Pemberdayaan Perempuan di Dunia Kerja Dinilai Perlu Ditingkatkan

Kamis, 14 Maret 2019 - 20:02 WIB
Pemberdayaan Perempuan...
Pemberdayaan Perempuan di Dunia Kerja Dinilai Perlu Ditingkatkan
A A A
JAKARTA - Keterlibatan aktif perempuan pada posisi strategis di lingkungan kerja terus didorong sebagai isu prioritas baik secara global maupun nasional. Kesempatan bagi perempuan berkembang dan berkarya dengan kemampuan terbaik mereka harus terus didukung.

Plt Deputi Bidang Koordinasi Perlindungan Perempuan dan Anak Kementerian Pemberdayaan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK), Ghafur Dharmaputra mengatakan, dibutuhkan dukungan besar agar perempuan mendapatkan hak yang sama dengan laki-laki untuk terus berkarier di berbagai bidang, termasuk politik, pendidikan, wirausaha hingga perusahaan.

"Pemahaman tentang pengarusutamaan gender perlu ditingkatkan agar perempuan Indonesia dapat berkontribusi secara nyata. Bentuk dukungan yang dibutuhkan termasuk implementasi perspektif gender melalui kebijakan dan inisiatif di lingkungan kerja," katanya di hadapan peserta seminar International Women Leadership Conference di Kantor Kementerian Koordinator PMK, Jakarta, Kamis (14/3/2019).

"Kami mengapresiasi perusahaan yang telah menerapkan komitmen terhadap kesetaraan gender secara nyata. Harapan kami, ke depan akan semakin banyak pihak yang memberikan dukungan kepada perempuan di lingkungan kerja termasuk terus melakukan edukasi tentang pengarusutamaan gender secara luas," ujar Ghafur.

Untuk itu, Danone Indonesia memberikan dukungan kepada kaum perempuan, antara lain melalui program mentoring karier, kebijakan cuti melahirkan yang lebih panjang hingga fasilitas ramah bagi ibu dan anak.

Berbagai inisiatif ini telah mendorong lebih banyak karyawan perempuan mendapatkan kesempatan bertumbuh secara profesional hingga mencapai posisi direksi dan eksekutif di Danone, baik di Indonesia maupun berbagai negara.

"Meneruskan semangat keberagaman inklusif, Danone di Indonesia telah dan akan terus berkomitmen menerapkan berbagai kebijakan yang mendukung kesetaraan gender. Mulai dari kesetaraan angka pekerja perempuan dan laki-laki hingga fasilitas yang mendukung keluarga khususnya pada masa melahirkan dan 1.000 Hari Pertama Kehidupan. Salah satu capaian kami di bidang ini adalah 40 persen posisi direksi di perusahaan kami telah diisi perempuan," ujar CEO Danone Specialized Nutrition Indonesia, Connie Ang.

Sebagai wujud komitmen terhadap kesetaraan gender, Danone secara global ingin memastikan keterwakilan perempuan di level eksekutif 30 persen dan 42 persen di level direksi dapat tercapai pada 2020.

Untuk itu, berbagai inisiatif lain juga telah dilakukan Danone di Indonesia dalam menciptakan lingkungan yang mendukung perempuan untuk bekerja, antara lain melalui kesetaraan program kesempatan karier dan mentoring bagi karyawan laki-laki dan perempuan, kebijakan cuti melahirkan, serta fasilitas ramah keluarga.

Connie menuturkan, selama tiga tahun Danone bekerja sama dengan UN Women menerapkan kampanye HeforSHe, sebuah gerakan solidaritas global dimana laki-laki berkomitmen untuk membantu penerapan kesetaraan gender.

Di dalam perusahaan, Danone memberikan program mentoring karir kepada pekerja perempuan dalam program EVE. Danone menerapkan Parental Policy karena memahami kebutuhan orang tua bekerja, termasuk 2000 karyawan perempuan yang bekerja di Danone Indonesia.

"Kami merupakan salah satu perusahaan pertama yang memberikan kebijakan cuti melahirkan selama 6 bulan bagi karyawan perempuan dan 10 hari untuk karyawan laki-laki. Selain itu, dalam mendukung tumbuh kembang anak, kami menyediakan fasilitas ruang ibu menyusui dan memberikan pilihan kerja dengan jam yang flexible," katanya.

"Berbagai inisiatif ini kami hadirkan karena kami sangat mendukung pemberian ASI eksklusif bagi anak, serta untuk memastikan bahwa orang tua tetap dapat menghabiskan waktu dan memantau tumbuh kembang anak walau berkarir di perusahaan," jelas Connie, yang merupakan Presiden Direktur perempuan pertama untuk kategori bisnis Specialized Nutrition di Indonesia.
(maf)
Berita Terkait
Orami Inisiasi Pemberdayaan...
Orami Inisiasi Pemberdayaan Ibu di Masa Sulit
Menteri PPPA Apresiasi...
Menteri PPPA Apresiasi Pemberdayaan Perempuan di Sulsel
Gerakan Pemuda Ganjar...
Gerakan Pemuda Ganjar Gowa Gelar Pelatihan Membuat Kerupuk Bawang
Rakernas KPPI Dorong...
Rakernas KPPI Dorong Kementerian PPPA Jadi Kementerian Koordinator
Berdayakan Ibu-ibu,...
Berdayakan Ibu-ibu, Mak Ganjar Gelar Pelatihan Membuat Roti Jadul
Ganjar Bicara Peran...
Ganjar Bicara Peran Politik Perempuan pada Kongres Perempuan Nasional
Berita Terkini
Kelakar Jenderal Sigit:...
Kelakar Jenderal Sigit: Selesai Jadi Kapolri, Saya Gantian Jadi Aktivis
Prabowo Dinilai Mampu...
Prabowo Dinilai Mampu Jaga Keamanan RI Hadapi Dinamika Geopolitik Global
5 Berita Hukum Pekan...
5 Berita Hukum Pekan Ini: Dadan Hindayana dan Silmy Karim Tersangka Korupsi, Noel Divonis 4,5 Tahun Penjara
Tata Kelola Saja Tidak...
Tata Kelola Saja Tidak Cukup, Gus Mashum: NU juga Butuh Tata Krama
DPR Tunggu Hasil Pembahasan...
DPR Tunggu Hasil Pembahasan Tim Perumus Buruh dan Apindo untuk RUU Ciptaker
Dasco Sebut Satgas Mulai...
Dasco Sebut Satgas Mulai Gelar Rapat Antisipasi Gelombang PHK Pekan Depan
Infografis
10 Universitas Paling...
10 Universitas Paling Diminati di SNBT 2026, UI Paling Favorit
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved