Semua Pihak Berkepentingan Kawal Hak Politik Masyarakat

Sabtu, 24 November 2018 - 17:06 WIB
Semua Pihak Berkepentingan...
Semua Pihak Berkepentingan Kawal Hak Politik Masyarakat
A A A
JAKARTA - Pemilu Serentak 2019 ke depan memperhatikan pemilih berkarakter khusus termasuk hak politik kaum penyandang disabilitas atau berkebutuhan khusus menjadi tanggung jawab bersama bukan hanya Penyelenggara Pemilu saja, tetapi Pemerintah, jajaran pemerintah daerah, dan masyarakat sendiri ikut mengawalnya.

Kapuspen Kemendagri Bahtiar menyatakan, pemilih yang berkarakter antara lain kaum disabilitas, termasuk di Lapas, di rumah sakit, daerah pelosok, hutan, pengunungan, lembah2, pesisir sungai, danau dan kepulauan yang aksesnya sulit terjangkau.

"Intinya bagaimana memastikan pelayanan pemilu menjamin hak pilih masyarakat tersebut dapat digunakan tanpa hambatan apapun," kata Bahtiar melalui siaran pers, Sabtu (24/11/2018).

Bahtiar mengungkapkan, Kemendagri optimistis para penyelenggara pemilu, khususnya KPU, Bawaslu, dan DKPP telah menyediakan sarana dan prasarana dengan baik, dalam hal ini peran dukungan Pemerintah dan pemda yang memberikan bantuan dan fasilitas terhadap penyelenggara.
Sebagaimana diamanatkan dalam Pasal 434 Undang-Undang (UU) Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum.

Kata Bahtiar, Mendagri Tjahyo Kumolo telah instruksikan seluruh Kepala Daerah dengan jajaran pemerintahan daerah lainnya dan memastikan memberikan pelayanan terbaik kepada penyelenggara pemilu termasuk dukungan personel serta sarana dan prasarana.

"Baik KPU dan Bawaslu maupun KPU dan Bawaslu Provinsi, KPU dan Bawaslu kabupaten/kota di lapangan, prinsipnya apapun yang diminta penyelenggra pemilu, pemda wajib layani optimal sepanjang sesuai dan berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku," ungkapnya.

Terkait peran pemerintah mendukung Penyelenggara Pemilu dalam penyusunan Daftar Pemilih Tetap (DPT). Dalam hal ini, Bahtiar menjelaskan, Pemerintah telah menyiapkan dua hal pada akhir 2017 sesuai amanat UU 7 Tahun 2017 tentang Pemilu.

"Yaitu DAK dalam rangka penyusunan daerah pemilihan dan DP4 sbg salah satu sumber referensi bagi KPU dalam menetapkan DPT, karena selain DP4 KPU juga menggunakan DPT Pemilu terakhir itu aturan UU Pemilu. Jadi DP4 bukan satu2nya sumber data tuk penetapan Daftar Pemilih Tetap (DPT). Penyusunan dan penetapan DPT adalah ranahnya dan otoritas penuh KPU," tuturnya.

"Makanya ada proses pencocokan dan penelitian (Coklit) yang dilakukan KPU, tugas tim Kemendagri adalah back up penuh KPU dalam proses penyisiran data pemilih tetap," tambahnya.

Peran strategis lainnya sambung Bahtiar, Kemendagri sudah melakukaan koordinasi lainnya, baik dengan BSSN membahas potensi kerawanan terkait cyber crime. Koordinasi dgn Polri, TNI, BIN dan Kejaksanaan.

"Kami juga sudah melaksanakan Rapat Koordinasi Kesiapan Pemilu Serentak 2019 yang melibatkan jajaran Kesbangpol provinsi dan kabupaten/kota seluruh Indonesia tiga hari lalu dan Mendagri sudah perintahkan membantu dan memfasilitasi Penyelenggara Pemilu di daerah masing-masing," ungkap Bahtiar.

Menurut Bahtiar, susksesnya penyelenggaraan Pemilu ini tidak bisa digantungkan hanya kepada Penyelenggara saja KPU, Bawaslu, dan DKPP, ini tugas semua termasuk para pemilih pemula di tahun 2019 mendatang.

"Adik-adik yang sekarang belum genap 17 tahun tetapi menjelang 17 april atau tepat 17 April 2019 genap berumur 17 Tahun diharapkan proaktif melakukan perekaman. Jajaran Kemendagri khususnya Ditjen Dukcapil telah melakukan jemput bola melakukan perekaman masayarakat termasuk bagi pemilih pemula," jelas Bahtiar.

Lebih lanjut ia mengatakan, bahwasanya target KPU dengan angkat tingkat partisipasi pemilu 77,5% persen, pihaknya sangat optimistis bisa dicapai.

"Tugas kita bersama adalah bagaimana menggerakan tingkat partsisipasi politik masyarakat. Supaya masyarakat mau berpartisipasi maka proses dan iklim harus dibuat menarik dan menyenangkan," pungkasnya.
(maf)
Berita Terkait
Sejarah Pemilu di Indonesia...
Sejarah Pemilu di Indonesia dari Masa ke Masa, Info Penting untuk Tugas Sekolah
Penelitian: Partai Perindo...
Penelitian: Partai Perindo Sukses Curi Perhatian Masyarakat pada Pemilu 2019
Megawati Usul Tak Diubah,...
Megawati Usul Tak Diubah, Inilah Nomor Urut Parpol Peserta Pemilu 2019
Penyerahan Data Pemilu...
Penyerahan Data Pemilu 2019
Berkaca 2019, Fahri...
Berkaca 2019, Fahri Hamzah Minta Pemilu Serentak 2024 Zero Accident
Komeng Memimpin di Quick...
Komeng Memimpin di Quick Count KPU sebagai Caleg DPD Jabar, Netizen Girang
Berita Terkini
Prabowo Bertolak ke...
Prabowo Bertolak ke Lampung, Resmikan RSUD dan Buka Munas HIPMI
Masa Penahanan Gus Yaqut...
Masa Penahanan Gus Yaqut Diperpanjang selama 30 Hari
Prabowo Minta Menkes...
Prabowo Minta Menkes Perluas CKG-Perkuat Penanggulangan TBC
Konflik PPP Banten Dinilai...
Konflik PPP Banten Dinilai Lebih dari Sekadar Pergantian Ketua
4 Oknum Prajurit TNI...
4 Oknum Prajurit TNI Terdakwa Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus Hari Ini Divonis
3 Guru Besar Kedokteran...
3 Guru Besar Kedokteran Bakal Jadi Saksi Ahli Dokter Tifa
Infografis
4 Perempuan yang Mengguncang...
4 Perempuan yang Mengguncang Politik Global Sepanjang 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved