Masyarakat Harus Kawal Pemilu untuk Pesta Demokrasi yang Jujur

Senin, 01 April 2019 - 18:39 WIB
Masyarakat Harus Kawal...
Masyarakat Harus Kawal Pemilu untuk Pesta Demokrasi yang Jujur
A A A
PONOROGO - Masyarakat harus mengawal pemilihan umum (Pemilu) agar jika terjadi kecurangan bisa diatasi. Caranya foto suasana di TPS dan hasil perhitungan suara.

"Mahasiswa dan masyarakat Ponorogo diharapkan berpartisipasi mengawasi perhitungan suara," kata Siti Hardiyanti Rukmana (Mbak Tutut) saat berbicara dalam Pengajian Ahad Pagi Masjid Al Manar di kompleks Universitas Muhamadiyah Ponorogo, Minggu (31/3/2019).

Putri pertama almarhum Presiden Soeharto ini mengatakan pengawalan perlu agar tidak ada yang memainkan hasil perhitungan suara. "Saya sampaikan imbauan ini karena peduli pada bangsa dan negara Indonesia," ujarnya di hadapan 1.500 peserta pengajian.

Pengajian Ahad Pagi Al Manar dihadiri mahasiswa dan warga sekitar. Acara rutin ini berlangsung pukul 06.00 WIB. Masyarakat dan mahasiswa memadati lapangan parkir di tengah kompleks Universitas Muhamadiyah Ponorogo sejak usai salat subuh.

Sebelum Mbak Tutut berbicara, Ustaz Haykal Hasan mengajak peserta pengajian mengingat kembali era kepemimpinan Pak Harto. "Kita pasti masih ingat dengan wajib belajar sembilan tahun, swasembada beras, ketahanan pangan, dan masih banyak lagi," kata Ustad Haykal Hasan. "Keluarga Pak Harto berusaha melanjutkan perjuangan Pak Harto membangun Indonesia sebagai bangsa mandiri."

Ustaz Haykal Hasan masih ingat ketika jilbab dilarang di sekolah-sekolah. Umat Islam menyalahkan Pak Harto. Yang terjadi justru sebaliknya, putri pertama Pak Harto, yaitu Mbak Tutut, justru mengenakan jilbab.

Masjid Al Manar adalah satu dari 999 masjid yang dibangun Yayasan Amal Bhakti Muslim Pancasila pimpinan almarhum Presiden Soeharto. Mbak Tutut sedikit bercerita bagaimana yayasan itu terbentuk, pendanaan, dan gagasan membangun masjid dari Sabang sampai Merauke.

Bukan kali pertama Mbak Tutut mengingatkan warga untuk mengawal Pemilu. Sebelumnya, dalan kunjungan ke Pesantren Bahrul Ulum Tambak Beras, Jombang, dan usai panen raya di Kediri, Mbak Tutut juga mengutarakan hal serupa.
(poe)
Berita Terkait
Ini Dia 100 Tokoh Koperasi...
Ini Dia 100 Tokoh Koperasi Berpengaruh di Indonesia
Doa Bersama Mengenang...
Doa Bersama Mengenang Tokoh Pers Nasional Atmakusumah Asraatmadja
Top! Presiden Jokowi...
Top! Presiden Jokowi Terima Anugerah Perdamaian Internasional
Mantan Menteri Penerangan...
Mantan Menteri Penerangan Harmoko Meninggal Dunia
Istri Gubernur Sulawesi...
Istri Gubernur Sulawesi Tenggara Meninggal Dunia Terpapar Covid-19
Raja Pemecutan XI Wafat,...
Raja Pemecutan XI Wafat, Tokoh Spiritual Bali: Almarhum Selalu Gelar Open House saat Galungan
Berita Terkini
Jadi Saksi Dalam Sprindik...
Jadi Saksi Dalam Sprindik Baru, Kejagung Sebut Status Tersangka Febrie Adriansyah dari Polri Tak Gugur
Harlah ke-28 PKB, Panji...
Harlah ke-28 PKB, Panji Bangsa Gelar Turnamen Mini Soccer Inklusif
Kualitas Negara Hukum...
Kualitas Negara Hukum Terletak dari Kemampuan Aparat Menjaga Hati Nurani
Bakamla Gelar Latihan...
Bakamla Gelar Latihan Menembak di Perairan Dekat Pulau Galang
Gus Ipul Respons Wacana...
Gus Ipul Respons Wacana Cak Imin soal Pemimpin Baru PBNU: Baik untuk Didiskusikan
Kubu Roy Suryo: Saksi...
Kubu Roy Suryo: Saksi Ahli Polda Metro Jaya Tidak Paham UU ITE
Infografis
Profil Andi Saputra,...
Profil Andi Saputra, Hakim Ad Hoc Tipikor yang Sampaikan Dissenting Opinion Vonis Nadiem
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved