Dekati Pemilu-Pilpres 2019, Almisbat Ingatkan Pemerintah Soal Swasembada

Selasa, 19 Maret 2019 - 17:07 WIB
Dekati Pemilu-Pilpres...
Dekati Pemilu-Pilpres 2019, Almisbat Ingatkan Pemerintah Soal Swasembada
A A A
JAKARTA - Anggota Dewan Pertimbangan Nasional Almisbat dan pemerhati pertanian serta agraria, Syaiful Bahari menjelaskan, kisruh dan kenaikan harga bawang putih sebenarnya bukan isu baru. Tahun 2017 harga bawang putih sempat tembus Rp60.000/kg, selanjutnya di tahun 2018 naik kembali sampai Rp40.000/kg.

"Kali ini naik kembali meskipun sejak awal Februari 2019 sudah pernah kami ingatkan ada pergerakan naiknya harga bawang putih karena impor bawang putih oleh swasta terhambat RIPH (Rekomendasi Impor Produk Hortikultura), namun Kementan selalu menyangkal dan bahkan menunjukan kesuksesan program swasembada bawang putih yang digadang-gadangnya," kata Syaiful Bahri, Selasa (19/3/2019).

Syaiful menjelaskan, RIPH sebagai persyaratan mendapatkan izin impor bawang putih seharusnya sudah dikeluarkan Kementan di Desember 2018 atau awal Januari 2019. Tetapi karena ketentuan wajib tanam yang harus diselesaikan oleh importir dan peraturan wajib tanam semakin diperberat, akibatnya hanya segelintir pengusaha yang siap mengajukan permohonan RIPH.

"Itu pun sampai pertengahan Maret belum ada tanda-tanda swasta diberi RIPH, padahal harga bawang putih semakin melambung tinggi di pasar. Kami pun sudah memperingatkan ini mau Pemilu dan Pilpres, stok bawang putih harus aman sehingga harga tetap stabil, tapi suara kami enggak didengar," sambung Syaiful.

Menurutnya, penunjukan Bulog untuk impor bukan jalan keluar terbaik, meskipun demi efektifitas penurunan harga jangka pendek, terkadang diperlukan intervensi langsung oleh pemerintah. Untuk kasus bawang putih ini beda. Sudah ada sistem dan skema import bawang putih yang diperankan swasta, dan sebagian swasta sudah menjalankan kewajibannya baik seluruhnya atau sebagian meskipun dengan biaya yang tidak sedikit.

"Kenaikan harga bawang putih saat ini bukan disebabkan harga di negara asal China lagi tinggi seperti tahun 2016-2017 atau tidak ada swasta yang mampu mengimpor, tetapi kenaikan tersebut dipicu oleh regulasi RIPH yang semakin memberatkan swasta untuk mengimpor bawang putih," tuturnya.

"Ketika harga tidak terkendali pemerintah panik dan Bulog lagi yang dibebankan untuk stabilisasi harga. Padahal Bulog masih mempunyai tanggung jawab di komoditas strategis lainnya, seperti penyerapan gabah dan jagung petani," tambahnya.

Karenanya sambung Syaiful, soal bawang putih ini sudah saatnya harus ditangani secara komprehensif dan transparan. Jangan kita membuat kebijakan atau program yang menjebak diri kita sendiri. Program swasembada tetap harus didukung tapi lihat konteksnya, , tepat apa tidak. Jangan dipaksakan kalau memang belum siap. Apalagi pernah dalam satu media disebutkan anggaran untuk swasembada bawang putih mencapai Rp5 triliun. Belum lagi dana yang sudah dikeluarkan swasta untuk wajib tanam.

"Buktinya sampai sekarang kita tetap impor dalam jumlah besar dan harga tidak terkendali. Lebih baik Kementan memprioritaskan komoditi hortikultura lainnya yang lebih potensial bisa dikembangkan dan bila perlu menjadi eksportir terbesar di dunia," pungkasnya.

Sebelumnya, Rapat koordinasi terbatas (Rakortas) Kemenko Perekonomian yang langsung dipimpin Darmin Nasution, Senin 18 Maret 2019, telah memerintahkan Bulog untuk segera mengimpor bawang putih karena harga bawang putih semakin naik diharga Rp40.000 sampai Rp45.000/kg supaya harga bisa turun lagi di kisaran Rp25.000/kg.
(maf)
Berita Terkait
Pemerintah Terus Pantau...
Pemerintah Terus Pantau Kondisi PPKS di BRSLU Budhi Dharma Bekasi
Busyro Muqoddas: Kesejahteraan...
Busyro Muqoddas: Kesejahteraan Hakim Buruk Bakal Untungkan Investor Asing
Anies Harap Tenaga Kesejahteraan...
Anies Harap Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan Jadi Solusi Masalah Sosial di Jakarta
Penghubung Pemangku...
Penghubung Pemangku Kebijakan dengan Perusahaan Demi Kesejahteraan Sosial
Wujudkan Kesejahteraan...
Wujudkan Kesejahteraan Masyarakat, Kemenhut Komitmen Perkuat Perhutanan Sosial
Warga yang Terjaring...
Warga yang Terjaring Razia PMKS Bakal Dicoret Sebagai Penerima Bansos
Berita Terkini
Prabowo Cerita di Depan...
Prabowo Cerita di Depan Modi, Mengaku Punya DNA India
Momen Prabowo Beri Angklung...
Momen Prabowo Beri Angklung ke Presiden Narendra Modi Jadi Bukti Simbol Persahabatan
Prabowo Minta Dibentuk...
Prabowo Minta Dibentuk Satgas Akademisi, Begini Reaksi Mendiktisaintek
PTUN Jakarta Kabulkan...
PTUN Jakarta Kabulkan Gugatan Pegawai Kemenham ke Natalius Pigai
Polisi Tetapkan 32 Tersangka...
Polisi Tetapkan 32 Tersangka Kasus Dugaan Haji Ilegal, Kerugian Rp116 Miliar
Inovasi AI Sampah Semarang...
Inovasi AI Sampah Semarang Raih Guangzhou Award 2026
Infografis
Pemerintah Tetapkan...
Pemerintah Tetapkan 25 Hari Libur dan Cuti Bersama di Tahun 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved