Sebanyak 41 Personel TNI Ikut Misi Tembus Wilayah Berbahaya di Kongo

Sabtu, 15 Juni 2019 - 13:37 WIB
Sebanyak 41 Personel...
Sebanyak 41 Personel TNI Ikut Misi Tembus Wilayah Berbahaya di Kongo
A A A
JAKARTA - Sebanyak 41 personel Satuan Tugas (Satgas) TNI RDB Monusco melaksanakan pemantauan dengan melakukan latihan jangka panjang atau Long Range Mission (LRM )sejauh 189 kilometer di Provinsi Tanganyika, Republik Demokratik Kongo yang masih berstatus red zone.

Hal itu disampaikan Dansatgas TNI Konga XXXIX-A RDB Monusco, Kolonel Inf Dwi Sasongko dalam keterangan tertulisnya di Kongo, Jumat 14 Juni 2019.

Latihan yang dilakukan bersama UN Departement of Safety and Security (UNDSS) tersebut berlangsung selama tiga hari, mulai tanggal 10 sampai 12 Juni dengan tujuan untuk menjamin keselamatan dan keamanan staf UN dalam melakukan aktivitas di wilayahnya.

"Selama latihan berlangsung, tim LRM singgah di desa-desa untuk melaksanakan koordinasi dengan aparat kemanan lokal di antaranya Armed Forces of the Democratic Republic of the Congo (FARDC) dan Police National Congo (PNC)," tuturnya.

Dwi menuturkan, daerah Axist Nyunzu yang digunakan sebagai tempat latihan, merupakan daerah yang belum terjamah oleh pasukan UN serta memiliki medan yang sulit ditembus oleh kendaraan dan berstatus red zone atau berbahaya.

"Tahun lalu pernah terjadi ambush atau penyergapan yang dilakukan oleh kelompok bersenjata kepada Batalyon Benin yang mengakibatkan 11 pucuk senjata dirampas," ungkapnya.

"Namun dengan berbagai kegiatan Civil and Military Coordination (Cimic) yang kita gelar ternyata mampu memengaruhi serta mengajak masyarakat untuk kembali menempati desa-desa yang telah lama ditinggalkan," tandasnya.

Bahkan masyarakat setempat berharap, Satgas Indo RDB dapat kembali lagi ke Nyunzu, dan warga berjanji akan menyerahkan senjatanya, serta kembali sebagai warga masyarakat biasa.

“LRM merupakan salah satu sarana pembinaan teritorial atau Cimic yang memiliki dampak positif dan sangat besar sehingga diharapkan 'gaungnya' didengar oleh warga pelosok desa di wilayah Propinsi Tanganyika, Republik Demokratik Kongo," ucapnya.

Saat perjalanan dari Kalemie menuju Nyunzu, kata dia, tim terbagi dua di antaranya Nyemba dan Nyunzu. "Pada tiap-tiap etape dilakukan pula kegiatan Cimic berupa pelayanan kesehatan gratis, psikologi sosial dan perpustakaan mini," kata Dansatgas.

Di sela-sela itu pula, kata dia, tim menggelar pertemuan dengan kepala desa serta tokoh masyarakat, untuk membangun komunikasi dua arah, dari Satgas kepada masyarakat dan dari masyarakat kepada Satgas.
(dam)
Berita Terkait
18 Kolonel AD Pecah...
18 Kolonel AD Pecah Bintang usai Promosi Jabatan di Februari 2026
Profil Wakil Panglima...
Profil Wakil Panglima TNI Jenderal Tandyo Budi Revita, Teman Seangkatan Jenderal Agus Subiyanto
Daftar 21 Pangdam se-Indonesia...
Daftar 21 Pangdam se-Indonesia usai Mutasi TNI Oktober 2025
Tokoh yang Pernah Terima...
Tokoh yang Pernah Terima Pangkat Jenderal TNI (HOR)
Daftar Jenderal Baru...
Daftar Jenderal Baru TNI AD, AL, dan AU pada Juli 2023
Profil Mayor Teddy,...
Profil Mayor Teddy, Ajudan Prabowo yang Viral di Medsos
Berita Terkini
Ubedilah Badrun Sebut...
Ubedilah Badrun Sebut Gerakan Mahasiswa Murni, Tidak Ditunggangi Kepentingan Politis
Mantan Wakapolri: Polisi...
Mantan Wakapolri: Polisi yang Bawa Dokter Tifa ke RS Polri Pernah Dampingi Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis Temui Jokowi
PPM sebagai Solusi Ketahanan...
PPM sebagai Solusi Ketahanan Nasional di Bawah Naungan Bacadnas
Di Hadapan Pimpinan...
Di Hadapan Pimpinan DPR, Mahasiswa Minta Pemerintah Tak Mainkan Isu Perut Rakyat
Roy Suryo dan Dokter...
Roy Suryo dan Dokter Tifa Dirawat Inap Atas Rekomendasi Dokter
UU Polri Baru Akomodasi...
UU Polri Baru Akomodasi Penyetaraan Hak dan Humanis Tangani Unjuk Rasa
Infografis
10 Negara yang Memiliki...
10 Negara yang Memiliki Wilayah Paling Luas di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved