Soal Penutupan Media, BW Minta Menko Polhukam Hati-hati Bicara

Selasa, 07 Mei 2019 - 16:13 WIB
Soal Penutupan Media,...
Soal Penutupan Media, BW Minta Menko Polhukam Hati-hati Bicara
A A A
JAKARTA - Mantan Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Bambang Widjojanto (BW) memberikan tanggapan atas sikap pemerintah yang akan menutup media jika terbukti membantu pelanggaran hukum dan mengganggu keamanan nasional.Hal itu diungkapkan BW menyikapi pernyataan pemerintah yang disampaikan Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Wiranto, kemarin.
"Pak Wiranto bicaranya harus agak hati-hati, jadi bicaranya itu harus meneduhkan, jangan memprovokasi dalam situasi seperti ini. Harus mengerti dulu, mengendalikan sikap dan perilakunya," ujar Bambang Widjojanto di Balai Kota DKI Jakarta, Jakarta Pusat, Selasa (7/5/2019). (Baca juga: Menko Polhukam Akan Shutdown Media yang Bantu Pelanggaran Hukum )

BW menyimpulkan pernyataan Wiranto merupakan sikap pemerintah. Dia khawatir itu menjadi bagian dari sinyal pemerintahan yang otoritarian.

"Otoriter itu hanya bisa dilakukan oleh orang yang punya otoritas (kekuasaan), dan Pak Wiranto orang yang punya otoritas. Yang paling ngeri kalau ini bagian dari sinyal bahwa rezim akan menjadi otoritarian. Itu yang paling mengerikan makanya harus hati-hati beliau dalam bicaranya," ungkapnya.

BW berharap Presiden JokoWi mendengar dan dapat menegur jajarannya dalam menyampaikan sesuatu di depan umum.

"Mudah-mudahan Pak Jokowi mendengar dan bisa melakukan teguran terhadap Pak Wiranto. Kalau tidak, nanti dipikirnya Pak Jokowi yang melakukan itu atau memang Pak jokowi? Nah itu kan yang dibaca oleh masyarakat semuanya,"tuturnya.
(dam)
Berita Terkait
Jadi Alat Propaganda,...
Jadi Alat Propaganda, DPD: Hoaks Ancam Persatuan Bangsa
Percepatan Teknologi...
Percepatan Teknologi Dorong Transformasi Media Sosial
Media Punya Peran Penting...
Media Punya Peran Penting Menjaga Kredibilitas Informasi
Peran IT dan Media Sosial...
Peran IT dan Media Sosial di Bidang Hukum di Mata Advokat Senior Stefanus Gunawan
Hoax dan Ujaran Kebencian...
Hoax dan Ujaran Kebencian di Media Sosial Jadi Ancaman Demokrasi
Pengamat Sebut Influencer...
Pengamat Sebut Influencer Dibutuhkan untuk Sampaikan Informasi
Berita Terkini
Vesak Festival 2026,...
Vesak Festival 2026, Stafsus Menag Doakan Presiden Prabowo Diberi Kekuatan Memimpin Bangsa
Relawan Sebut Prabowo...
Relawan Sebut Prabowo Sedang Memimpin Perang Besar Melawan Mafia Ekonomi dan SDA
Ajakan Tobat Ekologis...
Ajakan Tobat Ekologis Menteri Jumhur Sangat Tepat dan Relevan
KPK Sebut Penerimaan...
KPK Sebut Penerimaan Murid Baru Masih Dibayangi Pungli
Ditetapkan Tersangka...
Ditetapkan Tersangka oleh KPK, Bupati Cilacap Syamsul Ajukan Praperadilan
Langkah Berani Kejagung...
Langkah Berani Kejagung Sentuh Korupsi MBG Jadi Sinyal Kuat Penegakan Hukum Tanpa Impunitas
Infografis
Ancaman Perang Kian...
Ancaman Perang Kian Nyata, 8 Negara Minta Warganya Tinggalkan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved