Perpres Jabatan Fungsional TNI Merupakan Bentuk Penghargaan Pemerintah

Senin, 01 Juli 2019 - 11:57 WIB
Perpres Jabatan Fungsional...
Perpres Jabatan Fungsional TNI Merupakan Bentuk Penghargaan Pemerintah
A A A
JAKARTA - Pengamat militer dan intelijen Susaningtyas Kertopati menyatakan, bangsa Indonesia patut bersyukur bahwa seluruh rangkaian pemilu 2019 telah berakhir dengan baik. Dunia internasional juga memberi apresiasi yang tinggi. Keberhasilan tersebut tidak terlepas dari peran aparat negara TNI dan aparat pemerintah Polri serta seluruh masyarakat Indonesia.

Dikaitkan dengan tugas TNI, maka keberhasilan tugas pengamanan pemilu masuk kategori tugas membantu pemerintah dalam kerangka Operasi Militer Selain Perang (OMSP). Tugas OMSP juga diemban oleh militer manapun di seluruh dunia. "Perpres 37/2019 tentang Jabatan Fungsional TNI merupakan upaya pemerintah untuk menghargai keahlian dan keterampilan prajurit TNI baik sebagai prajurit TNI maupun dalam bidang lainnya," kata perempuan yang akrab disapa Nuning ini, Senin (1/7/2019).

Mantan anggota Komisi I DPR ini menilai, keahlian dan keterampilan prajurit adalah bentuk profesionalitas TNI yang dapat diproyeksikan kepada bentuk pengabdian yang terkait TNI. Contohnya di Universitas Pertahanan (Unhan). Banyak prajurit TNI yang memiliki keahlian sebagai dosen dengan metodologi tertentu yang memang menjadi rumpun jabatan keahlian. Oleh karenanya, para prajurit TNI yang menjadi dosen di Universitas Pertahanan bisa juga menjadi dosen di universitas lainnya baik di dalam negeri maupun di luar negeri. "Keahlian seperti menjadi dosen inilah yang harus dihargai oleh semua pihak.," ucapnya.

Contoh lain terkait dengan keterampilan prajurit TNI sebagai peneliti juga harus mendapat penghargaan sesuai porsinya.
Para peneliti dari prajurit TNI dapat dimanfaatkan oleh Kemenristek Dikti, BPPT dan kementerian atau lembaga negara/lembaga pemerintah lainnya. Keahlian dan keterampilan prajurit TNI di bidang hukum dan komputer saat ini juga menjadi konsentrasi baru dalam mengatasi berbagai ancaman sosial budaya dan ancaman siber di tengah masyarakat.

"Baru-baru ini prajurit TNI AL membantu masyarakat dan Pemda Belu di Provinsi NTT mengolah dan menyediakan air bersih untuk masyarakat. Ini adalah bentuk nyata keahlian mengolah air bersih di kapal perang. Pengalaman bertugas di kapal perang ternyata dapat dimanfaatkan oleh masyarakat yang membutuhkan," katanya.
(cip)
Berita Terkait
Wamenhan Buka Pendidikan...
Wamenhan Buka Pendidikan Dasar Militer Kadet Mahasiswa S-1 Unhan
FKUI Tinjau Kesiapan...
FKUI Tinjau Kesiapan Fakultas Kedokteran Militer Unhan
Lulus Summa Cumlaude,...
Lulus Summa Cumlaude, Sjafrie Sjamsoeddin Jadi Doktor Ilmu Pertahanan Ke-29 Unhan
Panglima TNI Mutasi...
Panglima TNI Mutasi 28 Anak Buah Prabowo, Ini Daftar Lengkapnya
Panglima TNI Mutasi...
Panglima TNI Mutasi 36 Anak Buah Prabowo di Awal April 2024, Ini Daftar Lengkapnya
Berdialog dengan Mahasiswi...
Berdialog dengan Mahasiswi Teknik Unhan Anak Pedagang Bakso, Prabowo: Bapakmu Hebat!
Berita Terkini
Masalah Perampasan Aset...
Masalah Perampasan Aset Tindak Pidana
Eks Jubir KPK Febri...
Eks Jubir KPK Febri Diansyah Resmi Jadi Kuasa Hukum Febrie Adriansyah
Eks Jampidsus Febrie...
Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Ditahan di Rutan KPK: Gak Pakai Rompi Ye!
Breaking News! Febrie...
Breaking News! Febrie Adriansyah Ditahan Kejagung
Eks Jampidsus Febrie...
Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Belum Selesai Diperiksa, 2 Mobil Tahanan Siaga di Kejagung
Pemeriksaan Febrie Adriansyah...
Pemeriksaan Febrie Adriansyah di Kejagung, Eks Penyidik KPK: Penahanan Penting agar Penyidikan Tak Diintervensi
Infografis
Profil Letjen TNI Robi...
Profil Letjen TNI Robi Herbawan, Ajudan Prabowo yang Jadi Kabais TNI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved