Politikus Demokrat Kritik Erick Thohir Soal Industri Kreatif

Kamis, 22 November 2018 - 15:13 WIB
Politikus Demokrat Kritik...
Politikus Demokrat Kritik Erick Thohir Soal Industri Kreatif
A A A
JAKARTA - Pernyataan Ketua Tim Kampanye Nasional Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin, Erick Thohir yang mengatakan Jokowi adalah presiden pertama yang perhatian terhadap industri kreatif di Indonesia menuai kritik.

"Erick harusnya melihat data sebelum bicara," ujar
Anggota Komisi X DPR dari Fraksi Partai Demokrat, Putu Supadma Rudana dalam keterangan tertulisnya kepada SINDOnews, Kamis (22/11/2018).

Dia mengatakan, sejak tabun 2006 Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sudah menginstruksikan pengembangan ekonomi kreatif di negeri ini.

Putu menambahkan, pada tahun 2007 dilakukan peluncuran Studi Pemetaan Kontribusi Industri Kreatif Indonesia 2007 di Trade Expo Indonesia.

Kemudian, lanjut dia, tahun 2008 SBY meluncurkan cetak biru Pengembangan Ekonomi Kreatif Indonesia 2025 dan Pengembangan 14 Subsektor Industri Kreatif Indonesia.

Tak hanya itu, kata dia, sejak tahun 2009 Pemerintah SBY menggelar Pekan Produk Kreatif dan Pameran Ekonomi Kreatif. Jadi, ujar dia, badan ekonomi kreatif itu ada sejak zaman SBY, namanya pariwisata ekonomi kreatif.

"Pernyataan Erick sangat prematur. Apakah Pak Erick Thohir tahu data dan paham bahwa di era saat ini, pemerintah menurunkan anggaran dari sekitar Rp1,5 triliun menjadi hanya Rp659 Miliar di tahun 2019 untuk Badan Ekonomi Kreatif?" tuturnya.

Putu sebagai anggota Komisi X DPR justru merasa Bekraf ini pelan-pelan dikerdilkan bukan diperhatikan. Padahal, lanjut dia, banyak program ekonomi kreatif yang berfokus pada kearifan lokal dan memberikan kontribusi kepada masyarakat harus dikembangkan dengan maksimal.

"Dengan pernyataan saya di atas saya justru melihat bahwa Erick Thohir ini tidak paham substansi," tuturnya.

Sebelumnya, Ketua TKN Jokowi-Ma'ruf, Erick Thohir mengatakan, Jokowi adalah Presiden pertama yang memperhatikan industri kreatif. Jokowi dikatakannya yang pertama kali melakukan terobosan industri kreatif di Indonesia.

Hal itu dikatakan Erick saat acara #01Fest di Epiwalk, Kuningan, Jakarta Selatan, Sabtu 17 November 2018.
(dam)
Berita Terkait
Survei: 67,8% Publik...
Survei: 67,8% Publik Puas terhadap Kinerja Jokowi-Maruf
Pemerintah Diimbau Antisipasi...
Pemerintah Diimbau Antisipasi Gimik Politik Terkait Dana Stimulus UMKM
Staf Khusus Presiden...
Staf Khusus Presiden Surati Camat, Natalius Pigai: Ada Vandalisme Moral
Jejak Reshuffle Kabinet...
Jejak Reshuffle Kabinet Era Jokowi-Ma'ruf Amin
Maruf Amin Beberkan...
Ma'ruf Amin Beberkan Kunci Harmonis dengan Jokowi
Jokowi Harus Respons...
Jokowi Harus Respons Soal Perombakan Kabinet di Tengah Pandemi Corona
Berita Terkini
Pesan Said Didu untuk...
Pesan Said Didu untuk Prabowo: Waktu Melakukan Akomodasi Politik Sudah Lewat
Ditegur Delegasi Belanda...
Ditegur Delegasi Belanda karena Merokok saat KMB, Jawaban Agus Salim Ini Membuat Mereka Terdiam
ART asal Indonesia Dianiaya...
ART asal Indonesia Dianiaya di Malaysia, DPR Minta Kemlu Lobi agar Pelaku Dihukum Berat
Said Didu: Jangan Juga...
Said Didu: Jangan Juga Semua Orang Kritis Ditakut-takuti
Guntur Romli Tepis Tuduhan...
Guntur Romli Tepis Tuduhan BEM Bersatu: Kegilaan Logika Cocokologi yang Dipaksakan
Aliansi BEM Bersatu...
Aliansi BEM Bersatu Endus Dugaan Keterlibatan Politikus PDIP dalam Aksi Tolak MBG
Infografis
Raja YordaniaTolak Gagasan...
Raja YordaniaTolak Gagasan Trump soal Pencaplokan Gaza
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved