Khofifah Siap Beri Klarifikasi ke KPK soal Dugaan Jual Beli Jabatan di Kemenag

Sabtu, 23 Maret 2019 - 13:35 WIB
Khofifah Siap Beri Klarifikasi...
Khofifah Siap Beri Klarifikasi ke KPK soal Dugaan Jual Beli Jabatan di Kemenag
A A A
SURABAYA - Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa mengaku siap jika suatu ketika dipanggil Komisi Pemeriksaan Korupsi (KPK) terkait kasus dugaan jual beli jabatan di lingkungan Kementerian Agama (Kemenag). Orang nomor satu di Jatim akan memberi klarifikasi atas perkara yang menjerat mantan Ketua Umum PPP, Romahurmuzy tersebut. (Baca juga: Kiai Asep Bantah Beri Rekomendasi ke Romy soal Jabatan Kakanwil Kemenag Jatim)

Hal itu disampaikan Khofifah usai menghadiri HUT ke-39 Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Jatim di Gedung Negara Grahadi, Sabtu (23/3/2019). Khofifah dengan tegas menyatakan bahwa dirinya tidak mengenal secara personal dengan Kepala Kantor Wilayah Kemenag Jatim Haris Hasanuddin. Haris Hasanuddin sendiri juga menjadi tersangka dalam kasus ini.

“Tidak boleh ada jual beli jabatan dan saya siap untuk memberi klarifikasi. KPK harus disupport dalam rangka membangun kepercayaan masyarakat,” ujarnya.

Terkait pernyataan Rommy, panggilan akrab Ketua Umum PPP, Romahurmuzy yang menyebut dirinya ikut merekomendasikan nama Haris sebagai Kepala Kantor Wilayah Kemenag Jatim, Khofifah meminta agar hal itu ditanyakan ke Rommy.

“Silahkan tanya ke Rommy rekomendasi dalam bentuk apa yang saya sampaikan. Saya juga kaget. Silahkan konfirmasi ke Rommy. Saya berkomitmen membangun pemerintahan yang bersih dan itu sudah saya sampaikan pada saat debat (Debat Pilgub Jatim 2018,” timpal Khofifah.

Ketua Umum PP Muslimat NU ini mengaku mengenal Kepala Kantor Wilayah Kemenag Jatim Haris Hasanuddin saat dia menjabat Kepala Kantor Kemenag Surabaya.

Khofifah juga mengaku pernah bertemu dengan Haris. Misalnya saat setelah dilantik menjadi Gubernur Jatim dan minta audiensi di Gedung Negara Grahadi. “Waktu itu saya terima dia yang datang bersama tim. Dan saya juga terima Pak Haris dengan tim,” tandasnya.
(sms)
Berita Terkait
Ditangkap KPK, Ini Tiga...
Ditangkap KPK, Ini Tiga Kontroversi Bupati Penajam Paser Utara
Breaking News: KPK Gelar...
Breaking News: KPK Gelar OTT Jakarta dan Bekasi, Pejabat Negara Ditangkap
KPK Umumkan 3 OTT, 25...
KPK Umumkan 3 OTT, 25 Orang Ditangkap
OTT Hanya Dua Kali dalam...
OTT Hanya Dua Kali dalam 6 Bulan, KPK: Penjahatnya Lebih Pintar
OTT di Jakarta dan Semarang,...
OTT di Jakarta dan Semarang, KPK Amankan Pejabat Perkeretaapian
Hanya Tangkap 5 Orang,...
Hanya Tangkap 5 Orang, KPK Akui Tak Banyak OTT Sepanjang Semester I 2022
Berita Terkini
KPK Perpanjang Penahanan...
KPK Perpanjang Penahanan Eks Wamen Imipas Silmy Karim Cs selama 40 Hari
Prabowo Teken UU Polri,...
Prabowo Teken UU Polri, Pakar Optimistis Kepolisian Jadi Institusi yang Modern dan Presisi
6 Poin Pernyataan Roy...
6 Poin Pernyataan Roy Suryo dan Dokter Tifa setelah Penahanan Ditangguhkan
Tim Hukum Merah Putih:...
Tim Hukum Merah Putih: Tawaran RJ untuk Roy Suryo dan Dokter Tifa Bukan Ajakan Jokowi
Bukan Sekadar Insinyur,...
Bukan Sekadar Insinyur, Alumni ITS Didorong Kuasai Kepemimpinan dan Finansial
Roy Suryo-Tifa Tak Ditahan,...
Roy Suryo-Tifa Tak Ditahan, Relawan Jokowi: Ini Bukan Akhir dari Segalanya
Infografis
Ribuan Pejuang Asing...
Ribuan Pejuang Asing di Timur tengah Siap Bergabung ke Hizbullah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved