Jokowi Yakin Kenaikan Anggaran PKH Pangkas Angka Kemiskinan

Jum'at, 11 Januari 2019 - 10:09 WIB
Jokowi Yakin Kenaikan...
Jokowi Yakin Kenaikan Anggaran PKH Pangkas Angka Kemiskinan
A A A
JAKARTA - Pemerintah terus berupaya meningkatkan anggaran untuk kesejahteraan masyarakat. Salah satunya melalui Program Keluarga Harapan (PKH).

Anggaran PKH pada tahun 2019 mengalami kenaikkan dibandingkan tahun 2018 . Jika di tahun 2018 Pemerintah menganggarkan dana sekitar Rp 19,4 triliun, maka untuk tahun 2019 naik menjadi Rp 34,4 triliun.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat peluncuran Penyaluran Bantuan Sosial Program PKH Tahun 2019, di Gelanggang Olah Raga (GOR) Ciracas, Jakarta Timur, Kamis 10 Januari 2019 mengungkapkan adanya peningkatan jumlah penerima manfaat PKH dan besaran dana program tersebut.

“Bedanya sekarang yang di 2019 penerima PKH kalau dulu semuanya sama Rp 1.890.000, sekarang ada yang dapat maksimal Rp9.600.000 karena ibu hamil anaknya ada, lansianya ada, bisa dapat segitu. Tapi ada yang dapat Rp3,7 juta, Rp2,7 juta, Rp2,6 juta, ya memang beda-beda,” kata Jokowi.

Terpenting, menurut Jokowi, masyarakat dapat memanfaatkan PKH secara tepat. Kalau tepat sasaran, karena ada pendampingan, Presiden yakin kemiskinan akan bisa turun dengan sangat cepat. “Ya itu, arahnya kesana,” ujarnya seperti dikutip setkab.go.id.

Sekadar informasi, Kementerian Sosial (Kemensos) telah menyusun indeks bantuan sosial untuk penerima bantuan tetap PKH.

Bantuan tetap untuk PKH regular Rp550.000/keluarga/tahun. Sedangkan bantuan tetap PKH akses Rp 1.000.000/keluarga/tahun. Bantuan komponen untuk beragam kondisi KPM juga telah disusun Kementerian Sosial.Ibu hamil, anak-anak balita, kaum difabel, dan lanjut usia, akan menerima dana masing-masing Rp 2.400.000/jiwa/tahun. Sedangkan yang sudah bersekolah, pelajar SD menerima Rp 900.000/jiwa/tahun, SMP Rp1.500.000/jiwa/tahun, SMA Rp2.000.000/jiwa/tahun.
(dam)
Berita Terkait
Pemerintah Terus Pantau...
Pemerintah Terus Pantau Kondisi PPKS di BRSLU Budhi Dharma Bekasi
Busyro Muqoddas: Kesejahteraan...
Busyro Muqoddas: Kesejahteraan Hakim Buruk Bakal Untungkan Investor Asing
Anies Harap Tenaga Kesejahteraan...
Anies Harap Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan Jadi Solusi Masalah Sosial di Jakarta
Penghubung Pemangku...
Penghubung Pemangku Kebijakan dengan Perusahaan Demi Kesejahteraan Sosial
Wujudkan Kesejahteraan...
Wujudkan Kesejahteraan Masyarakat, Kemenhut Komitmen Perkuat Perhutanan Sosial
Warga yang Terjaring...
Warga yang Terjaring Razia PMKS Bakal Dicoret Sebagai Penerima Bansos
Berita Terkini
Biogas, Energi Terbarukan...
Biogas, Energi Terbarukan sebagai Upaya Mencapai Target Net Zero Emission
Refly Harun Ungkap Dokter...
Refly Harun Ungkap Dokter Tifa Pakai Baju Tahanan atas Kesadaran Sendiri: Biar Dunia Tahu Kalau Kezaliman Terjadi
Jokowi dan PSI Dinilai...
Jokowi dan PSI Dinilai Satu Paket Politik, Ini Temuan Survei LPI
Frans Antoni Pengendali...
Frans Antoni Pengendali Uang Fredy Pratama Digiring ke Bareskrim usai Ditangkap di Malaysia
Kasus Silmy Karim Cs,...
Kasus Silmy Karim Cs, KPK Geledah Kantor Imigrasi Denpasar
Roy Suryo dan Dokter...
Roy Suryo dan Dokter Tifa Pemeriksaan Kesehatan di RS Polri, Langsung Teriak: Siap!
Infografis
10 Kementerian/Lembaga...
10 Kementerian/Lembaga dengan Anggaran Terbesar di 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved