Mien Uno Sebut Ani Yudhoyono Adalah Wanita yang Smart
Minggu, 02 Juni 2019 - 11:28 WIB
Mien Uno Sebut Ani Yudhoyono Adalah Wanita yang Smart
A
A
A
BOGOR - Sebagian besar masyarakat merasa kehilangan dengan sosok Kristiani Herawati atau Ani Yudhoyono yang meninggal dunia di National University Hospital (NUH) Singapura, Sabtu 1 Juni 2019 siang.
Tidak hanya keluarga dan kerabat, kepergian Istri Presiden RI Keenam Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu juga membuat Ibunda Calon Wakil Presiden Sandiaga Salahuddin Uno, Rachmini Rachman Uno merasa kehilangan.
Dia pun mengaku berusaha akan mengikuti proses pemakaman Ani Yudhoyono di Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta Selatan, nanti. Namun, dia mengaku sedang kurang sehat.
"Mungkin saya sampai memberangkatkan. Tapi saya ingin sekali sampai Kalibata," ujar wanita yang akrab dikenal Mien Uno ini di Rumah Duka Ani Yudhoyono, Puri Cikeas, Gunung Putri, Bogor, Jawa Barat, Minggu (2/6/2019).
Dia mengaku, lebih dari lima bukunya, Ani Yudhoyono menuliskan kata pengantarnya. Dia pun mengaku pernah menyampaikan kepada Ani Yudhoyono pada tahun 2007, bahwa dirinya ingin ada perempuan Indonesia menjadi presiden RI.
"Terus saya bilang kalau bapak masa presidennya sudah selesai ibu berkenan enggak? Dia enggak kasih jawaban, dia cuma tersenyum. She so smart dan dia itu sangat detail," ungkapnya.
Di samping itu, ketika SBY menjabat Presiden RI Keenam, Ani Yudhoyono selalu mencatat keluhan masyarakat di berbagai daerah. "Terus saya tanya, buat apa sih bu catet? Beliau bilang kalau bapak banyak yang tanya kalau bapak lupa saya kasih catatan," katanya.
Tidak hanya keluarga dan kerabat, kepergian Istri Presiden RI Keenam Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu juga membuat Ibunda Calon Wakil Presiden Sandiaga Salahuddin Uno, Rachmini Rachman Uno merasa kehilangan.
Dia pun mengaku berusaha akan mengikuti proses pemakaman Ani Yudhoyono di Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta Selatan, nanti. Namun, dia mengaku sedang kurang sehat.
"Mungkin saya sampai memberangkatkan. Tapi saya ingin sekali sampai Kalibata," ujar wanita yang akrab dikenal Mien Uno ini di Rumah Duka Ani Yudhoyono, Puri Cikeas, Gunung Putri, Bogor, Jawa Barat, Minggu (2/6/2019).
Dia mengaku, lebih dari lima bukunya, Ani Yudhoyono menuliskan kata pengantarnya. Dia pun mengaku pernah menyampaikan kepada Ani Yudhoyono pada tahun 2007, bahwa dirinya ingin ada perempuan Indonesia menjadi presiden RI.
"Terus saya bilang kalau bapak masa presidennya sudah selesai ibu berkenan enggak? Dia enggak kasih jawaban, dia cuma tersenyum. She so smart dan dia itu sangat detail," ungkapnya.
Di samping itu, ketika SBY menjabat Presiden RI Keenam, Ani Yudhoyono selalu mencatat keluhan masyarakat di berbagai daerah. "Terus saya tanya, buat apa sih bu catet? Beliau bilang kalau bapak banyak yang tanya kalau bapak lupa saya kasih catatan," katanya.
(maf)