Dewan Pers: Kita Akan Sentil Pemrednya Jika Sajikan Informasi Hoaks

Jum'at, 22 Maret 2019 - 21:52 WIB
Dewan Pers: Kita Akan...
Dewan Pers: Kita Akan Sentil Pemrednya Jika Sajikan Informasi Hoaks
A A A
JAKARTA - Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf kembali menggelar Jumat Jempol bertema 'Media di Tengah Dinamika Politik 2019' di kawasan SCBD, Jakarta Selatan, Jumat (22/3). Media harus menjadi penengah dari media sosial yang tidak bisa dicari kebenarannya.

Ketua Dewan Pers, Stanley Yoseph Adi mengatakan, jelang pemilihan umum (Pemilu) serentak 17 April mendatang, informasi mengenai politik begitu ramai. Bahkan, informasi yang bersumber dari media cenderung berpihak kepada salah satu calon presiden dan wakil presiden (capres-cawapres).

Menurutnya, hal itu tidak bisa disalahkan lantaran banyak pemimpin media yang ikut dalam politik. Kendati demikian, lanjut Yoseph, media produk jurnalis bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya lantaran ada cek and ricek didalamnya. Berbeda dengan media sosial yang kebenarannya tidak bisa diverifikasi.

"Media sosial itu katanya-katanya. Banyak akun palsu dan buzer. Itu yang harus diawasi. Media jurnalistik harus ada di tengah menggambarkan ini loh yang benar," kata Yoseph saat menjadi pembicara dalam diskusi Jumat jempol di lokasi.
Yoseph menjelaskan, media produk jurnalistik itu memberikan informasi yang dikonformasi, verifikasi dan ada efek tanggungjawab. Misalnya saja pada media cetak. Wartawan sebelum menyajikan suatu berita tentunya harus mengumpulkan terlebih dahulu, mengecek dan memverifikasi kebenarannya.

Kemudian, lanjut Yoseph, dikirimkan ke redaktur untuk diedit dan diteruskan kepada redaktur pelaksana untuk dicek kembali. Lalu terakhir dicek semua kebenarannya oleh Pemimpin Redaksi (Pemred).

"Nah kalau medsos bukan produk jurnalistik. Tidak ada itu proses pengecekan. Kalau media jurnalistik, Kami di dewan pers akan menyentil Pemrednya kalau menyajikan informasi hoaks," tegasnya.
(pur)
Berita Terkait
Ciptakan Komunikasi...
Ciptakan Komunikasi Publik Efektif, Kominfo Ajak Masyarakat Tangkis Hoaks Bersama
Kominfo Sebut Hoaks...
Kominfo Sebut Hoaks Pemilu 2024 Lebih Rendah Dibanding Tahun 2019
Masyarakat Diimbau Berperan...
Masyarakat Diimbau Berperan Aktif Cegah Penyebaran Hoaks Pemilu 2024
Penyebaran Berita Hoaks...
Penyebaran Berita Hoaks Meningkat, Tertinggi Terkait Isu Politik
Jelang Pemilu 2024,...
Jelang Pemilu 2024, Rektor IPB Ajak Hindari Polarisasi dan Penyebaran Hoaks
Penelitian: Partai Perindo...
Penelitian: Partai Perindo Sukses Curi Perhatian Masyarakat pada Pemilu 2019
Berita Terkini
PB PMII Serukan Persatuan...
PB PMII Serukan Persatuan Nasional, Kembalikan Intelektualitas Jadi Navigasi Gerakan
Qodari: Stimulus Tarif...
Qodari: Stimulus Tarif Transportasi Dikucurkan saat Libur Sekolah dan Nataru
Kejagung Segel Gudang...
Kejagung Segel Gudang Motor Listrik Milik BGN di Bogor
KPK Telusuri Dugaan...
KPK Telusuri Dugaan Aliran Uang Kasus Kuota Haji dari Kemenag ke Pansus DPR
Dharma Pongrekun Gugat...
Dharma Pongrekun Gugat UU Kesehatan, Berharap Hakim MK 'Diketuk Hatinya oleh Tuhan'
Prabowo Apresiasi Pelaksanaan...
Prabowo Apresiasi Pelaksanaan Haji 2026, Beri Catatan Ini untuk Tahun Depan
Infografis
Jika Diinvasi Barat,...
Jika Diinvasi Barat, Rusia Pastikan Gunakan Senjata Nuklir
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved