Di Zaman Now, Peran Pemuda Sangat Krusial bagi Bangsa

Sabtu, 15 Desember 2018 - 16:02 WIB
Di Zaman Now, Peran...
Di Zaman Now, Peran Pemuda Sangat Krusial bagi Bangsa
A A A
JAKARTA - Koordinator Indohun, Prof Wiku Adisasmito mengemukakan, generasi muda adalah tulang punggung pembangunan bangsa. Di era industri 4.0 seperti sekarang ini, peran pemuda menjadi sangat krusial. Terlebih lagi Indonesia akan mengalami bonus demografi hingga beberapa tahun ke depan.

Era industri 4.0 paling tidak turut memacu berbagai sektor yang saling berkaitan di dalamnya, salah satunya adalah sektor kesehatan. Kesehatan merupakan sektor yang paling kurang diperhatikan selain tentunya sektor pendidikan dan ekonomi.

"Melihat momentum ini, maka penting untuk kita secara bersama-sama Pemerintah mengelola dan memberdayakan SDM Kesehatan secara lebih masif lagi, khususnya generasi muda kesehatan," ujar Wiku Adisasmito melalui siaran pers, Sabtu (15/12/2018).

Menurut dia, berbagai isu dan penyakit yang merebak pun membutuhkan penangan yang lebih kekinian dengan didukung oleh teknologi dan inovasi yang lebih maju. Tidak hanya itu, mendorong inovasi kesehatan di Indonesia bukan satu-satunya pilihan.

"Untuk itu diperlukan pendekatan kolaboratif dalam merespons berbagai isu kesehatan di Indonesia. Masalah kesehatan tidak hanya menjadi milik sektoral, melainkan milik berbagai pihak yang pada dasarnya ikut terlibat di dalamnya," ucapnya.

Melihat kondisi dan momentum tersebut, maka Indohun melalui pendekatan One Health (kesehatan manusia, hewan dan lingkungan) berupaya untuk berkontribusi aktif dalam membantu pemerintah menyelesaikan berbagai isu kesehatan terkait manusia, hewan, dan lingkungan.

Tompi yang juga berprofesi sebagai dokter bedah kecantikan akan ikut memeriahkan acara talkshow bertajuk Diplomacy Needs Action (DNA) yang bakal digelar di Balai Sidang, Universitas Indonesia, Depok, Jumat, (21/12).

Tompi memang menjadi salah satu narasumber yang diundang dalam agenda yang digagas oleh Indonesia One Health University Network (Indohun). Selain Tompi, program talkshow yang mengangkat tema

"Youth in Health Innovasi" ini juga mengundang beberapa talenta milenial yang telah memiliki berbagai inovasi kesehatan, di antaranya Dewi Nur Aisyah, Andreas Senjaya dan Kevin Nurtanio.

Tidak bisa dipungkiri, semua nama-nama tersebut sudah tidak asing lagi dengan berbagai inovasi mereka di bidang kesehatan. DNA merupakan salah satu kegiatan rutin dari program School of Global Health Diplomacy (SGHD) yang turut diinisiasi pula oleh Indohun.

"Kegiatan ini diharapkan menjadi suatu wadah bagi generasi muda dan masyarakat yang peduli akan kesehatan untuk saling berdiskusi dan berbagi informasi," tandas Prof Wiku.
(maf)
Berita Terkait
Setelah Jakarta dan...
Setelah Jakarta dan Surabaya, Program Lingkungan MAPAN Diluncurkan di Karawang
Tiga Program Unggulan...
Tiga Program Unggulan PHE OSES Berdayakan Masyarakat di Kepulauan Seribu
Askrindo Dorong Pemberdayaan...
Askrindo Dorong Pemberdayaan Ekonomi Melalui Program Berkelanjutan
PHE ONWJ Berdayakan...
PHE ONWJ Berdayakan Masyarakat Ubah Limbah Cangkang Rajungan Jadi Berkah
Berdayakan Ekonomi,...
Berdayakan Ekonomi, HFHI Sediakan Rumah Layak bagi Puluhan Ribu Keluarga
Lewat Aksi Berbagi,...
Lewat Aksi Berbagi, PNN 2025 Dorong Pemberdayaan Masyarakat
Berita Terkini
Franka Franklin Bicara...
Franka Franklin Bicara tentang Integritas Nadiem
Ini 12 Lokasi Digeledah...
Ini 12 Lokasi Digeledah Polisi Terkait Kasus Korupsi Batu Bara hingga Asabri
Ketua MPR Ungkap Ada...
Ketua MPR Ungkap Ada Ulama Ikut ke Iran: Saya Belum Tahu Namanya
AHY Siap Safari Politik:...
AHY Siap Safari Politik: Demokrat Ingin Bersahabat dengan Semuanya
Gandeng BPJPH, Partai...
Gandeng BPJPH, Partai Perindo Dorong UMKM Binaan Naik Kelas melalui Sertifikasi Halal
Polisi Sita Uang Hampir...
Polisi Sita Uang Hampir Rp60 M dari Kafe di Cipete
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved