Pekerja Migran Dapat Layanan Terpadu

Rabu, 28 November 2018 - 13:45 WIB
Pekerja Migran Dapat...
Pekerja Migran Dapat Layanan Terpadu
A A A
JAKARTA - Pemerintah meresmikan Layanan Terpadu Satu Atap (LTSA) di Banyuwangi, Jawa Timur. Layanan ini di bangun untuk meningkatkan pelayanan dan pelindungan bagi pekerja migran Indonesia (PMI).

Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko menegaskan, keberadaan LTSA di Banyuwangi akan memberikan kepastian kepada pekerja migran untuk memperoleh pelayanan yang mudah, murah, dan solutif. Hal ini menjadi bukti konkret kehadiran negara di tengah masyarakat dalam melindungi hak migrasi setiap warga negara.

"Dulu sulit, mahal, dan tanpa kepastian sehingga celah itu dimanfaatkan calo. Akibatnya, banyak pekerja migran lebih memilih cara ilegal yang berdampak ada persoalan. Sekarang ada perubahan, yang tadinya sulit, mahal, lama menjadi mudah, murah, dan ada kepastian," katanya saat peresmian di Mal Pelayanan Publik Banyuwangi kemarin.

Peresmian LTSA Banyuwangi dilakukan oleh Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko didampingi Staf Ahli Menteri Ketenagakerjaan Bidang Kebijakan Publik Reyna Usman dan Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas. "Pembangunan LTSA di berbagai daerah merupakan bentuk nyata komitmen pemerintah untuk melindungi pekerja migran dan keluarganya," kata Reyna Usman.

Menurut Reyna, LTSA Banyuwangi merupakan prototipe pertama LTSA yang terintegrasi dengan Mal Pelayanan Publik. Selain di Banyuwangi, ada juga LTSA yang dibuka di Banyumas yang juga di kenal sebagai kantung TKI.

Reyna menambahkan, LTSA bertujuan mewujudkan efektivitas penyelenggaraan pelayanan penempatan dan pelindungan pekerja migran serta memberikan efisiensi dan transparansi dalam pengurusan dokumen penempatan dan pelindungan CPMI atau PMI dalam mempercepat peningkatan kualitas pelayanan PMI. Keberadaan LTSA di Kabupaten Banyuwangi sangat penting mengingat Banyuwangi merupakan satu di antara daerah pengirim pekerja migran terbesar di Indonesia.

Sementara itu, Kepala Biro Humas Kemenaker Soes Hindharno menambahkan, melalui LTSA ini masyarakat yang ingin bekerja ke luar negeri bisa mendapatkan informasi lowongan kerja, mengurus dokumen yang dibutuhkan seperti paspor, dokumen kependudukan, dan asuransi BPJS.

Pemerintah sejak 2015- 2018 akan membangun 32 LTSA. Pada 2015 tiga LTSA diresmikan di Kabupaten Gianyar, Provinsi Jatim, dan NTB. Setahun berikutnya di bangun enam LTSA, yakni di Kalbar, Kupang, Sumba Barat Daya, NTT, Kepri, dan Nunukan. (Neneng Zubaidah)
(nfl)
Berita Terkait
Layanan Sistem Komputerisasi...
Layanan Sistem Komputerisasi Tenaga Kerja Indonesia di Luar Negeri Kembali Dibuka
Sinergi Perkuat Aspek...
Sinergi Perkuat Aspek Safety, Elnusa Petrofin dan KNKT Gelar Program Mitigasi Risiko dan Rekomendasi Keselamatan Transportasi BBM
Usai Bentrok TKA China...
Usai Bentrok TKA China dengan Pekerja Lokal di PT GNI Morut, 70 Terduga Pelaku Ditahan Polisi
Kesenjangan Pekerja...
Kesenjangan Pekerja Disabilitas, PR Besar Bagi Pemerintah
9 Perusahaan P3MI Gugat...
9 Perusahaan P3MI Gugat Menteri Tenaga Kerja
Imbas Nyata Investasi...
Imbas Nyata Investasi di Bontang, Ratusan Tenaga Kerja Lokal Terserap
Berita Terkini
BPOM Tegaskan Peraturan...
BPOM Tegaskan Peraturan BPOM No 5/2026 Bukan Soal Penempatan Apoteker
Prabowo Terima Menlu...
Prabowo Terima Menlu Turki di Hambalang, Bahas Palestina hingga Timur Tengah
PP 20/2026: Menambah...
PP 20/2026: Menambah Penerimaan Negara atau Menambah Beban UMKM?
Kasus Gratifikasi di...
Kasus Gratifikasi di Kukar, KPK Panggil Japto S Soerjosoemarno hingga Rita Widyasari
Dudung Ungkap Alasan...
Dudung Ungkap Alasan Dadan Dicopot karena Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG
RUU HAM Diyakini Perkuat...
RUU HAM Diyakini Perkuat Independensi Komnas HAM, Kembalikan sebagai Rumah Aktivis dan Pembela HAM
Infografis
15 Kolonel Pecah Bintang...
15 Kolonel Pecah Bintang Jadi Brigjen TNI usai Dapat Promosi Jabatan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved