suatu ideologi dan paham yang ingin melakukan perubahan pada sistem sosial dan politik dengan menggunakan cara-cara kekerasan atau ekstrem.

Menurut dia, paham ini menyuburkan sikap intoleran, anti-Pancasila, anti-NKRI, penyebaran paham takfiri. dan menyebabkan disintegrasi bangsa.

Ketiga, terorisme yaitu perbuatan yang menggunakan kekerasan atau ancaman kekerasan yang menimbulkan suasana teror atau rasa rasa takut secara meluas yang dapat menimbulkan korban dengan motif ideologi, politik, atau gangguan keamanan.

Dialog ini digelar BNPT bekerja sama dengan Institute Technology Kalimantan dan Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Kalimantan Timur dan dihadiri 170 peserta dari berbagai unsur yaitu pejabat kampus, akademisi dan mahasiswa se-Balikpapan.

Kegiatan yang dibuka oleh Rektor ITK Budi Santoso dihadiri beberapa elemen pemerintahan seperti Kepala Badan Kesbangpol Provinsi Kalimantan Timur dan Balikpapan, Komandan Lanal Balikpapan, Perwakilan Polda, Perwakilan Kodam Mulawarman serta Pengurus FKPT Kalimantan Timur.

Rektor ITK menyampaikan, ITK harus menjaga NKRI dan melawan radikalisme serta menjadi institut teknologi terbaik di Indonesia bagian timur.

“Acara ini penting untuk menanggulangi radikalime dan terorisme agar nyaman untuk hidup, beragama dan beribadah. Memang selalu terjadi perdebatan antara agama dan negara, tapi yang perlu juga kita pahami bahwa tanpa negara kita tidak akan hidup nyaman, beragama dan beribadah dengan tenang,” tutur Budi.
(dam)
Berita Terkait
Mahasiswa Gelar Aksi...
Mahasiswa Gelar Aksi Solidaritas Mengecam Terorisme
Konflik Berpotensi Jadi...
Konflik Berpotensi Jadi Pemicu Aksi Terorisme
Bos MI5: 31 Rencana...
Bos MI5: 31 Rencana Teror Tahap Akhir Digagalkan dalam 4 Tahun di Inggris
Resmi Ditahan, Munarman...
Resmi Ditahan, Munarman Kini Boleh Dikunjungi Kuasa Hukum
Cegah Terorisme, Masyarakat...
Cegah Terorisme, Masyarakat Harus Peka Lingkungan Sekitar
Moeldoko Minta Jangan...
Moeldoko Minta Jangan Pernah Lupakan Aksi Terorisme
Berita Terkini
Polisi Dalami Temuan...
Polisi Dalami Temuan Emas Batangan hingga Uang saat Geledah Rumah di Sentul
Kardinal Orlando Quevedo...
Kardinal Orlando Quevedo Dianugerahi Harmony in Diversity Award Perdana
Terungkap, Polisi Amankan...
Terungkap, Polisi Amankan 15 Saksi saat Geledah 12 Lokasi
Beberkan Bukti Penggeledahan...
Beberkan Bukti Penggeledahan tapi Belum Tetapkan Tersangka, Polda Metro Jaya: Masih Pendalaman
Polri Belum Tetapkan...
Polri Belum Tetapkan Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Batu Bara-Asabri
PTUN Tolak Gugatan PLK,...
PTUN Tolak Gugatan PLK, Pemprov Jabar Selangkah Lagi Amankan Aset SMAN 1 Bandung
Infografis
Perburuan Sepatu Emas...
Perburuan Sepatu Emas Piala Dunia 2026: Messi Dihantui Haaland dan Mbappe!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved