Hindari Kecurigaan, KPU Tindaklanjuti Setiap Ada Masukan
Selasa, 02 April 2019 - 09:20 WIB
Hindari Kecurigaan, KPU Tindaklanjuti Setiap Ada Masukan
A
A
A
JAKARTA - Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Viryan Aziz menampik jika Badan Pemenangan Nasional (BPN) pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga S Uno melakukan protes terhadap Daftar Pemilih Tetap (DPT).
Viryan menyebut BPN meminta perkembangan data yang disebutnya ada 17,5 juta pemilih bermasalah. Dalam hal tersebut, Viryan menegaskan bahwa prinsipnya KPU tak melakukan pembiaran terhadap masukan yang disampaikan sejumlah pihak termasuk tim pasangan calon.
"KPU tak pernah melakukan pembiaran. Kan temen-temen juga tahu, setiap ada masukan selalu kami tindaklanjuti," ujar Viryan, Selasa (2/4/2019).
Menurut Viryan, bagaimana tindaklanjut yang dilakukan KPU, akhir pekan ini seluruh masukan yang disampaikan BPN akan rampung. "Kami akan jawab secara menyeluruh dokumen yang disampaikan BPN kepada KPU," katanya.
Update terkini adalah berdasarkan rakor kemarin, hari jumat salah satunya disepakati yang masih perlu kejelasan adalah pemilih dari 17,5 juta, yang berada di 1 tps dalam jumlah besar. Hasil identifikasi kami di
Viryan menjelaskan, berdasarkan rapat koordinasi yang telah dilakukan lembaganya bersama DPR disepakati mengenai kejelasan 17,5 juta pemilih yang dipersoalkan kubu 02 yang tersebar di sejumlah TPS dan diklaim dalam jumlah yang besar.
Menurut dia, dari hasil identifikasi lembaganya ada di 5 provinsi, yaitu Jawa Barat, Jawa Timur, Jawa Tengah, Yogyakarta dan Banten dengan toatal ada 2092 TPS.
"Yang ada pemilih 3 kelompok tanggal bulan lahir terkonsentrasi. Ajuan BPN 02 melakukan sampel, tapi kami tidak melakukan sample, seluruhnya kami cek," pungkasnya.
Viryan menyebut BPN meminta perkembangan data yang disebutnya ada 17,5 juta pemilih bermasalah. Dalam hal tersebut, Viryan menegaskan bahwa prinsipnya KPU tak melakukan pembiaran terhadap masukan yang disampaikan sejumlah pihak termasuk tim pasangan calon.
"KPU tak pernah melakukan pembiaran. Kan temen-temen juga tahu, setiap ada masukan selalu kami tindaklanjuti," ujar Viryan, Selasa (2/4/2019).
Menurut Viryan, bagaimana tindaklanjut yang dilakukan KPU, akhir pekan ini seluruh masukan yang disampaikan BPN akan rampung. "Kami akan jawab secara menyeluruh dokumen yang disampaikan BPN kepada KPU," katanya.
Update terkini adalah berdasarkan rakor kemarin, hari jumat salah satunya disepakati yang masih perlu kejelasan adalah pemilih dari 17,5 juta, yang berada di 1 tps dalam jumlah besar. Hasil identifikasi kami di
Viryan menjelaskan, berdasarkan rapat koordinasi yang telah dilakukan lembaganya bersama DPR disepakati mengenai kejelasan 17,5 juta pemilih yang dipersoalkan kubu 02 yang tersebar di sejumlah TPS dan diklaim dalam jumlah yang besar.
Menurut dia, dari hasil identifikasi lembaganya ada di 5 provinsi, yaitu Jawa Barat, Jawa Timur, Jawa Tengah, Yogyakarta dan Banten dengan toatal ada 2092 TPS.
"Yang ada pemilih 3 kelompok tanggal bulan lahir terkonsentrasi. Ajuan BPN 02 melakukan sampel, tapi kami tidak melakukan sample, seluruhnya kami cek," pungkasnya.
(maf)