GNI Jadi Pusat Dokumentasi dan Riset Seni Rupa Tanah Air

Minggu, 13 Januari 2019 - 12:01 WIB
GNI Jadi Pusat Dokumentasi...
GNI Jadi Pusat Dokumentasi dan Riset Seni Rupa Tanah Air
A A A
Galeri Nasional Indonesia (GNI) sebagai institusi budaya yang dirintis sejak 1960-an, semakin mengukuhkan eksistensinya sebagai tempat pameran seni rupa yang representatif.

Pada 2019, GNI mempunyai tugas besar, salah satunya sebagai pusat dokumentasi dan riset seni rupa Tanah Air. Sekretaris Direktorat Jenderal Kebudayaan Kemendikbud Sri Hartini mengatakan, cita-cita ini bisa segera terwujud apabila GNI bisa merangkul semua lapisan masyarakat, bergandeng tangan untuk membuat sebuah ekosistem yang kuat.

Hal ini sangat penting untuk mendukung berbagai program dan kegiatan GNI, seperti melaksanakan kajian, pengumpulan, pelestarian, perawatan, pengamanan, kemitraan, edukasi, pembinaan dan publikasi berbagai karya seni rupa.

“Saya memberikan apresiasi tinggi, karena GNI terus berupaya menjalani fungsi dan tanggung jawab dengan baik. Namun kembali ke soal seni, kami sebetulnya sudah lama punya mimpi besar, galeri ini dijadikan sebagai pusat,” ungkap Sri dalam siaran pers yang di te rima KORAN SINDO belum lama ini.

Hal senada juga disampaikan Kepala GNI Pustanto yang menilai 2019 merupakan waktu untuk GNI berproses menjadi pusat dokumentasi dan riset seni rupa di Indonesia. Dengan seabrek pekerjaan rumah yang diberikan untuk membangun sebuah ekosistem, sejak 2018 GNI telah berupaya membuat aneka ragam program untuk meningkatkan apresiasi masyarakat di bidang seni rupa, serta mewadahi potensi seniman untuk menggelar karya-karya dengan prinsip kurasi dan manajemen pameran yang baik.

“GNI tugasnya bukan sekadar tempat pameran, tapi bagaimana masyarakat datang ke sini dan menjadikan GNI pusat dokumentasi serta riset tentang seni rupa. Lebih dari itu, kita juga ingin Galeri Nasional menjadi rumah berkarya bagi kawankawan seniman,” ungkapnya.

Sepanjang 2018, GNI telah melaksanakan tugas dan fungsi yang diwujudkan dalam berbagai program, di antaranya pameran, pelayanan edukasi, publikasi, kemitraan seputar karya seni rupa dan eksistensi GNI, perawatan koleksi (konservasi dan restorasi), serta akuisisi dan hibah.

Pada pameran tetap, GNI menampilkan sekitar 115 dari 1.890 karya koleksi permanen GNI yang menjadi koleksi negara. Karya yang dipamerkan telah melalui kurasi oleh kurator GNI, yaitu Suwarno Wisetrotomo, Citra Smara Dewi, Bayu Genia Krisbie, dan Teguh Margono.

Pameran yang digelar pun telah dikunjungi dan diapresiasi oleh 97.025 pengunjung. Sementara sebanyak 27 pameran temporer (pameran tunggal atau pun bersama) telah dilaksanakan dengan baik di GNI dengan menampilkan 1.637 karya hasil olah artistik 801 seniman, baik dalam maupun luar negeri.
(don)
Berita Terkait
Bangun dan Revitalisasi...
Bangun dan Revitalisasi Sistem Pendidikan Seni dan Budaya lewat ODA
Menghidupkan Budaya...
Menghidupkan Budaya dan Kebersamaan dalam Bedhayan Topeng Abdi Sekartaji
Art Love U Fest 2024:...
Art Love U Fest 2024: Bertemunya Seni dan Cinta di JDC
Indonesia Bertutur 2024,...
Indonesia Bertutur 2024, Upaya Perkuat Ekosistem Budaya
Napak Jagat Nusantara...
Napak Jagat Nusantara Penampil Utama dalam Gelaran Seni Budaya untuk Meriahkan Rangkaian HUT ke-79 TNI
Pecah, Puluhan Ribu...
Pecah, Puluhan Ribu Orang Padati Sakura Matsuri 2025 di Jababeka
Berita Terkini
Vesak Festival 2026,...
Vesak Festival 2026, Stafsus Menag Doakan Presiden Prabowo Diberi Kekuatan Memimpin Bangsa
Relawan Sebut Prabowo...
Relawan Sebut Prabowo Sedang Memimpin Perang Besar Melawan Mafia Ekonomi dan SDA
Ajakan Tobat Ekologis...
Ajakan Tobat Ekologis Menteri Jumhur Sangat Tepat dan Relevan
KPK Sebut Penerimaan...
KPK Sebut Penerimaan Murid Baru Masih Dibayangi Pungli
Ditetapkan Tersangka...
Ditetapkan Tersangka oleh KPK, Bupati Cilacap Syamsul Ajukan Praperadilan
Langkah Berani Kejagung...
Langkah Berani Kejagung Sentuh Korupsi MBG Jadi Sinyal Kuat Penegakan Hukum Tanpa Impunitas
Infografis
Piala Dunia 2026: Panggung...
Piala Dunia 2026: Panggung Terakhir Messi-Ronaldo dan Lahirnya Era Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved