Soal UMK, KASBI Berkomitmen Mengedepankan Dialog daripada Demo

Minggu, 18 November 2018 - 04:55 WIB
Soal UMK, KASBI Berkomitmen...
Soal UMK, KASBI Berkomitmen Mengedepankan Dialog daripada Demo
A A A
JAKARTA - Menyikapi penetapan Upah Minimum Kerja (UMK), Kongres Aliansi Serikat Buruh Indonesia (KASBI) berkomitmen lebih mengutamakan dialog ketimbang melakukan aksi unjuk rasa.

Demikian disampaikan Ketua Umum KASBI Nining Elitos kepada perwakilan Badan Intelijen Keamanan (Baintelkam) Mabes Polri AKBP Suwandi.

“Mereka memang kecewa dengan adanya PP No 78/2015 yang membatasi kenaikan upah pekerja, namun kami mengapresiasi mereka lebih mengedepankan dialog dengan Polri,” kata Suwandi kepada wartawan, Sabtu malam (17/11/2018).

Suwandi menjelaskan, langkah yang diambil oleh KASBI untuk lebih memilih dialog lantaran organisasi yang memiliki 120 ribu anggota itu tidak pernah berpolitik praktis. Hal itu juga tertuang dalam AD/ART yang hanya memperjuangan hak-hak pekerja atau buruh yang tidak dipenuhi.

Kendati demikian, sambung Suwandi, pihaknya sebagai pengayom masyarakat menyarankan jika memang dialog tidak menemukan titik temu, ketika melakukan aksi protes tetap mematuhi aturan penyampaian pendapat di muka umum yang telah tertuang di dalam undang-undang.

“Terlebih di tahun politik ini, karena tidak berpolitik pratis, KASBI agar ikut berperan aktif menciptakan situasi yang kondusif pada agenda Pilpers dan Pileg," pungkasnya.

Semantara, terang Suwandi, Nining Elitos sebagai pimpinan KASBI menyatakan secara pribadi dan organisasi memahami apa yang di sampaikan pihak kepolisian agar dalam pileg dan pilpres membantu menciptakan situasi Kamtibmas kondusif dan pemilu damai.
(rhs)
Berita Terkait
Jaga Kondusivitas Salatiga,...
Jaga Kondusivitas Salatiga, Wali Kota Ajak Masyarakat Tolak Unjuk Rasa Anarkis
Besok Buruh di Jabar...
Besok Buruh di Jabar Bakal Gelar Aksi unjuk Rasa, Ini Tuntutannya
Diduga Provokator, Polisi...
Diduga Provokator, Polisi Tangkap 8 Pemuda Peserta Demo
Polisi dan Mahasiswa...
Polisi dan Mahasiswa Bentrok di Bangladesh, Enam Orang Tewas!
Demonstran Prancis Bentrok...
Demonstran Prancis Bentrok dengan Aparat Keamanan, 150 Polisi Terluka
Senjata Sonik Ilegal...
Senjata Sonik Ilegal Digunakan untuk Membubarkan 300.000 Demonstran di Serbia
Berita Terkini
KPK Tahan 3 Tersangka...
KPK Tahan 3 Tersangka Kasus Suap Dana Hibah Pokmas Jawa Timur
Mendagri Apresiasi 10...
Mendagri Apresiasi 10 Calon Wisudawan Terbaik IPDN Angkatan XXXIII dari Beragam Latar Belakang
Apresiasi Penunjukan...
Apresiasi Penunjukan Sudaryono sebagai Kepala BGN, Amos Simanjuntak: Pilihan Tepat
Perludem Usulkan MMP,...
Perludem Usulkan MMP, Partai Perindo Sebut Jadi Alternatif Solutif Reformasi Pemilu
Kepala BGN Sudaryono:...
Kepala BGN Sudaryono: Kami Bukan Superman, Siap Terima Masukan
Dirjen Imigrasi Sebut...
Dirjen Imigrasi Sebut Pencekalan Febrie Adriansyah Masih Berlaku
Infografis
Demo Menentang Presiden...
Demo Menentang Presiden AS Donald Trump Digelar di Penjuru Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved