Ini Penjelasan Ketum PSI Terkait Pelarangan Perda Agama

Minggu, 18 November 2018 - 00:31 WIB
Ini Penjelasan Ketum...
Ini Penjelasan Ketum PSI Terkait Pelarangan Perda Agama
A A A
JAKARTA - Ketua Umum (Ketum) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Grace Natalie buka suara terkait pernyataannya yang menolak Perda Syariah dan Perda Injil jika partainya lolos di parlemen. Akibat pernyataannya itu Grace bahkan dilaporkan ke kepolisian dengan dugaan penistaan agama.

"Kami menjelaskan bahwa PSI tidak anti agama, sama sekali tidak. Justru pernyataan kami menolak perda-perda berbasis agama karena kami ingin menempatkan agama di tempat yang tinggi karena agama itu jangan lagi dipakai sebagai alat politik," kata Grace di Jokowi Center, Jalan Mangunkarsoro, Jakarta Pusat, Sabtu (17/11/2018).

Grace menjelaskan, bahwa PSI berkeinginan agar produk hukum di Indonesia adalah universal tidak parsial dan tidak mendasar kepada agama apapun. Menurutnya, semua agama mulia sehingga tidak ada lagi yang mayoritas dan minoritas.

"Para pendiri bangsa sudah jelas melalui Undang-Undang Dasar 1945 dan juga Pancasila itu yang dirujuk sila pertama adalah Ketuhanan Yang Maha Esa, tidak merujuk pada agama apapun dan kami ingin mengembalikan lagi kepada konstitusi agar tidak ada lagi namanya mayoritas minoritas," terangnya.

"Semua agama mulia dan semua warga negara sesuai dengan konstitusi bisa menjalankan keyakinannya dimanapun mereka berada sebagai warga negara itu posisi PSI dengan pernyataan tersebut," tambahnya.

Grace pun menyebut ucapannya tersebut sebagai pengingat agar PSI tetap konsisten terhadap anti toleransi.

"Dimana hari ini intoleransi memburuk, artinya tmbah banyak yang intoleran. Bahkan survei dari lembga survei Indonesia hampir 6 dari 10 orang Indonesia tidak bersedia memilih orang yang berbeda keyakinan dengan mereka. Ini darurat, kalo kita tidak mendidik publik secara politik yang benar Indonesia bisa menjadi gawat," tandasnya.

Mantan news anchor ini mengakui bersyukur karena dirinya telah dihubungi beberapa kerabatnya yang bersedia menjadi kuasa hukum untuk menghadapi pelaporan tersebut.

"Ada beberapa teman-teman yang sudah siap sedia juga, jadi kita siap untuk mengikuti proses," tuturnya. (Baca Juga: Tolak Perda Syariah, Waketum PPP: PSI Tak Tahu Sejarah )

Diketahui, Ketua Umum PSI Grace Natalie dipolisikan oleh Sekjen PPMI Zulkhair dengan pengacara Eggi Sudjana karena misi politik PSI menolak perda syariah atau injil. Laporan diterima Polri dan tertuang dalam LP/B1502/XI/2018/Bareskrim tertanggal 16 November 2018. (Baca Juga: Eggi Sudjana Minta MUI Rekomendasikan Pemerintah Bubarkan PSI )
(rhs)
Berita Terkait
Penjelasan Antonius...
Penjelasan Antonius Yogo Prabowo terkait Partainnya di Pemilu 2024
Kampanye Pemilu, Kaesang...
Kampanye Pemilu, Kaesang Minta Doa dan Restu dari Para Pendeta
Mampukah Bapak J Loloskan...
Mampukah Bapak J Loloskan PSI ke Senayan pada Pemilu 2029?
Pemilu 2024 Diharapkan...
Pemilu 2024 Diharapkan Jadi Momentum Kolaborasi Membangun Negeri
Pemilu 2024, Kaesang...
Pemilu 2024, Kaesang Optimistis Partainya Lolos ke DPR
Jelang Pemilu 2024 Kaesang...
Jelang Pemilu 2024 Kaesang Bikin Posko Pemenangan, Ini Penjelasannya
Berita Terkini
Perludem Usulkan MMP,...
Perludem Usulkan MMP, Partai Perindo Sebut Jadi Alternatif Solutif Reformasi Pemilu
Kepala BGN Sudaryono:...
Kepala BGN Sudaryono: Kami Bukan Superman, Siap Terima Masukan
Dirjen Imigrasi Sebut...
Dirjen Imigrasi Sebut Pencekalan Febrie Adriansyah Masih Berlaku
Yusril Tegaskan Abdul...
Yusril Tegaskan Abdul Karim Bukan Ulama dan Aktivis Kemanusiaan Gaza
Soal Peluang Periksa...
Soal Peluang Periksa Nanik S Deyang di Kasus MBG, Kejagung: Minggu Ini Belum Ada Jadwal
Yusril Berkunjung ke...
Yusril Berkunjung ke MUI Malam Ini, Jelaskan Penangkapan WNA Palestina Abdul Karim Raeq Miqdad
Infografis
Ini Beda Spek dan Harga...
Ini Beda Spek dan Harga Motor Listrik Mahal BGN Emmo JVX GT vs JVH Max
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved