Survei CSIS: Jokowi-Ma'ruf Nyaris Kuasai Seluruh Wilayah

Kamis, 28 Maret 2019 - 14:04 WIB
Survei CSIS: Jokowi-Maruf...
Survei CSIS: Jokowi-Ma'ruf Nyaris Kuasai Seluruh Wilayah
A A A
JAKARTA - Survei Centre for Strategic and International Studies (CSIS) menunjukkan elektabilitas calon presiden-calon wakil presiden, Joko Widodo-KH Ma'ruf Amin masih di atas Prabowo Subianto-Sandiaga Salahuddin Uno.

Hasil survei juga menunjukkan Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin unggul di hampir seluruh wilayah di Indonesia.

"Cukup mencolok, Jokowi-Ma'ruf masih dominan, meskipun beberapa tempat akan terjadi persaingan yang cukup ketat," ujar peneliti CSIS, Arya Fernandes di kawasan Senayan, Jakarta, Kamis (28/3/2019).

Berdasarkan data survei CSIS, untuk pasangan Jokowi-Ma'ruf didapati untuk daerah DKI Jakarta sebesar 38,8%, Jawa Barat-Banten 47,4%, Jawa Tengah-Yogyakarta 70%, Jawa Timur 49,1%, Sumatera 37,3%, Kalimantan 64,6%, Sulawesi 47,9%, NTB-NTT-Bali 66,3%, Maluku-Papua 58,6%.

Sedangkan untuk pasangan Prabowo-Sandi didapati untuk daerah DKI Jakarta sebesar 30%, Jawa Barat-Banten 42,1%, Jawa Tengah-Yogyakarta 13,9%, Jawa Timur 23,1%, Sumatera 49,6%, Kalimantan 33,8%, Sulawesi 37,9%, NTB-NTT-Bali 24,8%, Maluku-Papua 27,1%.

Dari hasil tersebut, kata Arya, beberapa wilayah memiliki jarak kurang dari 10% atau bahkan 5%. Hal ini berpotensi menjadi persaingan cukup sengit bagi kedua pasangan calon.

"Misalnya di Jawa barat yang kontetasinya keras selisihnya hanya 5 persen, Jakarta juga akan kuat, sementara Jawa Timur dan Jawa Tengah masih cukup berat bagi penantang, kita lihat Sumatera masih akan bersaing ketat, Kalimatan masih jauh, Sulawesi juga akan sengit persanginya karena selisih kurang dari 10 persen, sementara di darah lain tejadi dominansi," tutur Arya.

Menurut Arya, ada responden di beberapa zona yang tidak menjawab dan merahasiakan jawabannya masih tinggi.Kondisi tersebut menjadi pekerjaan rumah bagi kedua pasangan calon untuk dapat meraup suara dari masyarakat yang belum menentukan.
"DKI Jakarta orang yang rahasia di 31,3 persen ,begitu juga Jawa timur masih tinggi 25 persen dan Jawa Tengah , ini menjadi satu lumbung perebutan keras karena orang yang akan rahasianya masih cukup tinggi," tuturnya.

Survei CSIS berlangsung pada 15-22 Maret 2019 dengan total responden 1.960 orang yang tersebar secara proporsional di 34 provinsi. Penarikan sampel menggunakan metode multistage random sampling dengan margin of error 2,21% pada tingkat kepercayaan 95%.
(dam)
Berita Terkait
Sejarah Pemilu di Indonesia...
Sejarah Pemilu di Indonesia dari Masa ke Masa, Info Penting untuk Tugas Sekolah
Survei: 62,2% Pendukung...
Survei: 62,2% Pendukung di 2019 Tetap Loyal Pilih Prabowo di Pilpres 2024
Survei Poltracking:...
Survei Poltracking: Mayoritas Pemilih Jokowi di Pilpres 2019 Dukung Ganjar-Mahfud
Penelitian: Partai Perindo...
Penelitian: Partai Perindo Sukses Curi Perhatian Masyarakat pada Pemilu 2019
Survei Poltracking,...
Survei Poltracking, Kembalinya Pendukung di 2019 Picu Prabowo-Gibran Menangi Jabar
Megawati Usul Tak Diubah,...
Megawati Usul Tak Diubah, Inilah Nomor Urut Parpol Peserta Pemilu 2019
Berita Terkini
Dugaan Keterkaitan Eks...
Dugaan Keterkaitan Eks Jampidsus dengan Sejumlah Kasus Korupsi Disorot
Febrie Adriansyah Belum...
Febrie Adriansyah Belum Putuskan Ajukan Praperadilan
Perhitungan Kerugian...
Perhitungan Kerugian Negara Dipertanyakan, Pengamat Dorong Reformasi Audit BPKP
Wamendagri: Indonesia...
Wamendagri: Indonesia Punya Satu Kesempatan Manfaatkan Bonus Demografi Menuju Negara Maju
Legislator Golkar: Ratifikasi...
Legislator Golkar: Ratifikasi Perjanjian Dagang Harus Berdampak Nyata bagi UMKM dan Industri
Kapolri dan Istri Tinjau...
Kapolri dan Istri Tinjau Bazar Kreasi Bhayangkari Nusantara, Dukung Penguatan UMKM
Infografis
Politikus Muslim Mulai...
Politikus Muslim Mulai Kuasai Politik AS, Sinyal Kebangkitan Islam di Paman Sam?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved