Tim Advokasi Sebut Habib Bahar Korban Diskriminasi Rezim

Kamis, 06 Desember 2018 - 22:10 WIB
Tim Advokasi Sebut Habib...
Tim Advokasi Sebut Habib Bahar Korban Diskriminasi Rezim
A A A
JAKARTA - Anggota tim advokasi Habib Bahar bin Smith, Aziz Yanuar menyatakan, proses hukum terhadap kliennya terkesan janggal dan dipaksakan. Ia mengaku curiga ada pihak yang sengaja ingin membungkam dakwah Habib Bahar.

Kecurigaan Aziz bukan tanpa dasar. Dia pun membandingkan sejumlah kasus pidana yang dialami sejumlah ulama pengkritik rezim Joko Widodo (Jokowi), salah satunya seperti yang dialami Habib Rizieq Shihab.

"Perlakuan yang diterima Habib Bahar tidak tidak bisa lepas dari posisi Habib Bahar yang mengkritik rezim yang melakukan kezaliman," kata Aziz, Kamis (6/12/2018).

Aziz merasa, kliennya dizalimi. Dia pun membandingkan sejumlah kasus hukum yang terkesan melindungi pihak yang mendukung rezim. Di antaranya kasus Viktor Laiskodat, Ade Armando, Permadi Arya alias Abu Janda, hingga Sukmawati.

"Secara lugas kami kuasa hukum menyatakan bahwa justru klien kami adalah korban perlakuan diskriminasi dari rezim yang sedang menguasai dan membajak negara," ucap Aziz.

Sebelumnya, Direktorat Tindak Pidana Umum Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri memeriksa Habib Bahar bin Smith. Polri menegaskan pemeriksaan penceramah itu terkait kasus dugaan diskriminasi etnis dan ras.

"Jadi pemeriksaan HBS ini saya tekankan adalah terkait dengan sangkaan tindak pidana UU Nomor 40 Tahun 2008 Pasal 16 junto Pasal 4B angka 2 tentang pembebasan diskriminasi ras dan etnis. Itu pemeriksaannya, undang-undang itu," tutur Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Polri Kombes Syahar Diantono saat dikonfirmasi.
(maf)
Berita Terkait
DPP PDIP Laporkan Rocky...
DPP PDIP Laporkan Rocky Gerung ke Bareskrim Mabes Polri
Ucapannya Diduga Hina...
Ucapannya Diduga Hina Jokowi, Rocky Gerung Minta Maaf
Polda Metro Jaya Bakal...
Polda Metro Jaya Bakal Usut Laporan terhadap Komika Pandji Pragiwaksono
Kliennya Diputus Bebas,...
Kliennya Diputus Bebas, Faomasi Apreasiasi Independensi Majelis Hakim PN Jakut
Dokter di Malang Buka...
Dokter di Malang Buka Suara, Beberkan Kronologi Tuduhan Pelecehan Seksual yang Menjeratnya
Kasus Dugaan Pencemaran...
Kasus Dugaan Pencemaran Nama Baik Raja Sapta Oktohari Masuk Tahap Penyidikan
Berita Terkini
Pengamat Kebijakan Publik...
Pengamat Kebijakan Publik Apresiasi Arah Baru BGN, Transparansi dan Refocusing MBG
Waka BGN Sony Sonjaya...
Waka BGN Sony Sonjaya Ajukan Justice Collaborator, Kejagung Bakal Periksa Pekan Depan
Penampakan Andri Mulyono...
Penampakan Andri Mulyono Pakai Rompi Tahanan usai Jadi Tersangka Baru Pengadaan Motor Listrik BGN
Kejagung: Tersangka...
Kejagung: Tersangka Andri Mulyono Mark up Pengadaan Motor Listrik BGN
Tepis Isu Menguntungkan...
Tepis Isu Menguntungkan Kapolri, Pakar: UU Polri Baru Berpihak pada Kepentingan Publik
Refly Harun Pertanyakan...
Refly Harun Pertanyakan Nasib Kasus Roy Suryo Cs: Sudah 30 Kali Wajib Lapor, Kasus Belum Jelas
Infografis
4 Fakta Ratu Suthida,...
4 Fakta Ratu Suthida, Navigator Tim Layar Thailand di SEA Games 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved