DPR Desak Pemerintah Naikkan Status Penanganan KKB Papua

Kamis, 06 Desember 2018 - 09:58 WIB
DPR Desak Pemerintah...
DPR Desak Pemerintah Naikkan Status Penanganan KKB Papua
A A A
JAKARTA - Pemerintah didesak menaikkan status penanganan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Papua menjadi penanganan tindak pidana terorisme. Pasalnya, KKB yang menembak 31 pekerja PT Istaka Karya yang tengah membangun jembatan Habema-Mugi, Kabupaten Nduga, Papua, dianggap teroris.

"Menurut hemat saya, KKB ini sudah masuk ke dalam cakupan tindak pidana terorisme," ujar Anggota Komisi I DPR Sukamta dalam keterangan tertulisnya kepada SINDOnews, Kamis (6/12/2018).

Sehingga, menurut dia, pemerintah harus mengambil langkah tegas untuk memberantasnya dan menyeret para pelaku ke pengadilan agar dihukum semaksimal mungkin.

"Karena itu, saya mendesak pemerintah agar menaikkan status penanganan kelompok kriminal bersenjata ini menjadi penanganan tindak pidana terorisme. Tindakan mereka jelas separatis dan teroris yang merongrong kedaulatan NKRI," katanya.

Dia melanjutkan, jika berbicara kedaulatan, maka gerakan itu tidak boleh semakin meluas dan penanganannya tidak boleh berlarut-larut. Legislator asal Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) ini mengungkapkan, alasan KKB di Papua sudah masuk kategori teroris.

Dia menerangkan, definisi terorisme berdasarkan Undang-Undang Nomor 5 tahun 2018 tentang Terorisme adalah tindakan yang dengan sengaja menggunakan kekerasan atau ancaman kekerasan yang menimbulkan suasana teror atau rasa takut terhadap orang secara meluas, menimbulkan korban yang bersifat massal dengan cara merampas kemerdekaan atau hilangnya nyawa dan harta benda orang lain, atau mengakibatkan kerusakan atau kehancuran terhadap objek vital yang strategis, lingkungan hidup atau fasilitas publik atau fasilitas internasional.

"Perilaku biadab ini tidak bisa dibiarkan. Kita cinta NKRI. Kita ingin bangsa ini tetap utuh. Kita tidak ingin bangsa ini terkoyak oleh gerakan bersenjata apapun termasuk teroris dan separatis," kata sekretaris Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPR ini.
(mhd)
Berita Terkait
Pengamat Sarankan Penanganan...
Pengamat Sarankan Penanganan OPM Melalui Pendekatan Keamanan yang Terukur
Pengamat Keamanan Desak...
Pengamat Keamanan Desak Pemerintah Tindak Tegas OPM
Imparsial: Telusuri...
Imparsial: Telusuri Dugaan Jual Beli Senjata Oknum TNI dengan Separatis
Pasukan Gabungan TNI...
Pasukan Gabungan TNI Buru Pimpinan OPM
TPNPB OPM Klaim Tembaki...
TPNPB OPM Klaim Tembaki Mobil Pemda Kabupaten Pegunungan Bintang, Tiga Anggota TNI Terluka
TNI : KKSB Terapkan...
TNI : KKSB Terapkan Taktik Licik dan Korbankan Masyarakat Sipil
Berita Terkini
Seleksi Hakim Agung...
Seleksi Hakim Agung 2026 Berlanjut, 36 Kandidat Jalani Penelusuran Rekam Jejak
Roy Suryo Sentil Rismon...
Roy Suryo Sentil Rismon Sianipar yang Ungkit Lagi Kasus Panci: Perkara Sudah Inkrah
6 Pejabat TNI AL Berganti,...
6 Pejabat TNI AL Berganti, Kadiskomlekal hingga Kadislitbangal
Presiden Prabowo Fokus...
Presiden Prabowo Fokus pada Kebutuhan Dasar Rakyat dan Kesejahteraan Masyarakat
Kubu Roy Suryo Tepis...
Kubu Roy Suryo Tepis Berkas Kasus Pencemaran Nama Baik Terkait Ijazah Jokowi Sudah P21
Roy Suryo Bandingkan...
Roy Suryo Bandingkan Lamanya Penanganan Kasus Ijazah Jokowi dengan Jessica dan Ferdy Sambo
Infografis
Para Guru Besar Desak...
Para Guru Besar Desak DPR Usut Dugaan Penyalahgunaan Kekuasaan Eksekutif
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved