Golkar Dinilai Sejalan dengan Konsep Pembangunan Jokowi

Sabtu, 29 Desember 2018 - 22:08 WIB
Golkar Dinilai Sejalan...
Golkar Dinilai Sejalan dengan Konsep Pembangunan Jokowi
A A A
JAKARTA - Pengamat politik Fachry Ali menilai Partai Golkar bisa menjadi partai politik yang mengusung nilai-nilai pemikiran politik dan pembangunan ketimbang partai politik lain.

Partai Golkar yang memiliki sejarah banyak diisi oleh kelompok teknokrat diyakini mampu menghadirkan ide-ide pembangunan yang saat ini digencarkan oleh Presiden Joko Widodo.

"Golkar bisa tampil sebagai pemimpin dalam pemikiran politik dan pembangunan dibandingkan dengan partai-partai lain. Mengapa? Karena dalam sejarah, Golkar adalah kelompok teknokrat. Banyak gagasan-gagasannya tentang politik pembangunan," kata Fachry di Jakarta, Sabtu (29/12/2018).

Hal ini dikatakannya menanggapi pidato politik refleksi akhir tahun Partai Golkar yang disampaikan oleh Ketua Umum DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto baru-baru ini.

Fachry juga melihat kondisi perpolitikan saat ini kosong terhadap ide-ide kepemimpinan. Akibatnya, tidak ada hal yang memberikan inspirasi segar dalam dunia politik.

"Golkar juga, atau terlebih partai-partai lain, tidak lagi bertindak sebagai aktor dalam mereproduksi pengetahuan agar rakyat bisa belajar dan tercerdaskan. Kekosongan inilah yang menyebabkan hoax lebih menjadi ‘senjata’ dalam pertarungan politik dewasa ini," ujarnya.

Meski demikian, Fachry menilai hanya Partai Golkar yang bisa membuat terobosan pemikiran diantara partai-partai politik yang ada saat ini. Apalagi, di era kepemimpinan Airlangga Hartarto, Fachry melihat kader-kader Partai Golkar hampir di seluruh aktivitasnya diarahkan sebagai 'pemikir-politisi' atau 'politisi-pemikir'.

"Saya percaya Bung Airlangga bisa membuat terobosan ini untuk kecerdasan politik bangsa," ujarnya.

Seperti diketahui, dalam pidato refleksi akhir tahun Partai Golkar yang disiarkan salah satu stasiun televisi, Ketua Umum DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto menghimbau kepada seluruh kekuatan bangsa Indonesia untuk membuktikan bahwa demokrasi yang damai memang sudah menjadi tradisi politik kita.

"Kita berpolitik untuk pembangunan. Kita berupaya merebut hati rakyat bukan demi kekuasaan semata, tetapi justru untuk mengabdikan diri kita pada sebuah tujuan mulia, yaitu untuk memajukan perikehidupan seluruh rakyat Indonesia," tegasnya.
(vhs)
Berita Terkait
HUT ke-57 Partai Golkar...
HUT ke-57 Partai Golkar Bertema Bersatu untuk Menang
Bahlil Lahadalia Tegaskan...
Bahlil Lahadalia Tegaskan Soliditas Kader di HUT ke-61 Partai Golkar
Persiapan Jelang Perayaan...
Persiapan Jelang Perayaan HUT Ke-61 Partai Golkar
Soal Peluang Golkar...
Soal Peluang Golkar Ubah AD/ART untuk Jokowi Maju Ketum, Aburizal Bakrie: Bisa Saja jika Daerah Mau
Pembukaan Rapimnas Partai...
Pembukaan Rapimnas Partai Golkar
Tasyakuran HUT Ke-57...
Tasyakuran HUT Ke-57 Partai Golkar
Berita Terkini
Mahfud MD Ungkap Alasan...
Mahfud MD Ungkap Alasan KPK Harus Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah, Singgung Asas Konflik Kepentingan
3 Tersangka Kasus Suap...
3 Tersangka Kasus Suap Dana Hibah Pokmas Jatim Beri Rp6,9 M agar Dapat Jatah
Penjelasan Menteri PU...
Penjelasan Menteri PU Dody Hanggodo tentang Isu Tak Mau Salaman dengan Bawahan dan Pakai Private Jet
Kuntadi Jadi Jampidsus,...
Kuntadi Jadi Jampidsus, Yusril: Tugas Pokoknya Selesaikan Kasus Febrie Adriansyah
Celoteh Hotman Paris,...
Celoteh Hotman Paris, Pakar: Penghinaan Wartawan Bisa Diproses Hukum
Jaksa Agung Mutasi 8...
Jaksa Agung Mutasi 8 Kepala Kejaksaan Tinggi, Ada Kajati Aceh hingga Sulsel
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved