KPU Tolak Perbaikan Visi-Misi Paslon Prabowo-Sandiaga

Jum'at, 11 Januari 2019 - 21:12 WIB
KPU Tolak Perbaikan...
KPU Tolak Perbaikan Visi-Misi Paslon Prabowo-Sandiaga
A A A
JAKARTA - Komisi Pemilihan Umum (KPU) menolak upaya perbaikan visi-misi calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres). Ketua KPU Arief Budiman menyatakan dokumen visi-misi yang sah dan diterima KPU adalah saat pendaftaran capres-cawapres pada 10 Agustus 2018 lalu.

"Jadi tidak boleh memperbarui visi-misi. Jangan menggunakan istilah itu (ditolak), istilahnya adalah KPU menerima seluruh dokumen pendaftaran pada masa pendaftaran (capres). Nah dokumen pendaftaran itu salah satunya visi-misi," ujarnya di Gedung KPU Jakarta, Jumat (11/1/2019).

Sebelumnya, pasangan capres-cawapres nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno mengubah visi-misi yang sebelumnya diserahkan kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU). Pihaknya sudah menjelaskan ke Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga, dokumen visi-misi merupakan bagian dari dokumen saat pendaftaran capres.

Begitupun dengan Komisioner KPU Wahyu Setiawan yang menyatakan dokumen visi-misi program itu bagian yang tidak terpisahkan dari dokumen pencalonan capres-cawapres.

"Tahapan itukan sudah berlalu dan sudah kita publikasikan melalui website KPU juga alat peraga sosialisasi yang lain kepada masyarakat luas untuk diketahui, begitu," jelasnya.

KPU juga, sambungnya, sudah memberi waktu untuk memperbaiki dokumen visi-misi. "Dokumennya sudah tidak bisa diubah. Kalau konteks dokumen resmi sudah tidak bisa. Tetapi dalam konteks gagasan-gagasan, ide-ide baru itu disampaikan kepada masyarakat tentu saja itu hak pasangan calon," paparnya.

Wahyu kembali menegaskan dalam regulasi KPU, dokumen visi-misi merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari dokumen pencalonan presiden dan wakil presiden yang tahapannya sudah berlalu.

"Dalam berkampanye, boleh saja memaparkan gagasan yang baru. Itu menjadi hak calon presiden dan calon wakil presiden untuk berkomunikasi kepada masyarakat," tegasnya.

Oleh karena itu, paslon Prabowo-Sandi dipastikan tetap tidak bisa mengubah dokumen visi-misi yang sudah diberikan kepada pihak KPU. "Dalam bentuk dokumen resmi (tidak bisa diubah). Dan kenapa tidak boleh diubah (visi-misi), karena itu bentuk bagian dari tahapan pencalonan yang sudah terlewati," katanya.

Sementara itu, Ketua DPP Partai Gerindra, Ahmad Riza Patria mengatakan tidak ada perubahan visi dan misi. Apa yang disampaikan pada KPU merupakan dokumen visi, misi, dan program yang sebelumnya diminta KPU agar siap pada tanggal 9 Januari 2019. Di mana KPU berencana melakukan sosialisasi visi, misi, dan program pasangan calon.

"Itu sebenarnya adalah yang sebelumnya ide dari KPU agar ada penyampaian visi, misi, dan program. Itu untuk acara tanggal 9, tapi kan dibatalkan sama KPU. Padahal kita sudah siapkan," ucapnya.

Riza mengatakan dengan begitu tidak tepat bila dikatakan ada revisi visi dan misi. Dia mengklaim visi dan misi yang ada di KPU sejak awal tetap menjadi dokumen yang secara aturan sah diserahkan ke KPU.

"Saya sudah cek ke KPU dan teman-teman, tidak ada penolakan visi-misi. Visi-misi itu kan sudah ada aturannya sudah disampaikan sebelumnya. Tidak ada revisi setelah batas waktunya. Jadi tidak ada penolakan visi-misi dari tim ke KPU," tegasnya.
(kri)
Berita Terkait
Sirekap Ngebug, Warganet...
Sirekap Ngebug, Warganet Skeptis dengan Kemampuan Tim IT KPU
Calon Anggota KPU Ini...
Calon Anggota KPU Ini Dicecar DPR soal Ratusan Petugas KPPS Meninggal
Resmi! Prabowo-Gibran...
Resmi! Prabowo-Gibran Menang Pilpres 2024
Punya Harta Rp9 Miliar,...
Punya Harta Rp9 Miliar, Intip Isi Garasi Ketua KPU Hasyim Asy'ari
Diduga Ada Kecurangan...
Diduga Ada Kecurangan Hitung Suara Sirekap, Ini Daftar Link Lapornya
Luncurkan Tahapan Pemilu...
Luncurkan Tahapan Pemilu 2024, KPU Minta Semua Pihak Bantu Sukseskan Pemilu
Berita Terkini
KontraS Kritik Tuntutan...
KontraS Kritik Tuntutan 2,5 Tahun Penjara untuk Terdakwa Penyiraman Andrie Yunus
Revisi UU Polri, Menteri...
Revisi UU Polri, Menteri Pigai Usulkan Sejumlah Jabatan Utama Bisa Diisi Sipil
Film Pesta Babi Bergeser...
Film Pesta Babi Bergeser dari Kritik Sosial Jadi Instrumen Kampanye Disintegrasi Papua
KPK Angkut Moge, Mobil...
KPK Angkut Moge, Mobil Mewah, dan Sepeda usai Geledah Rumah Silmy Karim
Ancam 6 Juta Tenaga...
Ancam 6 Juta Tenaga Kerja, Wacana Kemasan Polos Harus Dibatalkan
DPR Minta KAI Bereskan...
DPR Minta KAI Bereskan Dulu Konektivitas Sebelum Bangun Jalur Kereta Aceh-Lampung
Infografis
El Clasico di Tanah...
El Clasico di Tanah Borneo: Misi Persija Putus Dominasi Persib
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved