Ratna Sudah Akui Salah, Amien: Tak Banyak yang Mau Ngaku Salah

Kamis, 04 April 2019 - 14:56 WIB
Ratna Sudah Akui Salah,...
Ratna Sudah Akui Salah, Amien: Tak Banyak yang Mau Ngaku Salah
A A A
JAKARTA - Ketua Dewan Pengarah Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Amien Rais sempat menyebut terdakwa kasus penyebaran hoaks Ratna Sarumpaet sebagai kesatria.
Karena Ratna dianggap mengakui kesalahannya berbohong kepada publik terkait luka lebamnya yang ternyata akibat dari operasi wajah.

Perkataan itu bermula, saat salah satu jaksa penuntut umum (JPU) menanyakan kepada Amien kehebohan apa saja yang terjadi akibat hoaks Ratna yang menyebut telah dianiaya.

"Seorang pejuang pengadilan NGO kemudian dianiaya, semua orang lantas shock. Waktu itu ini jangan-jangan cara untuk menakuti yang lain. Tapi bahwa istilah heboh itu, namanya pro kontra berarti heboh," ujar Amien dalam persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Kamis (4/4/2019).

"Ada kehebohan lain?," tanya JPU. "Mba Ratna sudah mengakui itu kesalahan, itu kesatria pak. Tidak banyak yang mengaku salah," jawab Amien.

Usai Amien memberikan kesaksian, Ratna lalu menghampiri Amien dan bersalaman seraya mencium tangan Amien sambil saling memegang bahu. Ratna kemudian duduk kembali dan mengatakan ia meminta maaf kepada Amien.

"Saya minta maaf seperti apa yang Pak Amien sampaikan 'What's going on'. Itu yang masih jadi pertanyaan saya," kata Ratna sebelum Amien keluar luar persidangan.

Diketahui sebelumnya, kasus hoaks Ratna bermula dari foto lebam wajahnya yang beredar di media sosial. Sejumlah tokoh mengatakan Ratna dipukuli orang tak dikenal di Bandung, Jawa Barat.

Namun, tiba-tiba Ratna mengklarifikasi kalau berita penganiayaan terhadap dirinya itu bohong. Ratna mengaku mukanya lebam habis menjalani operasi plastik. Akibatnya, hampir seluruh masyarakat tertipu olehnya.

Jaksa pun mendakwa Ratna melanggar Pasal 14 Ayat (1) Undang-Undang (UU) Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana atau Pasal 28 Ayat (2) junto Pasal 45 A Ayat (2) UU Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas UU Nomor 11 tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.
(maf)
Berita Terkait
Instagram Rio Dewanto...
Instagram Rio Dewanto Digeruduk Netizen usai Ratna Sarumpaet Kedapatan Keluar Berkendara saat Nyepi di Bali
Warganet Sandingkan...
Warganet Sandingkan Mensos Risma dengan Ratna Sarumpaet
Ratna Sarumpaet Dilaporkan...
Ratna Sarumpaet Dilaporkan Cucu Atas Dugaan Penggelapan Harta Warisan
Atiqah Hasiholan Diperiksa...
Atiqah Hasiholan Diperiksa 8,5 Jam Kasus Dugaan Penggelapan Warisan Ratna Sarumpaet
Atiqah Hasiholan Tepis...
Atiqah Hasiholan Tepis Ratna Sarumpaet Gelapkan Warisan: Hartanya Masih Ada
Ratna Sarumpaet Diduga...
Ratna Sarumpaet Diduga Usir Cucu saat Minta Dana Pendidikan
Berita Terkini
Perindo Perkuat Pemahaman...
Perindo Perkuat Pemahaman dan Kapasitas Anggota DPRD lewat Bimtek Nasional 2026, Dorong Ekonomi Kerakyatan
Febrie Adriansyah Jadi...
Febrie Adriansyah Jadi Tersangka TPPU, Kejagung Paparkan Modusnya
Penyesuaian Tarif PNBP...
Penyesuaian Tarif PNBP Berkeadilan, Tarif Merek UMKM Tetap dan Pendaftaran Hak Cipta Lagu Gratis
Febrie Adriansyah Ditahan...
Febrie Adriansyah Ditahan Tanpa Rompi Pink, PB PMII: Cetak Sejarah
PWNU Jateng dan Konjen...
PWNU Jateng dan Konjen Tiongkok Jalin Kerja Sama Pendidikan, Gus Rozin Ikuti Jejak Gus Dur
Pakar Kebijakan Publik...
Pakar Kebijakan Publik Soroti Ego Sektoral Penegakan Hukum, Sarankan Pelibatan KPK
Infografis
3 Penyebab Para Jenderal...
3 Penyebab Para Jenderal Israel Sudah Tak Ingin Serang Gaza
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved