PDIP Ingatkan Rekonsiliasi Harus Didasari Ketulusan Tanpa Transaksi

Selasa, 09 Juli 2019 - 16:11 WIB
PDIP Ingatkan Rekonsiliasi...
PDIP Ingatkan Rekonsiliasi Harus Didasari Ketulusan Tanpa Transaksi
A A A
JAKARTA - Politikus PDIP, Masinton Pasaribu mengingatkan bahwa rekonsiliasi antara Presiden terpilih Joko Widodo (Jokowi) dan Prabowo Subianto harus didasari keluhuran dan ketulusan. Sehingga, jangan ada transaksi apalagi sampai mengintervensi proses hukum.

“Rekonsiliasi itu harus diawali dengan keluhuran dan ketulusan. Rekonsiliasi dimaknai membangun persatuan, membangun persaudaraan sesama elemen anak bangsa. Maka dengan dilandasi itu, tidak ada embel-embel lain, selain semangatnya untuk persatuan bangsa,” ujar Masinton menanggapi syarat rekonsiliasi Prabowo dengan memulangkan Rizieq Shihab (RS) dan memberikan jaminan hukum pada pendukung Prabowo-Sandi di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (9/7/2019).

Karena itu, lanjut Masinton, dalam rekonsiliasi itu tidak motif dan menghilangkan seluruh unsur kompetisi dalam Pemilu Presiden (Pilpres) lalu. Sehingga, dalam rekonsiliasi itu jangan sampai ada transaksi-transaksi di luar kepentingan bangsa dan negara.

“Rekonsiliasi itu juga tidak boleh ada transaksi-transaksi lain selain kepentingan bangsa,” tegasnya.

Karena itu, menurut Anggota Komisi III itu, rekonsiliasi harus membangun persatuan dan punya komitmen merajut keindonesiaan. Dan lagi, tidak ada kendala bagi RS untuk kembali ke Tanah Air karena dia pergi atas keinginan sendiri.

Jadi kalau mau kembali Masinton mempersilakan pulang dengan tangan terbuka sebagai anak bangsa. Tetapi, kalau ada persoalan seperti masalah hukum, ada mekanisme sendiri untuk menyelesaikan.

“Hukum punya mekanisme sendiri yang tidak boleh diintervensi siapa pun. Kemandirian dalam penegakan hukum harus dihormati. Perbuatan melawan hukum, bukan kriminalisasi,” tandasnya.
(kri)
Berita Terkait
Bisa Usung Kader Sendiri,...
Bisa Usung Kader Sendiri, PDIP Belum Tertarik Bicara Koalisi 2024
Pilpres 2024, PDIP Siap...
Pilpres 2024, PDIP Siap Hadapi Dua atau Tiga Capres
Bakal Ada Tamu Kejutan...
Bakal Ada Tamu Kejutan di HUT ke-51 PDIP Besok, Siapa?
Soal Pilpres 2024, Bambang...
Soal Pilpres 2024, Bambang Pacul Ibaratkan PDIP Tim Kuat Piala Dunia
Rekam Jejak Suara PDIP...
Rekam Jejak Suara PDIP dari tahun 1999-2019, Pernah Mengalami Penurunan hingga Berhasil Kokoh di Puncak
Jadi Partai Modern,...
Jadi Partai Modern, PDIP Dinilai Tak Tinggalkan Elan Kerakyatan
Berita Terkini
Tepis Ada Pembagian...
Tepis Ada Pembagian Keuntungan Program MBG ke Presiden, Kepala BGN: Hoaks
PP Himmah: Waspada Aksi...
PP Himmah: Waspada Aksi Reformasi Jilid II Dimanfaatkan Hambat Program Pemerintah
Kejagung: Sony Sanjaya...
Kejagung: Sony Sanjaya Tak Bisa Jadi Justice Collaborator Jika Menjadi Pelaku Utama
Forum ILC Jenewa, Delegasi...
Forum ILC Jenewa, Delegasi Indonesia Dorong Payung Hukum Global bagi Pekerja Digital
Suvenir Kapal Perang...
Suvenir Kapal Perang Mikasa dari Menhan Jepang untuk Presiden Prabowo
Kasus Sertifikasi K3,...
Kasus Sertifikasi K3, KPK Telusuri Aliran Uang ke Pihak Kemnaker
Infografis
Head to Head Indonesia...
Head to Head Indonesia vs China: 38 Tahun Tanpa Kemenangan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved