Tokoh Lintas Agama: Perbedaan Politik Jangan Rusak Persatuan Bangsa

Kamis, 14 Maret 2019 - 15:56 WIB
Tokoh Lintas Agama:...
Tokoh Lintas Agama: Perbedaan Politik Jangan Rusak Persatuan Bangsa
A A A
JAKARTA - Tokoh lintas agama yang tergabung dalam Inter Religious Council (IRC) Indonesia menyampaikan seruan bersama untuk pemilu damai dan beradab.

Ketua Dewan Kehormatan Inter-Religious Council (IRC) Indonesia Din Syamsuddin menjelaskan seruan tersebut penting karena Pemilu 2019 menjadi agenda demokrasi penting.

Pemilu dikatakannya menjadi sarana bagi bangsa Indonesia untuk mewujudkan cita-cita nasionalnya. "Para tokoh lintas agama mengajak seluruh keluarga besar bangsa untuk mewujudkan pemilu damai rukun, berkualitas, beradab dan demokratis," kata Din dalam jumpa pers para tokoh lintas agama, di Kantor CDCC, Jakarta, Kamis (14/3/2019).

Din mengatakan, perbedaan politik jangan sampai mengganggu, merusak, hingga menggoyakahkan sendi-sendi persatuan dan kesatuan bangsa.

"Bersainglah secara sehat. Ini hanya perlombaan, jangan menampilkan ketegangan," tuturnya.

Dalam acara itu ikut hadir dan menandatangani dari perwakilan Majelis Ulama Indonesia (MUI), Nahdlatul Ulama, Muhammadiyah, Persekutuan Gereja-Gereja Indonesia (PGI), Konferensi Waligereja Indonesia (KWI), Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI), Persatuan Umat Budha Indonesia (Permabudhi), Majelis Tinggi Agama Khonghucu Indonesia (Matakin), Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (Aman) serta para mahasiswa dan masyarakat umum lintas agama se Jabodetabek juga perwakilan negara sahabat.

Berikut seruan bersama para tokoh lintas agama berikut:


Menyerukan kepada keluarga besar bangsa agar tidak terjebak dalam pertikaian yang hanya akan membawa perpecahan bangsa

Menyerukan kepada Keluarga Besar Bangsa agar menggunajan hak pilihnya secara bertanggung jawab demi kelangsungan kehidupan bangsa dan peningkatan kesejahteraan rakyat serta terwujudnya keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia

Menyerukan kepada Keluarga Besar Bangsa agar menjadikan pemilu yang damai, berkualitas, beradab dan demokratis. Untuk itu diserukannagar semua pihak dapat menahan diri dari perilaku yang menebar kebencian, permusuhan dan pertentangan baik dalam ucapan maupun perbuatan

Menyerukan kepada Keluarga Besar Bangsa agar walaupun berbeda pilihan politik namun tetap mengutamakan persaudaraan, kerukunan, persatuan dan kesatuan bangsa

Menyerukan kepada peserta Pemilu, Capres-Cawapres, partai politik, caleg beserta tim sukses dan para pendukungnya agar bersaing secara sehat dan tidak melanggar ketentuan hukum dan preraturan perundang-undangan yang berlaku, khususnya tentang tidak melakukan kampanye dalam bentuk apapun di rumah ibadat dan lembaga pendidikan

Menyerukan kepada segenap penyelenggara, pengawas, petugas, pengamanan pemilu harus bertindak adil, jujur, tegas dalam menjalankan tugas dan fungsi sesuai peranannnya masing-masing

Menyerukan kepada semua pihak baik penyelenggara peserta maupun rakyat pemilih dalam pemilu agar menghindari praktek politik uang. Karena politik uang sangat dihindari semua agama

Menyerukan kepada segenap seluruh umat beragama khususnya para pimpinan dan tokoh agama untuk ikut menciptakan suasana aman dan damai sebelum, selama dan setelah Pemilu berlangsung serta tidak terhasut ajakan dan ujaran yang dapat menimbulkan perpecahan bangsa.
(dam)
Berita Terkait
Sejarah Pemilu di Indonesia...
Sejarah Pemilu di Indonesia dari Masa ke Masa, Info Penting untuk Tugas Sekolah
Penelitian: Partai Perindo...
Penelitian: Partai Perindo Sukses Curi Perhatian Masyarakat pada Pemilu 2019
Megawati Usul Tak Diubah,...
Megawati Usul Tak Diubah, Inilah Nomor Urut Parpol Peserta Pemilu 2019
Survei: 62,2% Pendukung...
Survei: 62,2% Pendukung di 2019 Tetap Loyal Pilih Prabowo di Pilpres 2024
Penyerahan Data Pemilu...
Penyerahan Data Pemilu 2019
Komeng Memimpin di Quick...
Komeng Memimpin di Quick Count KPU sebagai Caleg DPD Jabar, Netizen Girang
Berita Terkini
Soal Biaya Lepas Status...
Soal Biaya Lepas Status WNI Rp5 Juta, Menkum Supratman: Kami Kaji Kembali
Sangkal Ada Tren Kenaikan...
Sangkal Ada Tren Kenaikan Lepas Kewarganegaraan, Menkum: Yang Ingin Jadi Warga Negara Lebih Banyak
Mendagri Tito Tegaskan...
Mendagri Tito Tegaskan Kualitas Pelayanan Publik Merupakan Kunci Negara Bisa Bertahan
Bila Mangkir Pemeriksaan,...
Bila Mangkir Pemeriksaan, Febrie Adriansyah Bisa Dijemput Paksa
Tegaskan Pelimpahan...
Tegaskan Pelimpahan Kasus Febrie Adriansyah dari Polri Sah, Jamwas Kejagung: Pernah Dilakukan di Perkara Asabri
Dilantik Jadi Jampidsus,...
Dilantik Jadi Jampidsus, Kuntadi Janji Tuntaskan Kasus Besar hingga Evaluasi Perkara
Infografis
Deretan Tokoh Bangsa...
Deretan Tokoh Bangsa Lulusan Pesantren, Ada Gus Dur hingga Haedar Nashir
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved