Australia Terbitkan Travel Warning, Perindo: Pariwisata Kena Imbas

Rabu, 19 Desember 2018 - 00:03 WIB
Australia Terbitkan...
Australia Terbitkan Travel Warning, Perindo: Pariwisata Kena Imbas
A A A
JAKARTA - Pemerintah Australia mengeluarkan peringatan perjalanan wisata bagi warga negaranya yang berada di Indonesia maupun yang akan berlibur ke Tanah Air.

Peringatan travel warning ini diberikan menyusul adanya aksi demontrasi terhadap kedutaan besar Australia di Jakarta.

Pasalnya, negara Kangguru itu telah memutuskan untuk mengakui secara resmi wilayah Yerusalem Barat sebagai Ibu Kota Israel.

Sementara, Indonesia sebagai salah satu pendukung Palestina berupaya keras mendorong anggota PBB lainnya untuk segera mengakui negara Palestina.

Menanggapi hal ini, Partai Persatuan Indonesia (Perindo) mendorong pemerintah melalui Kementerian Luar Negeri untuk memanggil Duta Besar Australia guna memberikan penjelasan terkait rencana memindahkan kedutaannya di Israel.

"Partai Perindo akan mendukung Menteri Luar Negeri untuk memanggil duta besar Australia untuk Indonesia, karena dengan alasan apapun Indonesia tidak sedang dalam kondisi yang mengkhawatirkan," ujar Caleg DPR RI dapil Jawa Barat VII Denny Adin, Selasa (18/12/2018).

Adin menilai, Pemerintah Australia tidak menghormati Indonesia sebagai negara sahabat. Di samping itu sikap Pemerintah Australia juga akan berdampak pada sektor pariwisata Indonesia.

"Travel warning Australia bisa berimbas terhadap penerimaan negara dan upaya peningkatan devisa, karena sektor Pariwisata Indonesia sedang berkembang pesat terutama buat wisatawan Australia di Bali dan Lombok," katanya.

Berdasarkan laporan terbaru The World Travel & Tourism Council (WTTC) pariwisata Indonesia kian menunjukkan kekuatannya dengan masuk 10 besar dunia.

Tepatnya peringkat ke-9 dunia, menduduki nomor 3 di Asia dan menjadi nomor 1 di kawasan Asia Tenggara.

Selain pariwisata, travel warning yang dikeluarkan oleh otoritas pemerintah Australia juga akan berimbas pada industri usaha dalam negeri dan hubungan bilateral kedua negara yang telah terjalin dengan baik.

"Travel warning juga akan berimbas pada industri UMKM yang selama ini sedang digenjot oleh pemerintah dan juga Perindo dalam upaya untuk mendorong kesejahteraan masyarakat kecil," tutup Adin.
(mhd)
Berita Terkait
Elektabilitas Partai...
Elektabilitas Partai Perindo Meroket Hingga tembus3,3%
Presiden Jokowi: Parpol...
Presiden Jokowi: Parpol Harus Hati-hati Pilih Capres dan Cawapres
Partai Perindo: Mars...
Partai Perindo: Mars Partai Perindo dengan QR Code
Profile Partai Perindo
Profile Partai Perindo
Rakernas Partai Perindo...
Rakernas Partai Perindo 2022, Hari Ke-2 Pembekalan DPW Partai Perindo
TGB Gabung Partai Perindo
TGB Gabung Partai Perindo
Berita Terkini
Kejagung Bongkar Modus...
Kejagung Bongkar Modus Rekayasa Uji Lab untuk Ekspor Ilegal Logam Tanah Jarang
Legislator PKB Dukung...
Legislator PKB Dukung Danantara Bongkar Dugaan Fraud Bertahun-tahun di Pos Indonesia
Penggugat Ijazah Jokowi...
Penggugat Ijazah Jokowi Minta 9 Tergugat Akui Salah dan Minta Maaf
Kejagung Tahan 3 Tersangka...
Kejagung Tahan 3 Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Tata Kelola Pertambangan Nonlogam
Ucapan Yang Mulia Takut...
Ucapan Yang Mulia Takut Ya Berbuntut Panjang, 2 Pengacara Nadiem Makarim Dilaporkan ke Peradi
Prabowo dan Modi Resmikan...
Prabowo dan Modi Resmikan Kerja Sama Indonesia-India untuk Konservasi Candi Prambanan
Infografis
11 Bandara Papua Ditutup...
11 Bandara Papua Ditutup Sementara Imbas Penembakan Pesawat Smart Air
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved