TKN: Jokowi-Ma'ruf Akan Tebar Optimisme di Debat Terakhir

Selasa, 09 April 2019 - 13:53 WIB
TKN: Jokowi-Maruf Akan...
TKN: Jokowi-Ma'ruf Akan Tebar Optimisme di Debat Terakhir
A A A
JAKARTA - Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin meyakini debat terakhir Pilpres 2019 akan menjadi sarana bagi Jokowi-Ma'ruf menebar narasi optimisme dan inspiratif.

Menurut Juru bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf Amin, Meutya Hafid, debat terakhir yang akan membahas isu perkenomian dan kesejahteraan itu memberi keuntungan besar pada Jokowi. Sebab selama ini Jokowi sudah memberi bukti.

Sebaliknya, sambung dia, calon lain baru pada tataran janji yang masih berada di ruang imajiner. "Sedangkan Pak Jokowi sudah membuktikannya. Kita bisa melihat secara seksama di sekitar kita bagaimana infrastruktur penunjang ekonomi kerakyaatan dibangun. Kita juga bisa melihat sejumlah program yang telah diluncurkan presiden Jokowi terkait kesejahteraan masyarakat, seperti dana kesehatan, sekolah, dan dana desa. Lagi-lagi ini bisa dibuktikan, bukan sekadar diucapkan," tutur Meutya, Selasa (9/4/2019)

Dia menjelaskan, segala pembuktian soal kinerja di sektor kesejahteraan dan ekonomi juga ditunjang rencana jangka panjang Jokowi. Rencana jangka panjang, yakni mempersiapkan pembangunan manusia lewat tiga program utama, yakni Kartu KIP Kuliah, Kartu Sembako Murah, dan Kartu Pra Kerja.

Ketiga program itu, tutur Muetya,h bentuk kesinambungan dari program yang telah berjalan di periode pertama Pemerintah Jokowi. Ketiga program itu juga merupakan program yang bisa diukur dan segera dirasakan manfaatnya selepas Jokowi dilantik sebagai presiden di periode kedua pemerintahannya.

Dia menegaskan, tiga program itu yang selama ini disosialisasikan Jokowi sepanjang kampanye terbuka. "Dalam debat nanti pula kita dapat melihat bagaimana program paslon 01 jelas manfaatnya, realistis pelaksanaannya, dan terukur hasilnya," tuturnya.

Di saat calon lain terus berbicara tentang pesimisme, sambung Meutya, Jokowi akan terus menebar optimisme pada debat terakhirnya. Sebab, lanjut Meutya, bekal semangat dan optimisme seorang pemimpin akan menjadi contoh bagi rakyatnya.

"Jokowi adalah pemimpin yang memberi contoh bagaimana kerja keras dengan optimisme dan semangat bisa mengantarkan keberhasilan. Dengan semangat dan usaha keras, seorang pria pernah tinggal di pinggiran kali di Kota Solo bisa menjadi Presiden Republik Indonesia. Inilah contoh nyata dari Jokowi yang penuh semangat dan optimisme," tutur Meutya.

Sebaliknya, pemimpin yang menebar pesimisme dan narasi negatif justru mencerminkan contoh yang tidak baik bagi rakyat. "Tak ada negara maju yang dibangun dengan narasi pemisme. Maka itu, kita pilih pemimpin yang gemar menebar optimisme untuk menbawa Indonesia sebagai negara maju," kata Meutya.
(dam)
Berita Terkait
Minta Debat Cawapres...
Minta Debat Cawapres Tak Didampingi Capres, Partai Perindo: Samakan Saja dengan Pilpres 2019
TPD DKI Jakarta: Ganjar...
TPD DKI Jakarta: Ganjar Sukses Yakinkan Rakyat di Debat Perdana
KPU Diminta Bikin Debat...
KPU Diminta Bikin Debat Pilpres 2024 Lebih Panas
Debat Pilpres Perdana...
Debat Pilpres Perdana 3 Capres Dimulai!
Debat Pamungkas Capres...
Debat Pamungkas Capres 2024
YouTuber Berpeluang...
YouTuber Berpeluang Jadi Moderator Debat Capres-Cawapres 2024
Berita Terkini
AI Ubah Cara Mengelola...
AI Ubah Cara Mengelola Proyek, Kompetensi Project Manager Tetap Jadi Kunci Kepemimpinan
Prabowo Apresiasi Panen...
Prabowo Apresiasi Panen Raya Inisiasi TNI Serentak di 43 Titik Seluruh Indonesia
Secret Service hingga...
Secret Service hingga FBI Dilibatkan Uji Keaslian Dolar Sitaan Kasus Febrie Adriansyah, Ini Alasannya
Don Ritto Pakai Rompi...
Don Ritto Pakai Rompi Pink, Resmi Jadi Tahanan Kejaksaan Agung
Polda Metro: Penetapan...
Polda Metro: Penetapan Tersangka Febrie Adriansyah dan Don Ritto Dapat Dipertanggungjawabkan Secara Hukum
Febrie Adriansyah Bakal...
Febrie Adriansyah Bakal Ditahan usai Diperiksa Kejagung?
Infografis
10 Negara dengan Jalan...
10 Negara dengan Jalan Terbaik di Dunia, Juaranya Tetangga Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved